fresh graduate

Persaingan di dunia kerja memang tidaklah mudah, khususnya untuk para fresh graduate yang belum memiliki pengalaman bekerja. Walaupun membutuhkan effort yang besar tapi kamu tetap memiliki kesempatan bekerja di perusahaan impian.

Soalnya banyak perusahaan yang juga membuka lowongan pekerjaan untuk para fresh graduate. Jadi tak melulu perusahaan memprioritaskan calon pegawai yang sudah memiliki pengalaman kerja saja kok.

Akan tetapi, tantangan terbesar untuk para fresh graduate adalah banyak juga lulusan baru dari kampus bergengsi hingga memiliki nilai akademik yang sangat memuaskan.

Oleh karena itu agar kamu tak kalah saing dengan pelamar lainnya, pentingnya kamu menyiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin sebelum melamar pekerjaan di perusahaan idaman kamu.

Baca Juga: Tips Interview dari HRD Perusahaan Startup Agar Bisa Kerja di Kantor Impian!

Nah, berikut adalah tujuh tips dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) untuk fresh graduate agar cepat mendapatkan pekerjaan seperti yang dikutip dari situs resminya.

1. Mengenali potensi diri sendiri

Mengenali potensi diri sendiri

Meski sudah menempuh pendidikan di perguruan tinggi selama empat tahun, nyatanya tak sedikit mahasiswa yang masih belum mengetahui keinginan dan kemampuan yang ia miliki sebenarnya.

Oleh karena itu, pentingnya kamu yang baru lulus kuliah untuk mencari tahu apa saja bakat terpendam yang kamu miliki. Dengan demikian, kamu akan lebih percaya diri melamar pekerjaan di bidang yang kamu kuasai.

Langkah yang dapat kamu lakukan yaitu dengan menulis seluruh potensi apa saja yang kamu miliki. Setelah itu pilihlah salah satu potensi yang memang sangat kamu kuasai, kembangkan keahlian kamu agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

2. Membuat CV yang sesuai dan menarik

Membuat CV yang sesuai dan menarik

CV bisa dibilang sebagai alat yang bisa digunakan untuk mempromosikan diri saat melamar pekerjaan. Bahkan CV menjadi poin penting yang sangat diperhatikan dan menjadi pertimbangan besar bagi pihak perusahaan.

Oleh karena itu, pentingnya kamu membuat CV yang sesuai dan semenarik mungkin. Buatlah dengan desain yang pas, mulai dari komposisi warna, font dan penempatan objeknya.

Jika kamu melamar untuk posisi yang bersinggungan dengan bidang kreativitas, kamu bisa membuat CV yang lebih kreatif dan out of the box.

Namun tetap perhatikan isi CV yang akan kamu tulis. Tidak usah bertele-tele, sampaikan informasi yang penting dan dibutuhkan oleh perusahaan. Tapi harus padat, jelas dan mudah dipahami.

Alih-alih memasukan informasi personal yang terlalu banyak, lebih baik kamu memasukan deretan keahlian atau skill yang kamu kuasai, pengalaman magang atau kerelawanan yang pernah kamu lakukan, dan prestasi yang pernah kamu capai semasa kuliah.

3. Gunakan alamat email yang baik

Gunakan alamat email yang baik

Disnakertrans menyarankan agar saat melamar pekerjaan gunakanlah alamat email dengan nama kamu, bukan dengan menggunakan email dengan nama yang sulit.

Alamat email sangat penting karena banyak perusahaan yang juga melakukan penilaian terhadap email yang kamu gunakan.

4. Jangan terlalu memilih pekerjaan

Jangan terlalu memilih pekerjaan

Memang tidak ada yang melarang kamu memilih pekerjaan yang diinginkan, tidak masalah juga apabila kamu berkeinginan bekerja di perusahaan ternama.

Meski begitu, jangan sampai kamu terus menerus menolak kesempatan bekerja di perusahaan lain yang mungkin saja kedepannya perusahaan tersebut lebih berkembang.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu melamar pekerjaan di beberapa perusahaan. Kamu bisa menjadikan perusahaan yang lain sebagai alternatif ketika kamu tidak diterima bekerja di perusahaan yang kamu incar.

5. Memanfaatkan situs pencari pekerjaan

Memanfaatkan situs pencari pekerjaan

Seiring dengan perkembangan teknologi yang sudah semakin canggih, kamu dapat lebih mudah melamar pekerjaan dengan memanfaatkan situs pencari pekerjaan.

Berbeda dengan zaman dulu, dimana saat melamar pekerjaan harus mendatangi perusahaan dan memberikan surat lamaran langsung. Kini kamu hanya perlu membuat CV online dan melamar di situs pencari pekerjaan.

Beberapa situs loker yang terpercaya seperti Jobstreet.co.id, Glints.id, Urbanhire.com, Karir.com, JobsDB.com, dll. Biasanya menyediakan berbagai variasi lowongan kerja termasuk loker lulusan baru. 

Baca Juga: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Berdasarkan Iklan, Jobseeker Wajib Tahu!

6. Memperluas jaringan

Memperluas jaringan

Memperluas jaringan menjadi hal yang sangat penting agar cepat mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu membangun networking tak hanya berlaku untuk para pekerja saja tapi juga untuk fresh graduate.

Jangan pernah malu untuk bertanya mengenai lowongan pekerjaan kepada saudara, teman atau siapapun yang kamu kenal. Dengan memperluas jaringan, kita akan mendapatkan banyak informasi.

Hal itu tentu saja akan sangat menguntungkan kamu untuk melamar pekerjaan di banyak perusahaan sehingga peluang untuk cepat mendapat pekerjaan juga akan terbuka lebar.

7. Fresh graduate harus mengembangkan skill

Fresh graduate harus mengembangkan skill

Selagi menunggu panggilan kerja, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan mengembangkan skill atau keahlian yang kamu miliki.

Pasalnya, kini banyak perusahaan yang memberikan tes kepada pelamar untuk mengetahui kemampuan yang mereka miliki. Dengan mengasah kemampuan, kamu tentu akan lebih percaya diri mengerjakan tes yang diberikan.

Caranya juga mudah kok, kamu bisa memanfaatkan internet dengan baik sebagai media belajar kamu. Disana kamu akan menemukan banyak jurnal dan tutorial yang akan sangat membantu kamu.

Nah, tidak ada salahnya juga mempelajari hal yang berkaitan dengan dunia digital. Pasalnya, saat ini industri digital tengah naik daun dan banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Kamu bahkan bisa menjalankan usaha kamu sendiri saat sudah menguasai bidang tersebut, misalnya membuka digital advertising maupun menjadi freelance untuk memasarkan usaha secara digital.

Terlebih kini kamu bisa dengan mudah menemukan pelatihan atau kursus online dengan biaya yang terjangkau. Kamu juga bisa mengambil sertifikasi keterampilan untuk meningkatkan value di mata perusahaan atau klien.

Memang, kamu harus mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk belajar online maupun mengambil sertifikasi. Tapi hal itu tentu akan sebanding dengan ilmu dan penghasilan yang kamu dapatkan.

Baca Juga: Pandemi Bukan Halangan Menuntut Ilmu, 5 Situs Belajar Online ini Bisa Jadi Pilihan!

Lagipula kamu juga tak perlu khawatir perihal dana karena kamu bisa mengajukan pendanaan biaya pendidikan di Pintek yang bisa digunakan untuk membayar biaya kursus.

Melalui Pintek Regular, kamu bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 juta dengan tenor mencapai 24 bulan.

Cara pengajuannya juga mudah dan cepat, kamu hanya perlu mengunjungi situs resmi Pintek dan mengisi form yang sudah disediakan. Jika pengajuan kamu disetujui, dana akan langsung ditransfer ke lembaga pendidikan dalam hitungan hari.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, kamu bisa menghubungi ke nomor layanan konsumen di 021-50884607. Kunjungi juga Instagram @pintek.id dan @pintek.biz untuk mendapatkan informasi menarik lainnya dari Pintek.