Bisnis yang menjanjikan

Menjalankan bisnis saat pandemi memang perlu strategi yang tepat agar bisnis kamu tidak putus di tengah jalan. Jualan buku secara online menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan.

Soalnya, setiap individu perlu memenuhi kebutuhan akan pendidikan sebagai bekal masa depannya. Itulah kenapa bisnis buku bisa dibilang menjadi jenis usaha yang gak ada matinya.

Apalagi jika kamu pecinta buku, bisnis online jadi salah satu jenis usaha yang patut untuk dicoba. Karena menjalankan bisnis sekaligus hobi adalah hal yang menyenangkan. 

Namun, melakukan bisnis buku online tentunya memerlukan strategi yang tepat, karena kamu harus tetap memikirkan keuntungan juga. Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan langkah-langkah berbisnis buku terlebih dahulu sebelum memulainya. 

Langkah-langkah bisnis buku online 

bisnis yang menjanjikan - langkah bisnis online

Berjualan buku secara online memang terbilang praktis, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penjualan kamu berhasil. Agar tidak salah langkah, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk memulai bisnis buku online. 

1. Lakukan riset pasar 

bisnis yang menjanjikan- lakukan riset pasar

Hal penting yang harus dilakukan adalah melakukan riset pasar. Tentunya kamu tidak ingin memulai bisnis baru tanpa mengetahui informasi terkait produk yang ingin dijual, bukan?

Oleh karena itu, melakukan riset pasar bisa jadi langkah awal kamu sebelum memulai bisnis buku. 

Tujuan dari riset buku sendiri adalah untuk mengetahui bagaimana konsumen akan membeli buku yang kamu jual.

Pertanyaan-pertanyaan seperti; siapa yang akan membeli buku, dengan cara apa mereka membelinya, buku jenis apa yang mereka suka, seberapa minat mereka untuk membeli buku bekas, atau apakah membeli buku online akan menarik perhatian pecinta buku, bisa membantumu untuk menentukan strategi pemasaran. 

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online untuk Mendapatkan Keuntungan Berlimpah!

2. Menentukan jenis buku 

bisnis yang menjanjikan - Menentukan Jenis Buku

Setelah mendapatkan formula yang tepat untuk mulai berjualan, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah menentukan segmen buku yang ingin kamu jadikan core product.

Melihat banyak sekali judul buku yang laris di pasaran, maka kamu bisa memilihnya berdasarkan kategorinya, seperti Novel/Fiksi, Biography, Buku Anak, Antologi, Ensiklopedia dan lainnya.

Dari beberapa kategori di atas kamu bisa memilih jenis yang sekiranya memiliki continuity penjualan di masa mendatang. Namun, akan lebih baik jika kamu fokus pada satu subjek atau jenis buku saja. Selain memudahkan faktor pengolahan stock, dari segi marketing pun akan lebih mudah untuk direalisasikan.

Agar kelancaran penjualan sesuai dengan ekspektasi pastikan subjek buku yang kamu pilih merupakan kategori buku yang banyak dicari di pasaran.

Selain itu, pastikan juga ketersediaan buku dari kategori topik yang dipilih dalam jumlah besar demi menjaga konsistensi penjualan di kemudian hari. 

3. Memilih supplier yang tepat

Bisnis yang menjanjikan - Memilih supplier yang tepat

Salah satu masalah yang sering menghambat penjualan adalah soal pasokan. Biasanya hal ini terjadi ketika pasokan buku belum tersedia ketika jumlah pesanan meningkat.

Apalagi jika ada buku pesanan konsumen tidak bisa dikirim  karena stok dari supplier terlambat datang. Hal ini tentunya cukup merugikan, baik dari reputasi toko buku bekas online kamu dan kepercayaan konsumen. 

Pilihlah supplier yang dapat memberikan kerjasama yang baik, fast respond, memiliki koleksi yang lengkap dan tepat waktu ketika pengiriman.

Pada dasarnya ada banyak sekali supplier buku yang bisa kamu ajak kerjasama dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mencari supplier untuk kelancaran bisnis buku yang kamu jalankan. 

4. Aktif di media sosial 

bisnis yang menjanjikan - Aktif di media sosial 

Media sosial jadi platform yang bisa kamu manfaatkan sebagai alat promosi. Dalam bisnis ini peran media sosial sangat penting, kamu bisa melakukan berbagai macam bentuk promosi digital dengan leluasa.

Jika ingin memperluas jangkauan kamu bisa menggunakan fitur promosi berbayar untuk memperbanyak target promosi. Apalagi saat ini ada banyak sekali komunitas-komunitas pecinta buku yang bisa mendukung dagangan kamu. 

Jika kamu merasa belum siap untuk menggunakan promosi berbayar, media sosial sangat memberikan peluang untuk kamu memperluas jangkauan promosi secara gratis.

Dengan sedikit strategi copywriting dan pengemasan postingan yang eye catching kamu bisa menarik orang-orang untuk datang ke lapak buku kamu. 

Selain itu, foto produk juga sangat penting untuk diperhatikan agar tampilan produk jualan kamu lebih menarik. Jangan lupa juga untuk selalu rajin memposting konten-konten menarik seputar buku agar lapak kamu tidak terlihat monoton. 

5. Manfaatkan email marketing untuk promosi 

bisnis yang menjanjikan - Manfaatkan email marketing untuk promosi 

Selain media sosial, memanfaatkan email marketing jadi salah satu metode bisnis buku online yang patut untuk dicoba. metode ini terbilang cukup ekonomis di mana kamu bisa memasarkan produk dagangan via email secara blasting maupun personal.

Sama halnya dengan media sosial, promosi menggunakan email juga memerlukan strategi copywriting yang menarik agar konsumen tertarik untuk membaca informasi yang kamu sampaikan.

Meski promosi via email terbilang ekonomis namun yang menjadi tantangan adalah mencari kontak yang jadi target konsumen kamu. Di sini kamu bisa memikirkan berbagai cara untuk mencari alamat target konsumen.

Baca Juga: 5 Bisnis Modal Kecil di Tahun 2021 yang Hasilkan Jutaan Rupiah Setiap Hari!

Akan tetapi, kamu bisa menambahkan daftar konsumen melalui media sosial. Kamu bisa memanfaatkan fitur-fitur promosi yang ada di media sosial untuk menjaring lebih banyak konsumen.  

Menjalankan bisnis buku online bisa memberikan peluang besar jika kamu mampu memanfaatkannya. Namun kerja keras dan konsistensi juga menjadi kunci kesuksesan suatu bisnis.

Untuk mengembangkan skala bisnis, kamu dapat mendaftar menjadi penjual SIPLah yaitu program Pemerintah untuk mendukung pendidikan di Indonesia. Tujuannya adalah agar sekolah dapat lebih mudah melaksanakan pengadaan barang jasa.

Seperti yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan menyebutkan bahwa seluruh sekolah yang mendapatkan dana BOS diharuskan untuk melakukan PBJ melalui SIPLah di marketplace yang sudah menjadi mitra.

Dengan begitu, peluang mengembangkan bisnis akan terbuka lebar untuk para pelaku usaha yang menjalankan bisnis online di bidang pendidikan. Akan tetapi, mereka seringkali harus dihadapkan dengan masalah dana yang membuatnya bisnisnya sulit berkembang.

Baca Juga: Bantu Pelaku UKM, Pintek Tawarkan Diskon Pinjaman Modal Usaha!

Tapi kini kamu tak perlu khawatir lagi karena Pintek hadir untuk memberikan solusi kepada para pelaku UKM dengan mengajukan pinjaman invoice financing.

Untuk mendapatkan pinjaman dari Pintek, para penjual SIPLah hanya perlu menjaminkan invoice atau tagihan dari distributor. Plafon pinjaman yang kamu dapatkan bahkan bisa mencapai Rp 2 miliar dengan waktu pencairan lima hari kerja.

Selain itu, bunga yang ditawarkan juga sangat kompetitif yaitu mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen berdasarkan dari credit scoring yang sudah ditentukan oleh tim Pintek dari hasil analisis data yang dilampirkan oleh peminjam.

Cara pengajuannya juga sangatlah mudah, berikut langkah-langkahnya:

  • Mengunjungi situs resmi Pintek.
  • Mengisi form yang tersedia dengan benar dan lengkap.
  • Mengirimkan seluruh dokumen yang diperlukan.
  • Tim Pintek akan melakukan analisis data untuk menentukan status permohonan dan credit scoring.
  • Dana akan langsung ditransfer ke pihak principal apabila persetujuan diterima.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar invoice financing di Pintek atau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai program tersebut, kamu bisa berdiskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek atau mengirim pesan WhatsApp di nomor 021-50884607.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar Pintek dengan mengunjungi laman Instagram Pintek di @pintek.id dan @pintek.biz.