Rutin mengikuti Diklat dan membuat karya

Di tahun 2021, Pemerintah membuka formasi untuk guru PPPK sebanyak 1.002.616 yang akan dilaksanakan melalui seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk pendaftarannya pun sudah diumumkan yang akan dibuka pada 31 Mei 2021 mendatang.

Guru PPPK adalah guru yang berada di bawah naungan Pemerintah tapi bukan PNS yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.

Kedudukan PPPK sebagai ASN sudah diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 dan turunannya pada PP 11 Tahun 2017, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Berikut penjelasannya menurut UU yang sudah ditetapkan:

  • Menduduki jabatan pemerintahan
  • Jabatan ASN yang dapat diisi: JF & JPT Madya dan Utama tertentu
  • Diangkat dengan perjanjian kerja sesuai kebutuhan instansi
  • Memiliki NIP secara Nasional
  • Melaksanakan tugas pemerintahan
  • Usia paling rendah 20 thn dan paling tinggi setahun sebelum batas usia pensiun (58 Tahun)
  • Masa kerja paling singkat 1 tahun
  • Gaji berdasarkan perundang-undangan
  • Perlindungan: JHT, JamKes, JKK, JKM, BanHK

Selain itu, seleksi guru PPPK juga terbuka untuk guru honorer. Akan tetapi buat para guru yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan juga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini statusnya sedang tidak mengajar.

Baca Juga: Apa itu PPPK Guru dan Berapa Besaran Gaji Serta Tunjangannya?

Alur seleksi guru PPPK

Alur seleksi guru PPPK

Seleksi penerimaan guru PPPK akan dilaksanakan dengan tiga kali tes yaitu pada bulan Agustus, Oktober dan Desember 2021. Untuk tesnya sendiri terdiri dari tes kompetensi dan tes wawancara berbasis komputer.

Berikut alur seleksi guru PPPK pada tes ASN 2021:

  • Guru honorer THK-II, guru honorer di sekolah negeri, guru di sekolah swasta, dan lulusan PPG melakukan pendaftaran awal sebagai calon peserta seleksi CPNS 2021 untuk kemudian dilakukan verifikasi berkas
  • Pelaksanaan tes pertama dengan peserta dari kelompok Honorer THK-II dan Guru Honorer di sekolah negeri, dengan ketentuan:
    • Tidak dapat melamar ke instansi lain
    • Jika formasi tersedia dan serdik atau kualifikasi yang bersangkutan sesuai, harus melamar di formasi tersebut
    • Jika formasi tidak tersedia dan/atau serdik/kualifikasi yang bersangkutan tidak sesuai, peserta dapat melamar di formasi lain instansi tersebut
  • Pelaksanaan tes kedua dengan peserta dari kelompok Honorer THK-II dan guru honorer di sekolah negeri yang tidak lulus tes pertama, guru di sekolah swasta, dan lulusan PPG, dengan ketentuan:
    • Peserta memilih kembali formasi di instansinya yang masih belum terisi sesuai serdik atau kualifikasi yang bersangkutan
    • Peserta dari kelompok Honorer THK-II, guru honorer di sekolah negeri, dan guru di sekolah swasta tidak dapat melamar di instansi lain
    • Peserta dari kelompok lulusan PPG dapat melamar di instansi yang sesuai dengan domisilinya
    • Diambil nilai tertinggi antara PG-1 dan PG-2
  • Pelaksanaan tes ketiga dengan peserta dari semua kelompok (Honorer THK-II, guru honorer di sekolah negeri, guru di sekolah swasta, dan lulusan PPG) yang tidak lulus tes kedua, dengan ketentuan:
    • Peserta memilih kembali formasi yang masih belum terisi sesuai serdik atau kualifikasi yang bersangkutan
    • Seluruh peserta dapat melamar di instansi lain
    • Diambil nilai tertinggi antara PG-1, PG-2, dan PG-3
  • Pengisian formasi kosong, dengan ketentuan:
    • Setelah tes ketiga, formasi yang masih belum terisi dapat dilakukan optimalisasi pengisian formasi kosong
    • Pengisian formasi kosong dilakukan berdasarkan ranking penilaian sekolah yang akan ditentukan Kemendikbud.

Baca Juga: Daftar Formasi CPNS 2021 dan 8 Skill ASN yang Dicari Pemerintah!

Formasi guru PPPK 2021

Formasi Guru PPPK 2021
Source image: Instagram @kemenpanrb

Pada seleksi guru PPPK ditujukan untuk guru honorer yang masuk Tenaga Honorer Kategori-II, guru honorer di sekolah negeri dan sekolah swasta serta guru dengan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Berikut formasi guru PPPK 2021 seperti yang dikutip dari Instagram resmi Kementerian PAN RB:

Tingkat Provinsi Guru PPPK 2021:

  • Guru BK
  • Guru TIK
  • Guru Matematika
  • Guru Panjaorkes
  • Guru Seni Budaya

Tingkat Kabupaten-Kota PPPK Guru 2021

  • Guru Kelas
  • Guru Panjaorkes
  • Guru BK
  • Guru TIK
  • Guru Agama Islam

Tahapan seleksi guru PPPK 2021

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau seleksi guru PPPK 2021 akan dilaksanakan melalui tiga kali tes atau tahapan yang pelaksanaannya akan dilakukan pada Agustus, Oktober dan Desember 2021.

  • Tahap pertama pada bulan Agustus boleh diikuti oleh peserta dari kelompok guru honorer THK-II dan guru honorer di sekolah negeri.
  • Tahap kedua di bulan Oktober dapat diikuti oleh guru di sekolah swasta dan lulusan PPG.
  • Tahap ketiga bulan Desember boleh diikuti oleh semua kelompok yaitu guru honorer THK-II, guru honorer di sekolah negeri dan swasta serta lulusan PPG.

Selain itu, peserta yang tidak lolos pada seleksi pertama diperbolehkan untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Untuk pendaftarannya dapat dilakukan secara online di portal https://sscasn.bkn.go.id.

Baca Juga: Kisi-Kisi Soal Tes CPNS 2021 SKD dan SKB, Cari Tahu Selengkapnya di Sini!

Seperti kata pepatah, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan mendidik anak bangsa. Karena itu pentingnya Pemerintah maupun lembaga pendidikan meningkatkan kesejahteraan para guru terutama guru honorer.

Nah, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan fasilitas agar guru dapat memperoleh sertifikasi profesi demi terwujudnya pembelajaran yang lebih optimal.

Akan tetapi, untuk mendapatkan sertifikasi profesi guru tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Tapi tak perlu khawatir karena pihak sekolah dapat mengajukan pendanaan di Pintek melalui produk Pinjaman Modal Kerja.

Pintek sebagai perusahaan yang bergerak di bidang finansial teknologi dan sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fokus akan transformasi pendidikan di Indonesia. 

Oleh karena itu, Pintek menawarkan program pendanaan yang dapat digunakan oleh pihak sekolah untuk membangun dan merenovasi gedung sekolah, mengembangkan perpustakaan hingga meningkatkan kesejahteraan guru.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau diskusi dengan tim Pintek lewat DiskusiPintek. Kamu juga dapat menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.