Pemerintah terus melakukan inovasi guna meningkatkan pendidikan di Indonesia, salah satunya melalui aplikasi SIPLah. Melalui SIPLah, seluruh satuan pendidikan dapat lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran di sekolah.

Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) adalah platform milik Kemendikbud yang bertujuan untuk mempermudah pengadaan barang jasa (PBJ) sekolah. Dengan begitu, sekolah dapat menggunakan layanan tersebut untuk membeli barang dan jasa secara online.

Dengan adanya SIPLah diharapkan dapat meningkatkan efektifitas belajar mengajar sekolah yang kini sudah beralih ke online terutama sejak masa pandemi. Tak hanya itu, SIPLah juga sebagai bentuk pengawasan PBJ sekolah yang dananya berasal dari dana BOS Kemendikbud.

Agar program SIPLah berjalan optimal, Pemerintah menggandeng sejumlah marketplace di Indonesia seperti Blibli, Blanja, Toko Ladang, Pesona Edu, INTI dan Eureka.

Baca Juga: Cara Daftar SIPLah Blibli dan Tips Berjualan Agar Raup Untung Besar!

Jadi para UKM yang menyediakan fasilitas maupun layanan dibidang pendidikan dapat mendaftar sebagai penjual di situs SIPLah yang tersedia di beberapa marketplace yang sudah bekerjasama.

Dengan begitu dapat disimpulkan kalau aplikasi SIPLah tak hanya memberikan keuntungan untuk pihak sekolah tapi juga memberikan banyak kemudahan bagi para UKM pendidikan untuk mengembangkan usahanya.

Pasalnya sesuai dengan Permendikbud RI Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa menyebutkan bahwa sekolah yang mendapatkan dana BOS diwajibkan untuk melakukan PBJ di marketplace yang sudah bekerjasama dengan SIPLah.

Bahkan mengutip dari laman resmi Kemendikbud diketahui sudah ada 400 ribu satuan pendidikan yang bergabung di SIPLah. Dengan begitu, penjual SIPLah akan mendapat pasar yang luas yaitu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Manfaat SIPLah untuk UKM pendidikan

Manfaat SIPLah untuk UKM pendidikan

SIPLah menyediakan wadah untuk para pelaku usaha mulai dari usaha individu/toko, badan usaha (CV/PT) dan juga UKM yang menjalankan bisnisnya dalam menyediakan kebutuhan barang jasa di bidang pendidikan.

Selain itu, segala proses transaksi juga lebih aman karena diawasi langsung oleh Pemerintah. Bahkan para vendor pendidikan juga bisa mendapatkan solusi dari permasalahan yang selama ini dihadapi dengan bergabung sebagai penjual di SIPLah.

Lalu, apa saja manfaat SIPLah untuk UKM pendidikan? Berikut lima di antaranya, seperti yang dilansir dari situs resmi Kemendikbud:

1. Usaha secara online

Dengan bergabung di SIPLah, penjual dapat menghemat biaya operasional untuk membuat platform juga jualan. Selain ini, kamu juga dapat memperluas sektor pasar hingga seluruh Indonesia. Bahkan, pemilik usaha dapat memberikan harga lebih murah karena biaya operasional yang lebih hemat.

2. Transaksi lebih aman

Segala proses transaksi juga lebih aman karena SIPLah memiliki dashboard pengawasan dan dikelola oleh stakeholder berwenang untuk mengawasi segala transaksi.

3. Pembayaran non tunai

Para penjual juga dapat melakukan transaksi non tunai karena berjualan melalui daring atau online. Dengan begitu, proses transaksi akan lebih mudah, cepat dan juga terjamin keamanan pembayarannya.

4. Dapat bekerjasama dengan jasa kurir

SIPLah juga sudah bekerjasama dengan jasa kurir di Indonesia sehingga dapat memudahkan para pemilik bisnis UKM untuk mengirim barang atau jasa yang dipesan oleh konsumen atau lembaga pendidikan.

5. Riwayat transaksi tersimpan dengan rapi

Segala bentuk riwayat transaksi juga akan terdokumentasi dengan baik secara elektronik, mulai dari stok barang, negosiasi, pengiriman, proses pembayaran dan lain sebagainya.

Syarat dan ketentuan daftar di aplikasi SIPLah

Syarat dan ketentuan daftar di aplikasi SIPLah

Setiap pelaku UKM yang ingin daftar menjadi SIPLah Kemendikbud, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus diketahui. Apa saja? Berikut di antaranya:

  • Penyedia barang dan jasa harus melakukan pendaftaraan menggunakan data yang benar.
  • Penyedia barang dan jasa dapat mengatur produk jualannya selama masih mengikuti ketentuan yang berlaku.
  • Produk atau barang yang dijual merupakan barang asli atau original dan bukan barang kw, palsu atau bajakan.
  • Penyedia barang dan jasa tidak dapat merubah nama toko dan juga nama akun.
  • Penyedia barang dan jasa dilarang untuk melakukan duplikasi toko atau produk maupun melakukan tindakan yang mengarah ke persaingan tidak sehat.
  • Penyedia barang dan jasa dilarang untuk melakukan tindakan kecurangan dalam transaksi.

Baca Juga: Cara Daftar SIPLah untuk Penjual dan Tips Mengembangkan Skala Bisnis!

Selain itu, untuk menjadi penjual di SIPLah maka setiap pelaku UKM diwajibkan untuk mengisi informasi penjual dan mengunggah berbagai dokumen yang dibutuhkan, seperti:

  • Nama resmi
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Alamat lengkap
  • Nomor telepon
  • Alamat email
  • Nomor rekening

SIPLah juga memiliki hak untuk menghapus toko penjual apabila didapati beberapa kondisi, seperti:

  • Usia penjual masih di bawah 17 tahun.
  • Penjual mendaftarkan nama perusahaan atau merek produk yang tidak memiliki bukti valid.
  • Penjual melakukan tindakan yang tidak menyenangkan seperti menggunakan kalimat kasar atau vulgar, mengandung unsur SARA, melecehkan dan lainnya.

Tips sukses berjualan di aplikasi SIPLah

Tips sukses berjualan di aplikasi SIPLah

Menjadi penjual SIPLah memang dapat memberikan keuntungan besar karena target pasarnya yaitu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Akan tetapi, penjual kerap mengalami kendala terutama saat mendapat pesanan dalam jumlah besar yaitu tidak memiliki dana yang cukup.

Kondisi tersebut tentu saja membuat penjual terpaksa harus menolak pesanan karena stok barang tidak tersedia. Hal itu tentu dapat membuat perkembangan skala bisnis penjual menjadi terhambat.

Oleh karena itu, Pintek hadir untuk memberikan solusi kepada seluruh penjual SIPLah agar dapat berjualan dengan lancar tanpa perlu khawatir dengan masalah dana. Soalnya Pintek akan memberikan pendanaan PO hingga Rp 2 miliar untuk para penjual SIPLah.

Bunga yang dibebankan yakni bunga efektif mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen tergantung dari credit scoring yang dilakukan oleh tim Pintek setelah melakukan analisis data. Proses pencairan dananya juga sangat cepat yaitu lima hari kerja usai permohonan disetujui.

Baca Juga: Perbedaan Suku Bunga Flat dan Efektif Serta Simulasi Perhitungannya!

Transaksi di Pintek juga akan terjamin keamanannya karena Pintek sudah berizin dan diawasi oleh OJK serta terdaftar di AFPI. Pintek juga sudah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam.

Mudah, cepat dan aman. Begini langkah mengajukan pinjaman di Pintek:

  • Mengunjungi situs resmi Pintek.
  • Mengisi form yang sudah disediakan dengan benar dan lengkap.
  • Mengunggah sejumlah dokumen yang dibutuhkan.
  • Tim Pintek akan melakukan analisis untuk menentukan status permohonan dan credit scoring.
  • Apabila permohonan disetujui, pencairan dana akan langsung ditransfer ke pihak principal yang sudah didaftarkan.

Untuk mendukung UKM pendidikan di Indonesia, Pintek memiliki banyak promo menarik yang tentu saja sangat menguntungkan. Yuk, segera hubungi tim Pintek melalui TanyaPintek atau menghubungi Pintek di nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.