biaya sekolah

Biaya sekolah yang semakin hari semakin mahal menuntut Parent Pinters untuk membuat langkah-langkah persiapan biaya pendidikan anak di masa akan datang. Memiliki lebih dari satu anak dengan jenjang pendidikan yang berbeda membutuhkan biaya yang cukup besar. 

Cara mempersiapkan biaya untuk sekolah perlu dirancang seefisien mungkin untuk memastikan pendidikan anak dapat terus lancar hingga perguruan tinggi.

Menabung memang salah satu cara untuk mempersiapkan dana pendidikan, tetapi di tengah kondisi ekonomi yang sulit terkadang uang tabungan pun tak tersisa. Lalu sebagai orang tua, Parent Pinters perlu kreatif menemukan cara lain untuk memastikan semua anak bisa menempuh jenjang pendidikan yang layak. Bagaimana cara yang bisa dilakukan?

1. Investasi

pinjaman pendidikan

Cara mempersiapkan dana pendidikan yang pertama dan bisa diimplementasikan oleh semua Parent Pinters di mana saja berada adalah investasi. Sedikit berbeda dengan menabung, investasi ini memiliki peluang yang lebih besar jika jenis investasi dan tempat investasinya tepat.

Salah satu jenis investasi yang sangat mungkin dilakukan orang tua dengan risiko kerugian yang lebih kecil adalah investasi emas. Investasi jenis ini lebih stabil dan memiliki peluang keuntungan yang lebih besar. Menabung emas jauh lebih menguntungkan dibandingkan menabung uang, termasuk jika ingin investasi cobalah investasi emas lebih dulu yang lebih aman, terutama bagi pemula.

Selain emas sebenarnya Parent Pinters bisa mencoba jenis investasi yang lain. Misalnya investasi saham, investasi properti, reksadana, investasi modal dengan orang lain, dan sebagainya. Namun, pastikan Parent Pinters melakukan investasi dengan benar dan sudah menimbang semua resikonya. Lakukan analisa yang lebih dalam.

2. Bisnis Mandiri

jenis pekerjaan masa depan

Punya anak yang tak lama lagi kuliah dan Parent Pinters butuh dana tambahan untuk kehidupan sehari-hari karena sebagian dana harus ditabung untuk biaya pendidikan? Jangan khawatir, masih ada peluang mencari rezeki yang lain selain dengan mengandalkan gaji dari tempat kerja. Apa itu? Bisnis, mulailah bisnis sendiri.

Jika ada sepuluh pintu rezeki di dunia ini, maka 9 di antaranya adalah dengan bisnis. Bisnis ini bisa Anda kembangkan bukan hanya untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anak, tetapi jika serius bisa menjadi penghasilan utama keluarga.

Ada beberapa jenis bisnis yang sangat mungkin Parent Pinters lakukan sebagai pemula, di antaranya:

  • Bisnis reseller produk orang lain
  • Bisnis rumahan modal kecil, seperti catering makanan, laundry, bisnis pulsa, dan sebagainya.
  • Bisnis dropship produk
  • Bisnis layanan jasa dari skill yang Anda miliki

Mempersiapkan dana pendidikan dari bisnis harus dilakukan sesegera mungkin, jangan menunda. Mungkin Anda akan menemukan tantangan serius dalam pengelolaan bisnis, bisa jadi mengalami kerugian. Namun, sabar dan banyak belajar akan menjadi jalan bisnis yang sukses bagi banyak orang. Mulailah mencoba untuk sesuatu yang mulia, yakni pendidikan anak-anak.

3. Menabung

pembayaran online

Menabung tetap mungkin dilakukan untuk persiapan dana pendidikan anak-anak di masa depan. Mereka yang cocok dengan teknik menabung ini adalah mereka yang memiliki penghasilan pasti bulanan dengan jumlah yang lumayan. Misalnya pemilik perkebunan yang luas, pengusaha, pekerja dengan jumlah gaji yang besar.

Kendala bagi yang memiliki penghasilan kecil dan tetap ingin menabung untuk mempersiapkan biaya pendidikan adalah seringkali tabungan yang sudah ada akhirnya dipakai lagi untuk kebutuhan harian yang mendesak. Akhirnya tabungan pun habis dan kosong. Hal ini yang mungkin sering dialami Parent Pinters yang berpenghasilan pas-pasan.

Tabungan di bank masih mungkin Anda kelola untuk memastikan biaya pendidikan anak-anak tersedia. Terutama jika jumlah setoran Anda setiap bulannya cukup lumayan. Cara ini akan cukup membantu persiapan kuliah atau sekolah anak-anak.

Baca Juga : Begini Cara Menyiasati Mahalnya Biaya Pendidikan Tinggi

4. Perencanaan yang Matang

biaya sekolah

Bagi sebagian keluarga sebenarnya ada yang bermasalah dalam hal perencanaan keuangan. Penghasilan bulanan cukup besar tetapi seringkali habis begitu saja hingga tidak tersisa dan tidak ada persiapan untuk biaya pendidikan anak-anak. Apa yang jadi masalah?

Biasanya karena manajemen keuangan keluarga yang tidak baik, atau anggota keluarga cukup boros dalam pengeluaran uang, tidak bisa menentukan skala prioritas dan kurang bisa mengendalikan selera dan gaya hidup.

Jika masalahnya adalah hal yang satu ini, maka perlu melakukan evaluasi manajemen keuangan keluarga. Baik suami maupun istri perlu belajar banyak bagaimana mengatur keuangan yang baik. Masalah sering muncul biasanya jika tidak ada kerjasama kedua belah pihak. Keuangan terlalu diatur satu pihak tanpa keterlibatan pihak lainnya.

Jika masalah seperti ini tidak teratasi, biasanya berapapun jumlah gaji keluarga akan habis begitu saja. Kebutuhan penting seperti pendidikan terkadang malah terabaikan karena skala prioritas yang salah. Atur ulang manajemen keluarga dan mulailah mengatur selera belanja yang harus dibatasi. Membeli sesuatu yang dibutuhkan bukan yang diinginkan.

5. Pinjaman Dana Online

pinjaman dana pendidikan

Dunia fintech saat ini cukup memudahkan semua aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. Buat Parent Pinters yang merasa kesulitan dengan biaya pendidikan anak-anak, khawatir nunggak atau tidak lancar, saat ini ada banyak pinjaman dana untuk biaya pendidikan semua jenjang. Bukan hanya anak sekolah tetapi juga sampai biaya kuliah.

Salah satu lembaga pemberi pinjaman dana pendidikan yang cukup populer dengan produk pinjamannya adalah Pintek. Lembaga ini memiliki visi turut memajukan pendidikan di Indonesia untuk menghasilkan SDM berkualitas menuju Indonesia emas.

Berbagai pilihan produk pinjaman dana pendidikan yang akan membantu Parent Pinters melunasi biaya pendidikan anak yang bermasalah. Kuliah di mana saja, sekolah di mana saja kini lebih mudah bersama Pintek.

Rencanakan biaya sekolah anak-anak Parent Pinters sekarang dan nikmati investasi jangka panjang bagi kehidupan keluarga di masa akan datang. Pendidikan adalah investasi masa depan bukan hanya untuk anak Anda, tetapi juga keluarga Anda seutuhnya. Dukung mimpi anak-anak untuk terus sekolah dan kuliah.