Jadwal terbaru pendaftaran PPPK guru 2021

Sudah menjadi rahasia umum kalau gaji guru honorer rendah dan tidak sebanding dengan pekerjaan yang diemban. Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kemendikbud memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk para guru honorer.

Untuk mendapatkan BSU, para Pendidik Tenaga Kependidikan (PTK) non-PNS diharuskan untuk melakukan aktivasi rekening sebelum 31 Juli 2021 mendatang.

Sebelumnya aktivasi hanya bisa dilakukan maksimal 30 Juni 2021, namun Pemerintah memperpanjang dengan alasan masih banyak BSU guru honorer yang belum melakukan aktivasi rekening dan pencairan dana.

Persyaratan tersebut merupakan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca Juga: Gaji Guru Honorer Rendah, Begini Kiat Sukses Meningkatkan Penghasilan!

Cara aktivasi rekening BSU gaji guru honorer

Cara aktivasi BSU gaji guru honorer 2021
Source image: website info.gtk.kemdikbud.go.id

Mengutip dari laman resmi Kemdikbud, berikut adalah cara melakukan aktivasi rekening untuk BSU gaji guru honorer. Namun sebelum itu, ada sejumlah dokumen yang harus kamu persiapkan, seperti:

  • Kartu tanda penduduk (KTP)
  • Nomor pokok wajib pajak (NPWP) jika ada
  • Bukti penerima dapat diunduh di link info.gtk.kemdikbud.go.id
  • Surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) yang diberi materai dan ditandatangani.

Dokumen tersebut kemudian dibawa ke bank penyalur BSU guru honorer untuk mengaktifkan rekening penerima sehingga pencairan bantuan bisa dilakukan.

Cara cek nama guru honorer yang mendapatkan BSU

Cara cek nama guru honorer yang mendapatkan BSU

Batas akhir aktivasi rekening hingga 31 Juli 2021 mendatang. Jika sampai tanggal tersebut tidak dilakukan aktivasi maka dana akan ditarik ke pusat.

Pasalnya menurut dana hingga Mei 2021 masih ada sekitar 700 ribu guru honorer yang belum melakukan aktivasi rekening sehingga dana belum bisa dicairkan.

Lalu, bagaimana cara cek nama guru honorer yang mendapatkan Bantuan Subsidi Upah?

Untuk mengetahui apakah kamu sebagai penerima BSU yaitu dengan masuk ke portal info.gtk.kemdikbud.go.id. Berikut caranya:

  • Buka laman info GTK Kemdikbud resmi di alamat https://info.gtk.kemdikbud.go.id.
  • Pilih ‘Login Langsung ke GTK’.
  • Masukkan akun dan password PTK yang sesuai dengan Dapodik
  • Setelah berhasil login, layar akan menunjukkan informasi terkait BSUKemdikbud, seperti nama bank penyalur. Artinya, pengguna berhasil lolos persyaratan untuk mendapatkan BSU.

Syarat mendapatkan BSU guru honorer

Syarat mendapatkan BSU guru honorer

Seperti yang dilansir dari laman Instagram Direktorat Jenderal GTK Kemendikbud RI dalam akun Direktorat Jenderal GTK Kemendikbud RI @ditjen.gtk.kemdikbud, terdapat sejumlah persyaratan untuk guru honorer yang ingin mendapatkan BSU. Yaitu:

  • Warga Negara Indonesia yang berstatus non PNS
  • Tidak menerima subsidi upah atau gaji dari Kemenaker hingga 1 Oktober 2021
  • Tidak menerima kartu Pra Kerja sampai 1 Oktober 2020
  • Menerima penghasilan kurang dari Rp 5 juta per bulan.

Bantuan Subsidi Upah yang diberikan oleh Pemerintah kepada para guru honorer yaitu berupa dana sebesar Rp 1,8 juta.

Dikutip dari kemdikbud.go.id, Abdul Kahar selaku Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Kapuslapdik) menyampaikan bahwa uang bisa diambil secara penuh oleh guru penerima BSU.

“Caranya sangat mudah, rekeningnya sudah kami bantu buatkan, tinggal datang ke bank dengan membawa KTP dan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM). Uangnya bisa diambil langsung semua, atau tetap disimpan di rekening, silakan saja. Segera di cek dan dicetak buku tabungannya,” tutur Abdul Kahar.

Baca Juga: Gaji Guru PNS 2021 dan Tunjangan Berdasarkan Golongannya!

Panduan pencairan dana BSU gaji guru honorer

Panduan pencairan dana BSU gaji guru honorer

Pencairan BSU guru honorer yang sebelumnya berlangsung hingga 30 Juni 2021 diperpanjang sampai 31 Juli 2021 dengan tujuan untuk mengoptimalkan bantuan untuk para guru terutama di masa pandemi.

Para penerima BSU juga tak perlu melewati langkah yang sulit untuk melakukan aktivasi rekening yaitu hanya perlu datang ke bank dengan membawa KTP dan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM).

Sedangkan untuk melakukan pencairan Bantuan Subsidi Upah guru honorer, para penerima hanya perlu membawa KTP, NPWP dan surat keputusan penerima BSU yang formatnya bisa dilihat di info.gtk.kemdikbud.go.id.

Tak lupa juga untuk menyiapkan SPTJM yang sudah di materai dan ditandatangani. Jika seluruh dokumen sudah lengkap, penerima tinggal menuju ke bank penyalur dan mengaktifkan rekening pencairan dana.

Berikut cara mencairkan dana BSU guru honorer 2021:

  • Buka info.gtk.kemdikbud.go.id atau bsu dikti.kemdikbud.go.id.
  • Unduh dan cetak SPTJM
  • Datang ke bank dengan membawa dokumen persyaratan. Kemudian aktifkan buku tabungan dan cairkan dana BSU.

Kiat meningkatkan kesejahteraan guru

Kiat meningkatkan kesejahteraan guru

Guru adalah pahlawan tanpa jasa yang memiliki peran penting dalam kehidupan dan kesuksesan setiap individu. Sayangnya, isu kesejahteraan guru seakan terus menghantui para pendidik.

Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru di Indonesia terutama guru honorer. Agar tujuan tersebut dapat berjalan maksimal, pihak lembaga pendidikan terkait juga harus memberikan dukungan penuh kepada para pengajar.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, salah satunya melalui program sertifikasi guru.

Sertifikasi guru adalah bentuk usaha dari pemerintah untuk meningkatkan layanan pendidikan dan kesejahteraan guru. Program tersebut berlaku untuk guru non PNS, guru PNS dan juga dosen. 

Baca Juga: Syarat dan Persiapan Sertifikasi Guru PNS dan Non PNS

Bagi guru yang dapat membuktikan nilai kompetensi dan kelayakan seorang guru dalam proses belajar mengajar, maka akan mendapatkan sertifikasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan dengan TPG (Tunjangan Profesi Guru).

Di sini pihak sekolah dapat memberikan bantuan berupa dana agar guru bisa mendapatkan sertifikasi. Dengan memiliki sertifikasi guru, maka kegiatan pembelajaran tentu akan berjalan lebih optimal.

Akan tetapi, perlu biaya yang cukup besar untuk dapat mewujudkan hal tersebut dan kenyataannya banyak sekolah yang mengalami kendala keuangan karena berbagai faktor, seperti penerimaan peserta didik baru yang fluktuatif.

Dengan demikian tak bisa dipungkiri kalau kondisi tersebut menjadi hambatan besar bagi sekolah untuk memberikan dukungan kepada para guru. Lalu, bagaimana solusinya?

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihak sekolah dapat mengajukan pendanaan di perusahaan fintech terpercaya yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu Pintek.

Memiliki misi mendukung transformasi pendidikan di Indonesia, Pintek menawarkan layanan keuangan untuk para pelaku pendidikan termasuk kepada lembaga pendidikan yang membutuhkan dana untuk meningkatkan infrastruktur sekolah.

Melalui produk Working Capital, pihak sekolah bisa mendapatkan pendanaan hingga miliaran rupiah. Dana tersebut dapat digunakan untuk membangun atau merenovasi gedung sekolah, mengembangkan perpustakaan hingga meningkatkan kesejahteraan guru.

Proses pengajuan pinjaman di Pintek sangat cepat, mudah dan juga aman. Bahkan biayanya juga terbilang cukup rendah sehingga tidak akan memberatkan pihak sekolah.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau diskusi dengan tim Pintek lewat DiskusiPintek. Kamu juga dapat menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.

Bagikan artikel ini apabila bermanfaat