Cara Mengatur Waktu Kuliah Sambil Kerja Agar Seimbang

Kuliah sambil kerja saat ini sudah menjadi trend di kalangan karyawan milenial. Tapi, menyisihkan waktu setelah bekerja, bahkan pas akhir pekan kadang suka bikin dilema ga sih?

Pinters yang kerja dari jam 9 sampai 17 pasti cape ‘kan ya. Sebenarnya “worth it” ga sih kuliah pas kamu sudah memulai karir? Nah, berikut ini keuntungan, risiko, dan beberapa tips kuliah sambil kerja buat karyawan.

Ini Untungnya Kuliah Sambil Kerja

kuliah sambil kerja

Waktu yang terpakai saat kuliah sambil kerja bisa jadi sangat berharga buat karir di perusahaan. Selain mendapat gelar akademik yang diakui, Sobat Pinters juga bisa upgrade beberapa hal berikut:

1. Skill Up

Keuntungan paling jelas yang bisa kamu dapat adalah, meningkatnya skill bekerja. Terutama kalau jurusan atau courses yang diambil related dengan kerjaan Pinters sekarang.

Teori yang kamu pelajari, pendapat dari teman sekelas, dan penjelasan dari dosen, semua itu bakal secara langsung bikin kamu skill up. Selain itu, ada banyak informasi baru yang mungkin cuma bisa Pinters dapat dari kampus.

2. Melesatkan Karir

Tidak jarang karyawan yang melesat karirnya setelah menyelesaikan studi sambil kerja. Kalau kamu punya kualifikasi baru, artinya kesempatan dan posisi baru akan terbuka lebar. Selain itu, kamu juga kemungkinan besar bisa mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik dan menantang.

3. Punya Tempat Diskusi

Diskusi merupakan cara paling efektif dalam problem solving. Tapi di tengah kesibukan bekerja, bahkan rekan satu tim sekali pun kadang sulit meluangkan waktu yang cukup.

Untuk itu, kamu bisa manfaatkan teman dan dosen di kelas. Dengan bawa case tersebut ke dalam proses kuliah, kamu bisa mendapatkan jawaban dari puluhan kepala secara gratis.

4. Meningkatkan Profesionalisme

Jenjang karir profesional sangat dipengaruhi dengan kualifikasi keahlian. Kalau kamu cukup beruntung bisa menjadi HR di sebuah perusahaan dengan kualifikasi yang ga related, langkah selanjutnya adalah ambil courses di bidang psikologi atau hukum.

Baca Juga : Ingin Kuliah Sambil Kerja? Yuk, Simak Begini Caranya

Risiko Kuliah Sambil Kerja

resiko kuliah sambil kerja

Selain menguntungkan, kuliah sambil kerja juga ada resikonya lho. Problem ini bisa jadi faktor yang membuat kamu justru tidak produktif, baik waktu bekerja atau belajar. Berikut risiko kuliah sambil bekerja:

1. Waktu Luang Terbagi

Ini merupakan risiko yang tidak bisa dihindari. Kalau kamu kerja dari jam 9 hingga 17, dan kuliah dari jam 19 hingga 21, kira-kira berapa banyak waktu luang kamu yang tersisa. Ini belum ditambah kalau kamu ambil kelas weekend.

2. Jarang Punya Quality Time

Quality time dengan keluarga, pacar, atau teman juga punya peran penting buat menjaga motivasi dan semangat hidup. Kalau kamu kuliah saat waktu luang, sudah pasti quality time akan berkurang banyak.

3. Kelelahan

Alasan mengapa pekerja memiliki batasan bekerja 40 jam per minggu, dan libur 12 kali setahun adalah untuk menghindari kelelahan bekerja. Ini juga faktor yang ga bisa dihindari kalau kamu back to campus.

4. Waktu Hangout Berkurang

Cara meningkatkan karir di perusahaan ga cuma perform bagus atau skill kerja banyak. Sosialisasi atau hangout dengan rekan setim, leader, dan rekan dari departemen lain juga punya pengaruh besar pada perkembangan karir. Kalau kamu kuliah saat waktu luang, kesempatan buat sosialisasi juga pasti berkurang.

Tips Atur Waktu Kuliah Sambil Kerja

cara mengatur waktu kuliah sambil kerja

Membagi waktu saat kamu kuliah sambil kerja pastinya bakal banyak hal yang terpengaruh. Tapi secara menambah kualifikasi saat sedang berkarir atau bekerja sangatlah disarankan.

Dampak kuliah sambil kerja tidak hanya dirasakan oleh karyawan, tetapi juga perusahaan. Nah, supaya kegiatan back to campus-mu lancar, lakukan beberapa tips berikut:

1. Efisienkan Kegiatan

Satu hal yang harus kamu lakukan agar sukses dalam pendidikan dan karir secara bersamaan adalah efisiensi kegiatan. Hindari hal-hal non-produktif yang menyita banyak waktu.

Gunakan waktu sebaik-baiknya terutama untuk belajar dan berkomunikasi dengan keluarga, teman, atau kolega. Semua akan berjalan baik kalau kamu bisa menyeimbangkan waktu kegiatan.

2. Disiplin Waktu

Selain membuat kegiatan menjadi efisien, kamu juga harus disiplin waktu. Menunda pekerjaan karena sesuatu yang ga urgent banget dan ngaret, sudah pasti bikin jadwal kamu berantakan semua.

Ingat, kamu cuma punya 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, ga kurang ga lebih. Apalagi separuh waktu kamu akan dipakai buat bekerja. So, just be discipline dan lakukan semua pekerjaan sesuai porsinya.

4. Pilih Metode Belajar Terbaik

Sekarang ada lebih banyak metode kuliah daripada beberapa tahun lalu. Pilih program kuliah yang paling bisa memudahkan kamu. Bahkan beberapa kampus saat ini membuka program kuliah online.

Namun, akan lebih baik menyeimbangkan jenis metode yang kamu ambil. Misalnya, 40% online dan 60% tatap muka di kelas. Menerapkan 100% online kemungkinan akan berdampak pada kualitas pemahaman pada materi yang disampaikan dosen.

4. Minta Dukungan Rekan Satu Tim

Kamu harus memberitahukan kegiatan kuliah di waktu luang pada rekan tim atau leader. Pastikan untuk mendapatkan dukungan dari mereka. Ini penting agar mereka memahami apa yang sedang kamu lakukan.

Umumnya perusahaan akan memberikan dukungan penuh pada karyawan yang sedang melakukan studi atau pelatihan. Jelaskan dengan baik apa tujuan dan bagaimana kamu akan membagi waktu bekerja, kuliah, dan bersosialisasi dengan rekan setim.

Jika kamu membutuhkan dana untuk pembiyaan kuliah, maka tidak perlu bingung. Pintek bisa menjadi solusi masalah dana pendidikan kamu. Kamu bisa mengajukan pinjaman untuk kuliah. Pintek akan melunasi semua biaya pendidikanmu dan kamu bisa membayarnya dengan cara dicicil dari gaji bulananmu. Mudah, bukan?

Itulah beberapa keuntungan, risiko, dan tips sederhana untuk sukses kuliah sambil kerja. Silahkan kunjungi blog pintek untuk artikel tips dan informasi finansial lainnya.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *