Cara meraup banyak keuntungan di SIPLah

Cara menghasilkan uang dengan cepat di masa pandemi memang tidaklah mudah tapi bukan berarti tidak bisa. Apalagi kini Pemerintah tengah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena tingginya angka penderita Covid-19 di Indonesia.

Tak dapat dipungkiri, pandemi yang melanda Indonesia pada awal tahun 2020 lalu membawa dampak buruk terhadap perekonomian banyak orang. Banyak karyawan yang dirumahkan lantaran perusahaan tersebut tutup karena tidak mampu bertahan di tengah pandemi.

Meski begitu masyarakat tidak putus asa dalam menghadapi permasalahan tersebut. Terbukti dengan semakin berjamurnya bisnis kecil-kecilan yang dilakoni banyak orang untuk bisa bertahan hidup.

Baca Juga: 5 Bisnis Modal Kecil Menguntungkan dan Cara Mengembangkannya!

Sayangnya, banyak juga yang harus menutup usahanya karena kurang diminati oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, sebelum kamu memutuskan untuk membuka usaha pastikan kalau jenis bisnis yang kamu pilih memang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dengan begitu, kamu memiliki peluang besar untuk mendapatkan keuntungan maksimal dan bahkan bisa lebih mudah mengembangkan skala bisnis kamu. Soalnya di masa pandemi seperti saat ini, orang akan lebih selektif dalam mengeluarkan uang.

Cara menghasilkan uang dengan cepat

Cara menghasilkan uang dengan cepat

Ada sejumlah cara yang dapat kamu lakukan untuk dapat menghasilkan uang dengan cepat dan mudah. Berikut di antaranya:

1. Membuat konsep yang jelas

Tahap pertama yang harus kamu lakukan saat ingin berbisnis yaitu dengan membuat konsep yang jelas. Meskipun bisnis yang kamu jalankan masih kecil-kecilan tapi tetap harus membuat konsep bisnis atau business plan.

Dengan begitu, usaha yang kamu jalankan akan lebih terarah dan hasil yang didapatkan juga tentu saja akan lebih memuaskan.

Dalam membuat konsep bisnis, pentingnya kamu melakukan analisa SWOT bisnis hingga perencanaan keuangan. Hal tersebut juga bertujuan agar bisnismu dapat terus berkembang dan menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah.

2. Memilih sektor usaha yang tepat

Buat kamu yang ingin mengetahui cara menghasilkan uang dengan cepat yaitu dengan terjun ke sektor bisnis yang dibutuhkan banyak orang, seperti bisnis di bidang pendidikan.

Seperti yang diketahui kalau setiap orang membutuhkan pendidikan untuk bekal masa depannya. Meski tengah dilanda pandemi tapi pendidikan tetap harus berlangsung walaupun harus dilakukan secara online.

Kamu bisa menjajal bisnis buku, alat tulis hingga jasa kursus online. Agar usaha kamu dapat lebih mudah diketahui banyak orang, kamu bisa membuka toko online di sejumlah marketplace yang ada di Indonesia.

3. Terjun ke bisnis online

Terjun ke bisnis online

Untuk menekan penularan virus Covid-19, segala aktivitas kini dilakukan di rumah mulai dari belajar, bekerja hingga berbelanja. Oleh karena itu, membuka bisnis online merupakan pilihan yang tepat.

Selain itu, bisnis online juga dapat dijalani dengan sangat praktis dan tidak membutuhkan modal besar. Kamu tidak membutuhkan membeli berbagai peralatan untuk membuka toko karena semua transaksi dilakukan tanpa harus tatap muka.

Dengan begitu, modal yang kamu keluarkan juga tidak besar tapi bukan berarti kamu tidak mengeluarkan modal sama sekali. Kamu perlu mengeluarkan uang untuk melakukan foto produk serta internet dan gadget untuk dapat menjalankan bisnis online.

Baca Juga: Tips Sukses Menjalankan Bisnis Online Agar Untung Berlipat Ganda!

4. Fokus dan konsisten

Agar bisnis dapat bertahan lama, kamu juga harus fokus dan konsisten dalam menjalankan bisnis. Jangan terus berubah haluan dalam beberapa waktu. Jika seperti itu, pelanggan kamu akan bingung arah bisnismu.

Soalnya, bisnis itu memang butuh fokus pada satu produk yang akan membuat kamu dikenal dengan produk tersebut.

Setidaknya kamu butuh bertahan selama minimal 5 tahun merasakan suka-duka pada fase permulaan bisnis. Perlu kesabaran jika mungkin mengalami rugi, dikhianati, penjualan anjlok, karyawan tidak setia dan sebagainya.

Jika penjualan dirasa sudah stabil, kamu dapat mengembangkan bisnismu dengan menjual berbagai produk tapi masih dalam satu konsep yang sama.

Misalnya, sejak awal kamu menjual berbagai jenis buku, selanjutnya kamu dapat juga menjual alat tulis hingga seragam sekolah.

5. Memilih media jualan online yang tepat

Perkembangan teknologi yang semakin canggih memang memberikan segudang manfaat untuk banyak orang, termasuk para pelaku usaha.

Soalnya dengan jualan online, kamu akan lebih hemat bujet karena tak perlu keluar uang untuk membuka toko, kamu juga tidak harus merogoh kocek dalam untuk promosi dan tentu saja toko kamu akan lebih dikenal banyak orang.

Ditambah lagi, di era yang sudah serba digital seperti saat ini hampir semua orang di dunia lebih memilih untuk belanja online. Selain lebih praktis, mereka juga lebih hemat waktu dan uang.

Oleh karena itu, pentingnya kamu memilih media jualan online yang tepat agar bisnis kamu dapat berjalan maksimal.

Lalu, media jualan apa yang tepat jika terjun di bisnis pendidikan?

Untuk kamu para pelaku UKM pendidikan dapat memilih untuk berjualan di SIPLah melalui sejumlah marketplace yang sudah bekerjasama seperti Blibli, Blanja, Toko Ladang, INTI, Pesona Edu dan Eureka.

SIPLah itu sendiri adalah program Pemerintah berbasis digital yang ditujukan agar proses pengadaan barang jasa di sekolah dapat berjalan lebih mudah, efektif dan transparan.

Bahkan seperti yang dilansir dari laman resmi Kemdikbud, diketahui sudah lebih dari 400 ribu satuan pendidikan yang bergabung di SIPLah.

Itulah mengapa bergabung menjadi penjual SIPLah menjadi pilihan terbaik karena kamu akan mendapatkan pasar yang lebih luas dan jelas yaitu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Tips sukses berjualan di SIPLah

Tips sukses berjualan di SIPLah

Mengembangkan bisnis di SIPLah memang bukan hal yang mudah, oleh karena itu Pintek ingin berbagai tips sukses berjualan agar keuntungan yang didapatkan lebih maksimal. Yaitu:

  • Pastikan seluruh data yang kamu masukkan benar dan lengkap, mulai dari identitas diri dan profil perusahaan.
  • Jual barang atau produk yang memiliki kualitas terbaik. Hal tersebut membuka peluang besar untuk menjadikan pembeli sebagai pelanggan tetap.
  • Melayani pelanggan dengan cepat dan ramah. Pasalnya, tak sedikit pembeli yang membatalkan pesanan jika pelayanan dari penjual tidak menyenangkan.
  • Memilih nama toko atau nama akun yang sederhana tapi menarik agar lebih mudah diingat oleh pelanggan.
  • Foto produk jualan dengan kualitas terbaik, tidak blur dan mendapatkan pencahayaan yang baik.
  • Memberikan nama produk dan deskripsi secara lengkap untuk memudahkan pembeli menemukan produk jualan kamu.
  • Memenuhi seluruh pesanan satuan pendidikan.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Modal Usaha di Fintech Berizin dan Diawasi OJK!

Sayangnya, penjual kerap kali harus menghadapi permasalahan dana yang membuat bisnisnya menjadi terhambat. Soalnya, jika dana yang kamu miliki tidak memadai maka besar kemungkinan kamu akan menolak pesanan karena stok barang tidak tersedia.

Tapi kini masalah tersebut bisa diatasi dengan mudah dengan mengajukan pendanaan di Pintek. Ya, sebagai perusahaan fintech yang sudah berizin dan diawasi OJK, PintekĀ  menawarkan layanan keuangan untuk para vendor pendidikan untuk mengembangkan usahanya.

Melalui produk Invoice Financing SIPLah, para penjual bisa mendapatkan pendanaan hingga miliaran rupiah dengan hanya menjaminkan invoice atau tagihan yang sedang berjalan.

Bunga yang dibebankan juga relatif rendah yaitu bunga efektif mulai dari 1,5% hingga 2,5% tergantung dari credit scoring. Selain itu, pencairan dana juga cepat yakni hanya membutuhkan waktu maksimal lima hari kerja.

Bagaimana cara mengajukan pinjaman di Pintek?

Pengajuan invoice financing di Pintek terbilang sangat mudah, kamu hanya perlu melalui lima tahapan. Yaitu:

  • Mengunjungi situs resmi Pintek.
  • Mengisi form yang tersedia secara lengkap dan benar.
  • Mengunggah seluruh dokumen yang dibutuhkan.
  • Menunggu hasil analisis dari tim Pintek.
  • Dana akan langsung ditransfer ke principal yang sudah didaftarkan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek atau menghubungi Pintek melalui pesan WhatsApp di nomor (0853-2151-5763).