Pendidikan

Ini Rincian Biaya Kuliah dan Cara Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anak!

Biaya kuliah menjadi hal penting yang harus dipersiapkan oleh para orangtua agar anaknya dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Namun, biaya kuliah yang semakin mahal membuat orangtua mengalami kesulitan untuk memenuhi seluruh kebutuhan biaya pendidikan anak.

Kondisi tersebut kian menjadi beban untuk para orangtua karena harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mendukung kegiatan belajar anak yang kini sudah beralih ke kuliah online, seperti membeli laptop hingga memasang internet di rumah.

Para orangtua pun tidak memiliki pilihan lain untuk tetap memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Pasalnya, seperti yang diketahui kalau pendidikan menjadi salah satu kebutuhan yang dibutuhkan setiap orang untuk mempersiapkan masa depannya.

Rincian biaya kuliah yang harus disiapkan

Rincian biaya kuliah

Biaya kuliah yang mahal tentu menjadi masalah untuk para orangtua. Itulah mengapa pentingnya kamu mempersiapkan dana dari jauh-jauh hari dengan mengetahui rincian biaya kuliah yang harus dibayarkan agar tak pusing tujuh keliling nantinya.

Apa saja? Berikut tiga di antaranya:

1. Uang pangkal

Sebelum aktif menjadi mahasiswa di sebuah universitas, para peserta diwajibkan untuk mengeluarkan uang gedung atau uang pangkal. Umumnya, uang pangkal harus dibayarkan di awal yang berbarengan dengan uang semester pertama.

Tak heran, banyak orangtua yang merasa kesulitan mengeluarkan uang dalam jumlah besar agar anaknya dapat menimba ilmu di kampus pilihannya. Bahkan, orangtua acapkali harus menguras tabungannya untuk membayar uang pangkal.

Untuk besaran uang gedung yang dibebankan juga tergantung dari kampus dan program studi yang diambil, tapi biasanya dimulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah. Untuk meringankan beban orangtua, tak sedikit kampus yang memperbolehkan orangtua untuk membayar uang pangkal dengan program cicilan. 

[Baca Juga: Cara Mudah Melunasi Uang Pangkal Sekolah Anak]

2. Uang semester

Memasuki semester baru, para mahasiswa diharuskan untuk membayar uang semester dan SKS agar dapat melanjutkan program studi ke tahap selanjutnya. Umumnya besaran untuk uang semester bersifat flat dari awal semester.

Apabila ingin mendapat keringanan biaya semester, mahasiswa dapat mengajukan program beasiswa yang diselenggarakan di kampus.

Tak hanya uang semester, kamu juga harus menyiapkan uang SKS yang besarannya disesuaikan dengan jumlah SKS yang diambil pada semester itu.

Misalnya, satu semester kamu mengambil 24 SKS dengan biaya per SKS sebesar Rp 300 ribu. Maka, total biaya SKS yang harus dibayarkan sebesar Rp 100 ribu x 24 SKS yaitu Rp 2,4 juta.

3. Biaya lainnya 

Selain uang pangkal dan semester, para orangtua juga harus menyiapkan biaya tambahan lainnya seperti membeli buku, fotocopy bahan kuliah, print dan jilid makalah tugas, alat tulis, uang transportasi, biaya kos jika kuliah di luar kota hingga biaya praktik.

Meski jumlahnya tidak besar, tapi tetap menguras isi kantong orangtua. Terlebih biaya tersebut bisa bertambah seiring dengan tingkat kenaikan semester sang anak dan harus dipersiapkan hingga lulus kuliah.

Untuk besaran biayanya, ada yang hanya perlu mengeluarkan ratusan ribu tapi bisa juga mencapai jutaan rupiah setiap bulannya.

Biaya kuliah juga kian bertambah terutama di masa pandemi seperti saat ini. Meski kegiatan belajar dilakukan di rumah, tapi para orangtua harus merogoh kocek besar untuk membeli laptop dan juga memasang internet di rumah agar anak dapat belajar maksimal.

Solusi tepat untuk memenuhi biaya kuliah anak

Solusi tepat untuk memenuhi biaya kuliah anak

Tak bisa dipungkiri, besarnya biaya kuliah anak memang mengharuskan orangtua untuk mencari cara agar kebutuhan pendidikan yang dibutuhkan anak tidak terhenti.

Untuk memenuhi seluruh biaya pendidikan anak, tak sedikit orangtua yang nekat menjual aset yang dimiliki seperti rumah hingga kendaraan agar sang anak dapat menimba ilmu di kampus pilihannya.

Tapi kini para orangtua tak perlu khawatir dan pusing lagi memikirkan biaya kuliah anak. Pasalnya, kamu dapat mengajukan pinjaman biaya pendidikan di Pintek melalui program Pintek Students.

[Baca Juga: Solusi Terbaik Menyiasati Biaya Kuliah Anak]

Namun, sebelum itu ketahui dahulu yuk apa itu Pintek dan apakah aman mengajukan pinjaman di Pintek?

Pintek adalah sebuah perusahaan yang bergerak di finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan dengan misi untuk mendukung transformasi pendidikan di Indonesia.

Pintek sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2018. Pintek juga menjadi anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan sudah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam.

Dengan seluruh lisensi yang dimiliki oleh Pintek, sudah pasti seluruh transaksi di Pintek terjamin keamanan dan juga terjaga kerahasiaannya.

Lalu, apa saja jenis pinjaman biaya pendidikan di Pintek?

Pintek memiliki dua jenis pinjaman biaya pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu:

1. Pintek Regular

Program pendanaan yang ditujukan untuk membayar uang pangkal, uang semester, daftar kuliah dan lainnya. Para orangtua bisa mendapatkan pinjaman mulai Rp 200 ribu hingga Rp 300 juta.

Tenor yang ditawarkan juga cukup lama yaitu mulai dari dua bulan hingga 24 bulan dengan waktu pencairan satu sampai tiga hari kerja. Sementara untuk bunga yang ditawarkan yaitu bunga flat dari 0 persen hingga maksimal 2 persen.

Kamu dapat mengetahui estimasi besaran cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan dengan mengunjungi situs Pintek Regular dan mengisi simulasi dana pendidikan yang sudah disediakan.

2. Pintek Pro

Selain Pintek Regular, ada juga program pendanaan biaya pendidikan yang cicilannya bisa dilakukan saat sang anak sudah mulai bekerja yaitu Pintek Pro.

Namun, untuk bisa mengajukan jenis pinjaman yang satu ini, sang anak harus menimba ilmu di lembaga yang memberikan jaminan kerja seperti LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang sudah berbadan hukum dan memenuhi persyaratan untuk menyelenggarakan pelatihan kerja.

Dana pinjaman yang bisa didapatkan mulai dari Rp 3 juta hingga maksimal Rp 300 juta dengan jangka cicilan mencapai 24 bulan.

Bunga yang ditawarkan yaitu bunga efektif dengan maksimal 2,5 persen per bulan selama belajar dan bunga flat sebesar 2 persen saat sudah bekerja. Jadi, selama masa studi, kamu hanya perlu membayar bunganya saja.

Sama halnya dengan Pintek Regular, kamu juga dapat mengetahui estimasi cicilan yang harus dibayarkan per bulan dengan mengunjungi situs Pintek Pro dan mengisi simulasi dana pendidikan, mulai dari memasukkan nama lembaga pendidikan, nominal pinjaman dan jangka waktu pinjaman.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pinjaman Pintek Students, kamu dapat mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi customer service via telepon di nomor 021-50884607.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi menarik seputar Pintek dengan mengunjungi laman Instagram Pintek di @pintek.id dan @pintek.biz.

Artikel Terkait

Back to top button