Peran OSS bagi pelaku usaha

Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para pelaku bisnis untuk dapat mengembangkan usahanya. Namun, untuk mendapatkan BLT sebesar Rp 1,2 juta harus daftar UKM online.

Program BLT tersebut bertujuan untuk memulihkan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Pasalnya, UKM Indonesia memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu perekonomian negara.

UKM (Usaha Kecil dan Menengah) adalah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki pemasukan paling banyak Rp 200 juta dengan jumlah pekerja di bawah 20 orang.

Selain itu, UKM juga bukan anak perusahaan atau cabang perusahaan. Jadi, usaha yang berdiri sendiri tapi masih dalam ruang lingkup kecil dan menengah.

Baca Juga: Apa itu UKM dan Bagaimana Cara Mendapatkan Keuntungan Berlimpah?

Cara daftar UKM online

Cara daftar UKM online

Sebagaimana diketahui, salah satu syarat mendapatkan BLT yaitu terdaftar di eform.bri.co.id/bpum. Bukti bahwa seseorang memiliki UKM melalui dokumen Nomor Izin Berusaha (NIB) yang bisa didapatkan dengan cara daftar UKM online di link oss.go.id.

Berikut cara daftar UKM online untuk mendapatkan BLT dari Pemerintah, yaitu:

  • Buka alamat web oss.go.id
  • Login menggunakan akun yang sudah dimiliki
  • Jika belum mempunyai akun, daftar terlebih dahulu di menu Registrasi
  • Jika sudah bisa masuk, Klik tombol Perizinan Berusaha,
  • Klik perseorangan
  • Pilih pendaftaran NIB sesuai dengan jenis usaha yang dimiliki
  • Isi formulir dengan lengkap
  • Klik tombol simpan dan lanjutkan
  • Klik tombol tambah usaha, lengkapi formulir data usaha,
  • Klik simpan dan lanjutkan
  • Untuk usaha kecil pada bagian formulir komitmen prasarana usaha dapat mengajukan izin lokasi dan izin lingkungan
  • Klik tombol selanjutnya
  • Selanjutnya kamu bisa melihat rangkuman data yang telah diisi
  • Beri tanda centang pada kotak disclaimer
  • Klik proses NIB.

Jika sudah memiliki dokumen NIB, pelaku usaha mikro bisa daftar BLT Rp 1,2 juta, baik secara online maupun offline.

Syarat mendapatkan BLT

Syarat mendapatkan BLT

Untuk mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah, para pelaku UKM harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut:

  • Warga negara Indonesia.
  • Memiliki KTP elektronik.
  • Memiliki usaha yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya.
  • Bukan ASN, anggota Polri/TNI, juga bukan karyawan BUMN/BUMD.
  • Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Jika sudah melakukan pendaftaran, pihak dinas usulan akan melakukan verifikasi dan pencocokan data untuk memastikan kalau seluruh informasi yang diinput benar.

Pelaku usaha yang sudah tercatat sebagai penerima BPUM, maka bisa langsung menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk mendapat jadwal pencairan.

Dana bantuan tersebut juga akan langsung dikirim ke rekening penerima. Namun, untuk prosesnya tetap harus ke bank untuk melakukan proses validasi. Soalnya, pihak penerima harus melakukan tanda tangan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak).

Nah, untuk SPJM telah disediakan oleh pihak BRI. Jadi pelaku usaha hanya perlu mengisi saja. Sedangkan untuk penerima BLT yang belum memiliki rekening, pihak BRI akan membuatkan rekening untuknya.

Rahasia sukses mengembangkan bisnis untuk pebisnis

Rahasia sukses mengembangkan bisnis untuk pebisnis

Memiliki bisnis yang sukses tentu menjadi impian para pelaku usaha. Gimana tidak, lewat bisnis kamu bisa menghasilkan banyak pundi-pundi kekayaan yang akan membuat hidupmu aman sentosa.

Namun, untuk mencapai impian tersebut perlu kerja keras serta jeli melihat peluang yakni dengan memilih sektor bisnis yang dibutuhkan oleh masyarakat, salah satunya adalah bisnis di bidang pendidikan.

Seperti diketahui kalau pendidikan sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi setiap individu. Pendidikan juga menjadi bekal masa depan seseorang agar dapat hidup dengan layak. Oleh karena itu, pendidikan menjadi pilihan jenis usaha yang tepat.

Akan tetapi, namanya bisnis tentu tidak selalu berjalan mulus, ada saja kendala yang kerap dihadapi oleh para pebisnis salah satunya tidak memiliki dana yang cukup untuk mengembangkan skala bisnis.

Memang sih bisnis tak selalu berhubungan sama dana besar, tapi kamu tetap membutuhkan dana ekstra agar usaha yang kamu jalankan bisa optimal dan menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal.

Baca Juga: Strategi Bisnis dari Vendor Pendidikan Agar Toko Laris Manis Setiap Hari!

Nah untuk mendapat dana pinjaman pastikan kamu memilih lembaga keuangan yang sudah terjamin keamanannya yaitu memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), salah satunya adalah Pintek.

Pintek adalah perusahaan fintech berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memiliki misi mendorong transformasi pendidikan melalui layanan keuangan.

Jadi, buat kamu para pebisnis di sektor pendidikan yang membutuhkan dana untuk mengembangkan usaha dapat mengajukan pendanaan di Pintek melalui produkĀ PO/Invoice.

Dengan hanya menjaminkan invoice atau tagihan yang sedang berjalan, para pelaku usaha bisa mendapatkan pendanaan mencapai miliaran rupiah dengan bunga 1,5% hingga 2,5% tergantung credit scoring.

Dana tersebut dapat digunakan oleh pebisnis untuk memenuhi pesanan dari satuan pendidikan seperti pembelian buku, laptop, infrastruktur sekolah dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, pihak sekolah dapat mengunjungi situs resmi Pintek maupun melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek atau menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.