tips bisnis

Pendidikan bisa dibilang menjadi lahan bisnis yang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, pasalnya pendidikan menjadi bekal masa depan setiap orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Itulah kenapa, bisnis pendidikan bisa menghasilkan keuntungan besar jika pelaku bisnis bisa memenuhi kebutuhan pasar di bidang pendidikan dan mampu memasarkan bisnisnya dengan baik.

Untuk itu, buat kamu yang ingin meraup banyak pundi-pundi rupiah lewat bisnis, maka pendidikan adalah pilihan yang tepat.

Nah, pengin tahu apa saja macam-macam bisnis pendidikan yang menguntungkan? Berikut empat di antaranya:

1. Sekolah

Mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, terjadi perputaran uang yang besar di situ. Jika dikelola dengan baik, sekolah bisa menghasilkan keuntungan fantastis.

Bahkan bisa dibilang tren bisnis sekolah cukup marak di kota besar. Bisa dilihat dengan banyaknya sekolah swasta dengan standar internasional yang SPP nya selangit.

2. Bimbel atau kursus

Bimbel atau bimbingan belajar adalah bisnis pendidikan yang cukup lazim ditemui. Bisnis ini bahkan cukup banyak dijalankan secara personal, tanpa dinaungi institusi bimbel tertentu.

Beberapa tahun ke belakang, bisnis bimbel mulai bertransformasi sejak munculnya startup bimbel online.

Kursus mulai populer sejak orang-orang mulai sadar bahwa untuk bersaing di industri sekarang ini, butuh skill spesifik.

Materi kursus mulai bervariasi mengikuti perkembangan industri. Saat ini mulai banyak tempat kursus yang menawarkan pembelajaran seputar dunia digital, seperti: web development, programming, digital marketing, data analyst, dll.

Kursus juga mulai bertransformasi secara digital, ditandai dengan banyaknya layanan kursus online.

3. Alat tulis

Kamu juga dapat memanfaatkan peluang anak sekolah maupun mahasiswa yang membutuhkan alat tulis dengan membuka bisnis alat tulis atau stationery.

Bahkan dengan menjual berbagai alat tulis, kamu tak hanya memiliki pelanggan dari pihak pelajar saja lho tapi juga pekerja kantoran yang selalu membutuhkan alat tulis untuk bekerja.

Kamu dapat menjual berbagai kebutuhan alat tulis untuk pelajar dan pekerja seperti pensil, penghapus, buku tulis, pulpen, penggaris dan lainnya.

Semakin lengkap produk yang kamu jual seperti memiliki jenis barang yang bervariasi dari segi merek, kualitas maupun harga, maka akan semakin besar pula minat konsumen yang ingin berbelanja di toko kamu.

Kamu bisa membuka toko offline kecil-kecilan di dekat sekolah atau kampus dan secara berbarengan kamu juga dapat membuka toko online agar mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal.

4. Les privat

Bukan hanya produk di bidang pendidikan yang bisa kamu jadikan ladang uang, kamu juga bisa membuka bisnis les privat pelajaran seperti bahasa inggris, matematika, komputer dan lain-lain. Pasalnya, banyak sekali pelajar yang membutuhkan pelajaran tambahan di luar jam sekolah untuk menambah ilmu pengetahuannya.

Membuka bisnis les privat juga tidak membutuhkan modal yang besar tapi bisa menghasilkan pendapatan yang cukup besar. Soalnya kamu hanya memerlukan pengetahuan yang luas dan waktu yang cukup.

Bisnis pendidikan yang satu ini juga bisa dilakoni oleh mahasiswa yang memang memiliki keahlian di bidang mata pelajaran tertentu. Kamu dapat memulai dengan menawarkan ke kerabat terdekat dan juga memasarkan lewat internet.

Tips menjalankan bisnis pendidikan 4.0

Saat ini tengah digencarkan pendidikan 4.0. Seluruh lembaga pendidikan melakukan penyesuaian diri.

Berikut ini adalah tips bagi pelaku bisnis di bidang pendidikan, terutama bisnis lembaga pendidikan atau pelatihan, supaya bisa bisa bersaing di era ini.

1. Memenuhi kebutuhan pasar

Pelaku bisnis harus bisa membaca apa yang dibutuhkan oleh pasar. Sebisa mungkin, pelaku bisnis harus bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Pada bisnis di bidang pendidikan, kebutuhan umumnya yaitu: konten pembelajaran, metode pengajaran, waktu pembelajaran, harga, jaminan (kerja setelah lulus atau jaminan sampai bisa), dll.

Seluruh hal ini berkaitan erat dengan perencanaan bisnis di awal. Analisa pasar harus jelas. Siapa yang disasar, apa kebutuhannya, dan bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut.

Jika bisnis sudah terlanjur berjalan, sebagai pelaku bisnis harus bisa fleksibel melakukan sejumlah perubahan yang dibutuhkan supaya bisnis tetap relevan.

2. Memberikan pembelajaran online

Pemanfaatan dunia digital sebagai media pembelajaran harus bisa dioptimalkan. Saat ini sudah banyak lembaga pendidikan yang bertransformasi dengan menghadirkan layanan online.

Layanan online sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Layanan online juga bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan bisa menjadi alternatif pembelajaran yang fleksibel.

Ada sejumlah penyesuaian jika membuka layanan online. Konten pembelajaran bisa digitalisasi menjadi modul-modul pdf dengan visual menarik maupun format video dengan penjelasan dan tutorial lengkap.

Platform untuk pembelajaran online juga harus di setup sedemikian rupa supaya mudah dan nyaman diakses.

3. Meningkatkan Reputasi

Cara yang efektif untuk meningkatkan reputasi adalah dengan mencetak lulusan terbaik. Reputasi positif akan terbentuk secara otomatis jika lembaga pendidikan sudah terbukti berhasil mencetak SDM unggulan.

Menjalankan bisnis semacam ini memang butuh modal besar. Kamu bisa menggunakan pinjaman modal usaha dari Pintek untuk mendapat suntikan dana.

Pinjaman modal kerja atau working capital loan yaitu pinjaman yang bertujuan untuk mengembangkan pendidikan seperti membeli peralatan belajar mengajar, membangun sekolah atau lembaga pendidikan dan lain-lain.

Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Pintek menawarkan bunga flat per bulan yaitu mulai dari 0,9 persen hingga 2 persen yang ditentukan berdasarkan credit score yang kamu miliki.

Tak perlu takut mengajukan pinjaman di Pintek karena sejak tahun 2018, Pintek sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu, Pintek juga sudah menjadi anggota di AFPI serta telah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin keamanan peminjam.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pinjaman working capital loan dan invoice financing di Pintek, kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau hubungi tim Pintek melalui email atau nomor telepon di 021-50884607.

Bagikan artikel ini apabila bermanfaat