SIPLah

Cara Daftar SIPLah Blibli dan Tips Berjualan Agar Raup Untung Besar!

SIPLah Blibli menjadi salah satu platform marketplace yang banyak dipilih oleh satuan pendidikan untuk melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa (PBJ). Dengan berbelanja di SIPLah Blibli, maka sekolah dapat memenuhi kebutuhan pembelajaran dengan lebih aman, efektif dan efisien karena dilakukan secara daring atau online.

SIPLah adalah platform yang dapat digunakan oleh sekolah guna memenuhi kebutuhan barang dan jasa agar aktivitas belajar mengajar berjalan maksimal. Pasalnya untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia, sekolah harus didukung dengan sarana dan prasarana yang lengkap.

Dengan begitu, Pemerintah meluncurkan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk mendukung dan mempermudah proses PBJ oleh satuan pendidikan. Pemerintah juga menyalurkan bantuan yang berbentuk dana ke sekolah di seluruh Indonesia. Program tersebut yaitu dana BOS.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah menyebutkan bahwa satuan pendidikan yang mendapatkan dana BOS harus melakukan proses PBJ di SIPLah.

[Baca: Apa itu Dana BOS Hingga Besaran Uang yang Diterima Sekolah!]

Agar program SIPLah berjalan sesuai rencana, Pemerintah menggandeng sejumlah marketplace di Indonesia seperti Blibli, Blanja, Toko Ladang, INTI, Pesona Edu dan Eureka. Dengan begitu para pelaku UMKM yang menyediakan produk atau layanan pendidikan dapat mendaftar sebagai penjual SIPLah di marketplace yang sudah bekerjasama.

Keuntungan menjadi penjual SIPLah

Keuntungan penjual SIPLah

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh para pelaku UMKM jika bergabung menjadi penjual SIPLah, yaitu:

1. Dapat mengembangkan skala bisnis

Salah satu keuntungan menjadi penjual SIPLah yaitu para UMKM dapat mengembangkan skala bisnisnya hingga seluruh Indonesia. Soalnya SIPLah sudah menghubungkan lebih dari 400 ribu satuan pendidikan di Indonesia. Dengan begitu bisnis yang kamu jalani akan semakin berkembang karena proses PBJ dilakukan oleh seluruh satuan pendidikan. 

2. Mendapat pasar yang lebih jelas

Para pelaku UMKM akan mendapatkan potensi pasar yang besar dan juga jelas karena mereka akan mendapat penawaran barang dan jasa langsung dari satuan pendidikan di seluruh Indonesia. 

3. Menghemat biaya operasional

Para pelaku UMKM juga dapat menghemat biaya operasional untuk membuat situs jualan online. Soalnya Pemerintah sudah menyediakan platform di marketplace yang sudah menjadi mitra.

4. Transaksi lebih aman

Segala bentuk transaksi yang dilakukan di SIPLah sudah terjamin keamanannya karena pada platform tersebut terdapat dashboard pengawasan yang dikelola oleh stakeholder yang berwenang.

5. Tidak dipungut biaya

Dengan berjualan di SIPLah, para UMKM dapat menjual atau melakukan penawaran sesuai dengan harga barang atau layanan karena setiap transaksi di SIPLah tidak dipungut biaya apapun.

Cara daftar di SIPLah Blibli

Cara daftar SIPLah Blibli

Buat kamu para UMKM yang tertarik menjadi penjual SIPLah, berikut cara daftar SIPLah Blibli sebagai salah satu marketplace yang sudah bekerja sama: 

  • Mengunjungi situs SIPLah Kemendikbud.
  • Klik kategori “Kunjungi SIPLah” dan pilih “Mitra SIPLah”.
  • Selanjutnya pilih Blibli.com yang terdapat pada kolom mitra SIPLah.
  • Klik “Pendaftaran Penyedia”.
  • Kamu akan dialihkan ke situs resmi SIPLah Blibli
  • Kemudian kamu akan diminta untuk mengisi form pendaftaran mengenai identitas diri dan profil usaha.
  • Kamu juga diharuskan untuk mengunggah sejumlah dokumen yang dibutuhkan.
  • Jika sudah mengisi form dan mengunggah dokumen, selanjutnya klik kotak kecil sebagai tanda persetujuan dengan Syarat & Ketentuan yang diberlakukan oleh SIPLah Blibli.
  • Klik tombol daftar
  • Lakukan verifikasi email untuk menyelesaikan proses pendaftaran.

Namun, sebelum melakukan pendaftaran ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebagai persyaratan menjadi penjual SIPLah Blibli, yaitu:

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Rekening Bank (buku tabungan)
  • NIB/SIUP/TDP
  • Identitas diri (KTP)

Selain itu para penjual juga harus mengetahui syarat dan ketentuan jika ingin menjadi penjual SIPLah. Berikut diantaranya:

  • Penjual harus melakukan pendaftaran dengan menggunakan data yang benar.
  • Penjual harus menjual barang asli dan bukan KW, palsu, atau bajakan.
  • Penjual tidak dapat merubah nama toko dan nama akun.
  • Penjual dilarang melakukan duplikasi toko.
  • Penjual dilarang melakukan tindakan kecurangan.

Dengan mengetahui syarat dan ketentuan yang berlaku, maka para penjual diharuskan untuk menaati segala peraturan yang sudah ditetapkan. Jika diketahui melakukan pelanggaran, maka pihak SIPLah memiliki kewenangan untuk menghapus toko dari marketplace yang sudah terdaftar. 

Cara berjualan di SIPLah Blibli

Cara berjualan di SIPLah Blibli

Jika sudah melakukan pendaftaraan, berikut tahapan untuk berjualan di SIPLah Blibli:

  • Login menggunakan akun yang sudah terdaftar dan pilih sebagai “Penjual”.
  • Kamu akan masuk ke dalam “Dashboard” yang terdapat sejumlah menu seperti Produk, Pesanan, Negosiasi dan lainnya.
  • Penjual dapat menambahkan produk dalam jumlah satuan maupun massal. Berikut caranya:
    • Klik “Tambah Produk” dan pilih kategori “Produk”.
    • Pilih sub kategori seperti “Barang Spesifik” untuk barang yang ada di katalog.
    • Puskurbuk dan “Barang Umum” untuk peralatan elektronik dan lainnya.
    • Masukkan deskripsi produk untuk mempermudah pembeli melakukan pencarian barang.
  • Klik “Lihat Detail” untuk melihat detail pesanan yang diterima.
  • Sebelum melakukan transaksi, penjual harus mengunduh sejumlah dokumen sebagai bentuk pertanggungjawaban transaksi, seperti:
    • Berita Acara Negosiasi: Hanya jika ada negosiasi produk.
    • Surat Perintah Kerja (SPK): Setelah pesanan berhasil dikonfirmasi oleh penjual.
    • Berita Acara Serah Terima (BAST): Setelah pembeli melakukan konfirmasi penerimaan pesanan.
    • Tagihan (Invoice): Setelah pesanan selesai, status pesanan: menunggu pembayaran.
    • Kwitansi: Setelah pembayaran terverifikasi.
  • Transaksi selesai.

Tips sukses berjualan di SIPLah Blibli

Tips berjualan di SIPLah Blibli

Menjadi penjual SIPLah memang dapat memberikan keuntungan besar untuk bisnis yang tengah kamu geluti. Kamu bahkan dapat mengembangkan skala bisnis kamu hingga seluruh Indonesia karena target pasarnya adalah satuan pendidikan.

Akan tetapi, seperti yang dilansir dari laman SIPLah Kemendikbud, para pelaku usaha kerap kali harus dihadapkan dengan berbagai kendala dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya, salah satunya adalah dana yang terbatas.

Oleh karena itu, Pintek hadir untuk memberikan solusi pendanaan buat para UMKM yang menjadi penjual di SIPLah.

Para penjual hanya perlu menjaminkan invoice atau tagihan dari satuan pendidikan dan bisa memperoleh pinjaman hingga Rp 2 miliar. Proses pencairan dananya juga sangat cepat yaitu hanya memerlukan waktu lima hari kerja.

Dengan mengajukan program cicilan invoice financing di Pintek, kamu dapat memenuhi semua permintaan dari satuan pendidikan. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan keuntungan besar dan beriringan dengan semakin berkembangnya bisnis yang kamu jalani.

Pintek juga menawarkan bunga efektif yang sangat kompetitif yaitu mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen per bulan. Jadi, kamu dapat melakukan pembayaran cicilan tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

[Baca: SIPLah BOS: Solusi Pendidikan di Masa Pandemi, Begini Proses PBJ di SIPLah!]

Tapi, apakah aman mengajukan pinjaman di Pintek?

Pintek dapat menjamin keamanan transaksi kamu karena sebagai perusahaan yang bergerak di finansial teknologi, Pintek sudah mendapatkan izin dan diawasi oleh lembaga di Pemerintahan yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai anggota di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Oleh karena itu, segala transaksi di Pintek akan mengikuti aturan yang telah diberlakukan oleh OJK dan AFPI. Selain itu, Pintek juga menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang juga akan menjamin data dan informasi peminjam.

Buat kamu para penjual SIPLah yang ingin mengembangkan bisnis dapat langsung mengajukan pinjaman invoice financing di situs resmi Pintek. Caranya sangatlah mudah, berikut tahapannya:

  • Mengunjungi website Pintek.
  • Mengisi form yang tersedia, seperti:
    • Nama lengkap
    • Alamat email
    • Nomor telepon
    • Nama Perusahaan
  • Melengkapi dan mengunggah beberapa dokumen yang menjadi persyaratan.
  • Tim Pintek akan melakukan analisis data untuk menentukan status permohonan.
  • Jika permohonan disetujui, penjual akan mendapatkan rincian besaran bunga serta jumlah cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.
  • Pencairan dana akan langsung ditransfer ke pihak principal.

Nah, apabila kamu ingin mengetahui informasi lebih lengkap mengenai pinjaman invoice financing di Pintek, kamu bisa berdiskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek atau mengirim pesan WhatsApp di nomor 021-50884607.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar Pintek dengan mengunjungi laman Instagram Pintek di @pintek.id dan @pintek.biz.

Artikel Terkait

Back to top button