cara mencari modal

Selain harus membuat sebuah perencanaan usaha yang baik, sebelum membangun sebuah bisnis haruslah memiliki modal agar dapat terus berkembang. Lantas bagaimana cara mencari modal usaha? Karena masih banyak yang bingung untuk mendapatkan modal usaha.

Baik dengan modal mulai ratusan ribu atau puluhan juta, dua-duanya bisa Anda gunakan untuk membangun dan mengembangkan sebuah usaha.

Baca Juga : Perencanaan Usaha Beserta Komponennya, Calon Pengusaha Sukses Wajib Tahu!

Mendirikan usaha dengan modal yang sedikit bukanlah hal yang tidak mungkin. Tetapi, modal usaha yang besar akan memungkinkan Anda untuk bisa lebih dalam melakukan pengembangan dan inovasi usaha yang dilakukan dengan lebih cepat.

Cara Mencari Modal untuk Usaha

cara mencari modal

Banyak calon pengusaha yang masih kebingungan bagaimana cara mencari modal usaha. Apalagi jika ternyata ide bisnis yang akan dijalankan membutuhkan modal awal yang cukup besar. Agar usaha bisa berkembang dan sukses seperti yang diharapkan, berikut ini cara untuk mendapatkan modal usaha.

  1. Tabungan Pribadi

Cara paling mudah untuk mendapatkan modal untuk memulai usaha adalah dengan menggunakan tabungan sendiri. Anda bisa mulai menyisihkan sebagian gaji yang didapat setiap bulannya.

Gaji yang disisihkan bisa ditabung dan selanjutnya bisa Anda gunakan untuk memulai sebuah bisnis tanpa perlu memikirkan hutang karena pinjaman dari pihak lain. Namun perlu diingat dengan cara ini, Anda membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkannya.

  1. Meminjam dari Orang Terdekat

Selain dari tabungan, cara lain untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan meminjam modal dari orang terdekat seperti dari orang tua, sahabat atau keluarga. Jelaskan kepada mereka tentang ide dan rencana bisnis secara detail, agar mereka tahu dan merasa aman untuk meminjamkan modal nantinya.

Selain itu, bicarakan juga bahwa Anda akan segera mengembalikan uang yang dipinjam sebagai modal dalam jangka waktu tertentu.

Walaupun dengan cara ini bisa dibilang relatif santai dan juga sederhana, Anda harus tetap berhati-hari. Jangan sampai kebablasan dan malah akan merusak hubungan Anda dengan orang terdekat yang meminjamkan uangnya kepada Anda.

  1. Menjual Aset

Cara mencari modal usaha lainnya adalah Anda coba untuk menjual aset seperti barang-barang harga, kendaraan pribadi, perhiasan atau lainnya.

Anda juga bisa untuk menggabungkan sejumlah uang yang berasal dari tabungan saat ini dengan hasil penjualan aset, sehingga modal yang didapat untuk memulai sebuah bisnis menjadi lebih besar nantinya.

  1. Bersama Rekan Bisnis

Jika mengandalkan modal sendiri terasa berat, Anda bisa mencari rekan bisnis supaya modal usaha yang Anda miliki menjadi lebih besar. Cobalah untuk mengajak teman yang bisa dipercaya dan memiliki visi serta minat yang cocok dengan ide bisnis Anda.

Sebelum Anda memutuskan memulai membangun bisnis dengan teman, pastikan Anda sudah membahas rencana bisnis secara rinci dari strategi bisnis, pencapaian yang ingin dicapai, pembagian keuntungan dan hal lainnya.

Dengan memiliki rekan bisnis yang tepat, Anda juga akan memiliki partner dalam melakukan brainstorm dan mendiskusikan segala ide-ide untuk mengembangkan bisnis kedepannya.

  1. Meminjam di Bank

Salah satu cara mencari modal usaha yang paling umum dilakukan oleh orang-orang untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan meminjam uang di bank. Ada banyak macam kredit yang ditawarkan oleh bank, baik dengan jaminan atau tanpa agunan.

Biasanya kredit tanpa agunan memiliki jumlah bunga yang besar, supaya tidak dihantui hutang yang lama, sebaiknya ambil kredit dalam jangka waktu yang tidak lama.

Untuk memilih kredit di bank, Anda harus memahami betul-betul mengenai bunga serta cicilan yang akan ditanggung. Buatlah perkiraan terlebih dahulu tentang dana yang setidaknya akan dikeluarkan setiap bulannya untuk membayar cicilan.

  1. Berasal dari Konsumen

Beberapa jenis usaha khususnya usaha sablon atau katering biasanya bisa mendapatkan modal usaha dari pembayaran yang dilakukan oleh konsumen terlebih dahulu atau istilah ini sering disebut pre-order. Uang dari sistem pre-order ini kemudian digunakan untuk memproduksi pesanan yang dipesan konsumen.

Sistem pre-order ini jumlahnya bisa Anda tentukan sendiri, apakah itu full, setengah harga atau uang muka saja. Keuntungan yang didapat dari penjualan kemudian bisa digunakan untuk tambahan modal untuk mengembangkan usaha kedepannya.

  1. Suntikan Dana dari Investor

Selanjutnya cara mencari modal usaha adalah dengan mencari investor, dengan cara ini sangat jelas akan membantu Anda mengembangkan usaha karena biasanya investor dapat memberikan suntikan dana untuk mengembangkan usaha dengan jumlah yang cukup besar.

Cara ini bisa dijadikan opsi untuk Anda yang baru memulai dan masih belum punya penghasilan untuk diputar dalam memenuhi kebutuhan bisnis.

Anda bisa mencari investor modal yang berinvestasi sesuai dengan bisnis. Anda juga bisa mengikuti berbagai lembaga atau workshop yang melakukan pelatihan serta memberikan akses kepada pengusaha untuk mendapatkan modal.

Baca Juga : Kisah Sukses UKM Pendidikan, Berhasil Raup Untung Rp 1 Miliar dalam Setahun!

Jika Anda ingin mencari modal usaha melalui investor, maka perlu dipastikan ide bisnis Anda sudah matang supaya orang atau lembaga yang ingin meminjamkan modal yakin untuk menanamkan modalnya untuk bisnis Anda.

Buatlah presentasi singkat yang jelas dan padat untuk menjelaskan tentang gambaran bisnis, solusi yang akan ditawarkan, timeline, goal dan juga alasan mengapa Anda memerlukan suntikan dana.

Dapatkan Modal Usaha Melalui Fintech Terpercaya

cara mencari modal

Selain dengan cara-cara di atas, cara mencari modal usaha bisa dilakukan melalui layanan peer-to-peer lending yang terpercaya. Karena sekarang ini modal usaha bisa didapatkan tanpa keluar rumah, yaitu salah satunya dengan layanan peer-to-peer lending.

Di Indonesia sendiri sudah banyak aplikasi dan website yang menyediakan layanan P2P lending.

P2P lending menjadi salah satu cara yang praktis dan cepat untuk mendapatkan modal usaha. Syaratnya mengurusnya juga cenderung tidak sulit.

Namun jangan lupa untuk memilih layanan P2P Lending yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satu layanan P2P Lending yang terpercaya dan terdaftar OJK adalah Pintek Indonesia.

Pintek melalui program Pintek – PO Invoice menawarkan pendanaan untuk memenuhi permintaan sekolah seperti; pembelian buku, pembelian laptop, Infrastruktur sekolah dan lain sebagainya. Dengan begitu kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa lebih ditingkatkan dengan kualitas sarana dan prasarana yang membaik.

Selain terdaftar dan diawasi OJK, mengapa Pintek – PO Invoice menjadi solusi terpercaya pendanaan untuk keperluan sekolah? Berikut penjelasannya :

  1. Tenor hingga 6 bulan (mengikuti jatuh tempo PO/Invoice) dan Grace Period max 5 bulan (pelunasan pokok 1x di akhir)
  2. Pencairan hingga 80% nilai invoice atau 100% dari nilai PO, mulai dari 50 juta hingga milyaran
  3. Bunga Flat per bulan sesuai dengan Credit Scoring
  4. Personal Guarantee ( PG ) / Corporate Guarantee ( CG ), dan / atau Fidusia ( untuk pinjaman di atas Rp 1 Milyar )
  5. Bagi yang memiliki multiple project, cukup 1x perjanjian. Pencairan sesuai project timeline

Untuk proses pencairan pendanaan modal usahanya juga mudah dan cepat, yaitu hanya memakan waktu lima hari kerja setelah persetujuan disetujui. Untuk mendapatkan pendanaan dari Pintek, Anda bisa mengunjungi situs resmi Pintek.

Jika Anda memiliki pertanyaan dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda bisa berdiskusi dengan tim dari Pintek melalui TanyaPintek atau bisa menghubungi kami melalui WhatsApp di nomor 021-50884607.