cara memulai bisnis online

Belakangan demam bisnis online semakin menjamur. Terbukti dengan banyaknya pelaku usaha yang menjual barang dagangan di situs jual beli. Namun, nyatanya tak sedikit penjual yang masih belum mengetahui cara memulai bisnis online agar dapat menghasilkan keuntungan besar.

Jika berbicara soal bisnis, tentu erat kaitannya dengan untung dan rugi. Apabila kamu memahami cara berbisnis yang tepat, maka pundi-pundi rupiah sudah pasti mengalir ke rekeningmu.

Akan tetapi, jika kamu tidak memiliki strategi berbisnis yang matang maka risiko kebangkrutan pun tentu akan menghantui kamu. Pasalnya, dalam berbisnis kamu perlu mengeluarkan uang untuk memproduksi atau membeli produk hingga melakukan promosi.

Oleh karena itu, pentingnya kamu mengetahui dan memahami beberapa strategi bisnis online yang kini memang tengah dilirik oleh banyak orang. Selain itu, pantang menyerah dan kerja keras juga menjadi kunci yang harus kamu terapkan untuk meraih kesuksesan menjalankan bisnis online.

Cara memulai bisnis online

cara memulai bisnis

Ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk memulai bisnis online agar keuntungan yang kamu hasilkan dapat maksimal. Berikut di antaranya:

1. Ketahui produk apa yang kamu jual

Sebelum terjun di dunia bisnis, pentingnya kamu mengetahui produk apa yang akan kamu jual di pasaran. Jangan sampai, kamu beralih menjual produk lain di tengah jalan. Pasalnya, hal tersebut tentu akan memberikan penilaian tidak baik terhadap bisnis kamu.

Setelah sudah menentukan produk yang kamu jual, tentu kamu harus memahami betul mengenai barang daganganmu sedetail-detailnya. Dengan begitu, kamu dapat terus mengembangkan produk jualan kamu seiring dengan perkembangan zaman.

[Baca Juga: Bisnis Modal Kecil yang Menguntungkan di 2021]

2. Melakukan riset pasar dan kompetitor

Paham dengan produk dagangan saja tidak cukup untuk memulai bisnis online karena riset pasar dan kompetitor juga menjadi poin penting yang harus kamu lakukan agar usahamu semakin berkembang.

Dengan melakukan riset pasar, kamu akan mengetahui model seperti apa yang disukai oleh banyak orang hingga kisaran harga untuk produk jualanmu. Dengan begitu, kamu dapat merancang strategi jualan agar tidak kalah saing dengan kompetitor.

Caranya juga cukup mudah, kamu dapat melakukan survei kecil-kecilan di situs jual beli atau online shop yang menjual produk yang sama dengan kamu. Disarankan agar kamu tidak memberikan harga yang lebih mahal dari toko lain.

3. Membuat brand agar lebih dipercaya oleh pembeli

Perlu diketahui, memiliki nama brand ternyata dapat membuat pembeli lebih yakin kalau usaha yang kamu jalani bukan abal-abal alias penipu. Pasalnya, kepercayaan orang terhadap suatu brand terbangun dari citra bisnis itu sendiri.

Oleh karena itu, jangan memulai bisnis online dengan cara yang asal-asalan atau tidak dipikirkan dengan matang. Kamu perlu memikirkan dengan bijak pemberian nama brand hingga logo untuk bisnis kamu.

4. Memanfaatkan media sosial

Perkembangan teknologi yang sudah kian canggih memang memberikan banyak kemudahan untuk setiap orang, salah satunya adalah untuk melakukan promosi jualan di media sosial.

Tak bisa dipungkiri kalau kini media sosial sangatlah dekat dengan masyarakat. Setiap harinya masyarakat aktif menggunakan media sosial untuk berbagai keperluan, mulai dari mencari informasi, membagikan aktivitasnya sehari-hari hingga berbelanja.

Tak heran, kalau memanfaatkan media sosial untuk berjualan menjadi strategi terbaik untuk mengembangkan usaha kamu karena media sosial juga dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen bahkan bisa mencapai luar negara.

Jika kamu sudah memiliki akun jualan sendiri, kamu juga disarankan untuk membagikan produk yang kamu tawarkan salah satunya dengan mengunggah produk semenarik mungkin untuk menarik minat pembeli.

Untuk meningkatkan antusias pembeli, kamu juga bisa memberikan promosi yang menarik seperti potongan diskon, give away dan lain sebagainya.

5. Memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan

Bisnis kamu dapat berjalan dan berkembang pesat tentu saja berasal dari kesetiaan dan loyalitas dari para pelanggan. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan pelanggan merupakan cara terbaik untuk membuat bisnis kamu kian maju.

Selain itu, pentingnya juga kamu selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, seperti menjawab seluruh pertanyaan dengan bahasa yang sopan, begitu juga jika ada komplain dari pelanggan, maka berikanlah solusi terbaik hingga masalah terselesaikan dengan baik.

Cara mengembangkan bisnis online

Cara mengembangkan bisnis online

Dalam dunia bisnis, keuntungan yang didapatkan setiap harinya memang bisa dibilang tidak menentu. Hari ini bisa laris manis, tapi besok belum tentu. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi stok barang.

Modal memang bukan segalanya dalam berbisnis, tapi kamu tentu membutuhkan dana ekstra untuk dapat mengembangkan bisnis agar bisa lebih maju. Untuk itu, Pintek hadir memberikan solusi kepada penjual yang membutuhkan suntikan modal.

Apa itu Pintek?

Pintek adalah perusahaan yang bergerak di bidang finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan kepada pelaku usaha di bidang pendidikan agar dapat menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan lebih maksimal.

Kamu juga tak perlu khawatir mengajukan pinjaman karena Pintek sudah mendapat dan diawasi oleh OJK sejak tahun 2018 dan terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Bukan hanya itu saja, Pintek juga sudah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam. Dengan begitu, segala bentuk transaksi di Pintek akan terjamin keamanannya.

Jenis pinjaman apa saja yang ditawarkan oleh Pintek?

Pinjaman Modal Usaha Pintek

Pintek memiliki dua jenis pinjaman untuk modal usaha yaitu working capital loan dan invoice financing. Berikut penjelasan lebih detailnya.

1. Working capital loan

Working capital loan atau pinjaman modal kerja yaitu pinjaman yang dapat digunakan untuk mengembangkan pendidikan seperti membangun sekolah hingga membeli peralatan untuk kebutuhan belajar mengajar.

Working capital loan menawarkan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Pintek menawarkan bunga flat per bulan yaitu mulai dari 0,9 persen hingga 2 persen yang ditentukan berdasarkan credit score yang kamu miliki.

2. Invoice financing

Penjual yang kesulitan memenuhi pesanan dari pembeli dapat mengajukan pinjaman invoice financing di Pintek. Soalnya, jenis pinjaman yang satu ini dapat diajukan dengan menjaminkan tagihan yang sudah berjalan.

Kamu bisa mendapat pinjaman maksimal 80 persen dari nilai invoice atau mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor pinjaman mencapai enam bulan.

Untuk bunganya sendiri, invoice financing di Pintek menawarkan bunga efektif mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen tergantung dari credit scoring. Namun, keunggulan dari bunga efektif yaitu cicilan akan semakin kecil tergantung dari pokok utang yang tersisa.

[Baca Juga: Tips Memilih Pinjaman di Pintek yang Sesuai Kebutuhan]

Bagaimana cara pengajuan pinjaman di Pintek?

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan peminjam agar bisa mendapat pendanaan dari Pintek, seperti:

  • Mendiskusikan pendanaan yang dibutuhkan dengan tim Pintek.
  • Mengisi form yang tersedia dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
  • Tim Pintek melakukan analisis kredit.
  • Pintek menyetujui permohonan.
  • Dana akan segera dicairkan.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pinjaman working capital loan dan invoice financing di Pintek, kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau hubungi Pintek melalui email di customercare@pintek.id atau nomor telepon di 021-50884607.