biaya hidup di korea selatan

Demam Korea Selatan memang tengah menyebar di hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Banyak orang yang berbondong-bondong mengunjungi negara yang dikenal dengan surganya boyband dan girlband tersebut. Lalu pertanyaannya, berapakah kisaran biaya hidup di Korea Selatan?

Selain dikenal dengan tempat wisatanya yang mengagumkan, Korea Selatan juga diketahui menawarkan gaji yang cukup besar untuk pekerjaan. Bahkan kabarnya, Negara Gingseng tersebut bisa memberikan gaji hingga Rp 35 juta per bulan lho.

Hal itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk menetap dan tinggal di Korea Selatan. Meski demikian, sebelum memutuskan untuk stay di Korea Selatan, pentingnya kamu mengetahui rincian biaya hidup di negara tersebut.

Baca Juga : Rincian Biaya Hidup di Jepang dan Kisaran Gaji, Hingga Rp 24 Juta Per Bulan !

Rincian biaya hidup di Korea Selatan

Rincian biaya hidup di Korea Selatan

Berikut adalah rincian biaya hidup di Korea Selatan di kota-kota besar seperti Seoul dan Busan yang sudah dirangkum oleh tim Pintek dari beberapa sumber. Yaitu:

1. Biaya perumahan

Untuk tipe hunian dan harganya sudah kita bahas pada postingannya di sini. Ada banyak jenis perumahan yang dapat dipilih di Korea, dengan ketentuan harga yang berbeda-beda. Selamat memilih tergantung kebutuhan dan budget kalian ya teman meskipun dijamin mahal sih.

2. Makanan

Tentu saja, biaya makan di Korea juga sangat bervariasi. Untuk sobat yang ingin hemat admin juga menyarankan masak dirumah sendiri. Belilah bahan-bahan dari supermarket, dan Anda juga bisa membawa rempah-rempah dari Indonesia. Bisa lebih hemat kalau gabung dengan teman lain tentunya.

Untuk temen-temen yang tinggal di dorm, biasanya dari pihak dorm akan memberikan sarapan dan makan malam bisa termasuk  atau  belum termasuk biaya hostel.  Jadi jangan lupa cek Jadi bisa hemat dengan makan di hostel.

3. Transportasi

Kami juga pernah membahas transportasi Korea di blog kami, yaitu di sini. Anda juga bisa membaca di postingan itu bahwa harga angkutan umum di Korea tidak murah. Tapi sebagai imbalannya, kita bisa menikmati fasilitas yang bagus, bersih, tepat waktu, dan juga terjadwal sehingga sangat mudah digunakan.

4. Biaya listrik

Jika Anda tinggal di asrama, tentunya sudah termasuk harga listrik dan air. Namun bagi teman yang tinggal di luar asrama biasanya harus membayar sendiri-sendiri. Harga juga tergantung pada wilayah dan jenis tempat tinggal Anda.

Biasanya harga listrik bisa mahal saat puncak musim panas atau musim dingin akibat penggunaan AC atau heater yang berlebihan, jadi berhati-hatilah  Jangan lupa cek terlebih dahulu berapa biaya listrik dan air untuk rumah teman. Biasanya harga listrik di bawah 15.000 Won.

Baca Juga : Beasiswa ke Jepang: Gratis Biaya Kuliah hingga Dapat Tunjangan Hidup Rp 15 Juta/Bulan!

Kebutuhan lain yang admin maksudkan disini seperti: pulsa, nongkrong, belanja dan masih banyak lagi sesuai kebutuhan teman-teman.  Untuk pulsa hp kamu bisa memilih paket yang ingin digunakan sesuai kebutuhan. Untuk nongkrong di kafe misalnya, harga secangkir kopi di kawasan Seoul bisa mencapai 5.000 Won.

Bisa dibilang ini mirip dengan harga 1 porsi makanan Lalu, jika ingin berbelanja khusus untuk pelajar yang ingin hemat, bisa memilih berbelanja di pusat perbelanjaan bawah tanah atau mall di terminal bus, seperti yang sudah kita bahas disini. Biaya kuliah disini bervariasi tergantung universitasnya, jadi kamu bisa langsung cek di website universitas yang ingin kamu setujui.

Berapa gaji rata-rata di Korea Selatan?

Berapa gaji rata-rata di Korea Selatan

Punya mimpi bekerja di luar negeri dengan gaji Rp 20 juta hingga Rp 35 juta perbulan  Korea Selatan merupakan salah satu tujuan utama calon tenaga kerja Indonesia yang ingin belajar di luar negeri. Lalu, bagaimana proses kerja di Korea?

  • Peserta mengikuti kursus atau pelatihan Bahasa Korea untuk Tes Persiapan EPS-TOPIK  atau KLPT Rp 2.800.000.
  • Peserta mengikuti seleksi atau tes EPS Biaya Rp 350.000.
  • Jika peserta lulus tes bahasa korea maka peserta akan mengikuti tes tahap kedua yaitu tes keterampilan. Jika lolos tes tahap kedua, peserta akan mendapatkan sertifikat KLPT dari HRD Korea, pengambilan sertifikat akan dilakukan di BP2TKI Provinsi tempat tes dilaksanakan.
  • Peserta melakukan pemeriksaan kesehatan, biayanya sekitar Rp 900.000 dan membuat paspor bagi yang belum memiliki paspor. Biaya pembuatan paspor Rp 300.000.
  • Bila SLC telah turun, peserta mengikuti pelatihan pendahuluan di Jakarta selama 1 minggu. Pada saat awal, peserta membayar sebesar Rp 800.000.
  • Setelah menunggu, peserta tinggal menunggu jadwal terbang, paling lambat 2 bulan sejak pra eliminasi.

Selain itu, kamu juga harus menyiapkan sejumlah biaya agar bisa lancar bekerja di Negara Ginseng tersebut, yaitu:

  • Biaya kursus bahasa Korea, Tryout Rp 3.000.000
  • Biaya tes EPS TOPIK Rp 350.000
  • Biaya Medical Check Up Rp 900.000
  • Biaya pembuatan paspor Rp 300.000

Proses kerja di Korea Selatan juga akan dilaksanakan oleh HRD Korea in dengan BNP2TKI dengan melaksanakan tes EPS TOPIK atau Tes Kemampuan Berbahasa Korea atau sering dikenal dengan tes KLPT. Test EPS Topik termasuk tes bahasa Korea (Tatabahasa dan Pendengaran atau Listening). Persyaratan untuk bisa mengikuti seleksi bahasa Korea EPS Topik, antara lain:

  • Pria atau Wanita, badan tinggi minimal 150 cm
  • berumur 18 – 39 (pada saat pendaftaran)
  • lulusan SMP, SMA, D3 dan S1 segala jurusan,
  • Tidak buta warna
  • WNI dari seluruh Indonesia

Soal atau materi tes EPS Topik ada 2 jenis, yaitu tes Reading (25 soal) dan tes Listening (25 soal). Mencapai nilai minimal 80% bila peserta memilih bidang Soal yang benar-benar minimal 45 soal dari 50 soal dan mencapai nilai minimal 60% jika peserta memilih bidang perikanan atau pertanian soal yang benar minimal 30 soal dari 50 soal

EPS Topik dan tes dilaksanakan dengan tepat, peserta perlu mempersiapkan diri dengan belajar bahasa Korea secara intensif. LBA Centralingua sebagai salah satu lembaga pendidikan bahasa Indonesia buka Kelas Diklat bahasa Korea EPS Topik untuk mempersiapkan mereka yang berminat mengikuti seleksi Kerja ke Korea.

Baca Juga : Rincian Biaya Kuliah & Review Salah Satu Kampus Swasta Terbaik di Surabaya, Universitas Petra

Sejak tahun 2010, sudah ratusan alumni LBA Centralingua yang telah bekerja ke Korea dengan biaya yang relatif murah. Ini membuktikan bahwa tanpa bantuan pihak manapun, mereka sukses dengan hasil keringat mereka sendiri. Sesuai dengan misi LBA Centralingua untuk mendidik siswa agar memiliki pekerja keras, jujur ​​dan mandiri.

Namun peserta harus mempersiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan untuk bisa mengikuti topik EPS Diklat Bahasa Korea EPS serta fasilitas yang didapatkan oleh peserta, seperti:

  • Foto Copy ijazah terakhir (minimal ijazah SMP)
  • Pas photo 3 x4 = 4 lembar (berwarna)
  • Membayar biaya pendaftaran Rp 100.000
  • Teks Book EPS Topik terbaru 2015 dari HRD Korea
  • Bimbingan dari instruktur berpengalaman
  • Mengulang kelas GRATIS sampai lolos seleksi EPS Topik.

Nah, itu dia rincian biaya hidup di Korea Selatan dan kisaran gaji yang didapatkan. Tak heran jika banyak orang tertarik untuk bekerja di Korsel, termasuk masyarakat Indonesia.

Selain mendapat penghasilan besar, bekerja di Korea Selatan juga bisa dimanfaatkan untuk jalan-jalan saat libur tanpa harus mengeluarkan biaya untuk membeli tiket pesawat dan penginapan.

Mengingat gaji yang ditawarkan, kerja di Korea Selatan memang sangat menggiurkan. Namun, buat kamu yang ingin mendapatkan penghasilan besar tanpa perlu jauh-jauh ke Korea kamu bisa terjun ke bisnis lho.

Caranya sederhana kok, kamu bisa memilih untuk terjun ke bisnis pendidikan dengan menjual produk atau jasa di bidang pendidikan mulai dari buku, alat tulis hingga media pembelajaran elektronik seperti laptop, komputer dan lainnya.

Untuk mengembangkan bisnis, kamu bisa mengandalkan Pintek sebagai penyedia layanan keuangan untuk para pelaku usaha di bidang pendidikan.

Melalui produk Pendanaan PO/Invoice, UKM pendidikan pendidikan bisa mendapatkan pendanaan hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Bunga yang dibebankan juga kompetitif yaitu mulai dari 0,9 persen hingga 2,5 persen tergantung dari credit scoring.

Para UKM pendidikan yang berjualan di SIPLah, LKPP, LPSE maupun e-Katalog juga bisa mengajukan Pendanaan PO/Invoice SIPLah.

Pintek sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tergabung di AFPI atau Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa melakukan diskusi melalui TanyaPintek  atau mengunjungi situs resmi Pintek dan melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar Pintek dengan mengunjungi laman Instagram Pintek di @pintek.id dan @pintek.biz.