Jalur mandiri menjadi pilihan para calon mahasiswa yang ingin menuntut ilmu di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tapi gagal masuk lewat jalur SNMPTN maupun SBMPTN.

Jadi setiap universitas negeri membuka jalur penerimaan mahasiswa baru melalui beberapa tahapan yaitu SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri. Meski begitu, tak semua kampus negeri yang membuka jalur mandiri.

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan dari akademik siswa selama studi di SMA. Jadi hanya siswa berprestasi yang bisa mendapat undangan untuk mengikuti SNMPTN.

Sedangkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tujuannya sama dengan SNMPTN namun berbeda dari segi proses seleksinya.

Selain itu, jalur mandiri adalah sistem penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Namun, untuk dapat diterima melanjutkan studi di kampus negeri melalui jalur mandiri tetap menggunakan nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

Baca Juga: Tes UTBK 2021 Saat Puasa? Ini Tipsnya Agar Bisa Menjawab Semua Soal!

Seperti yang dikutip dari situs resmi LTMPT, pelaksanaan tes UTBK akan dibagi menjadi dua gelombang. Yaitu:

  • Gelombang 1 digelar pada 12-18 April 2021
  • Gelombang 2 pada 26-30 April 2021 dan 1-2 Mei 2021

Untuk gelombang 2 juga akan penambahan waktu yaitu 3-4 Mei 2021. Penambahan waktu tersebut untuk Pusat UTBK UI, UNJ dan UPN Veteran Jakarta. Pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN 2021 akan diadakan pada 14 Juni 2021 mendatang.

Nilai UTBK untuk seleksi jalur mandiri

Nilai UTBK untuk seleksi jalur mandiri

Ujian UTBK memang ditujukan untuk masuk penerimaan mahasiswa SBMPTN, akan tetapi sejumlah PTN juga menggunakan UTBK sebagai salah satu syarat pendaftaran Seleksi Mandiri.

Bahkan, sekolah kedinasan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) tahun 2021 akan menggunakan hasil UTBK 2021 yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) guna meminimalkan dampak pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, pastikan kalau kamu dapat mengerjakan seluruh soal ujian UTBK dengan maksimal agar dapat diterima di kampus negeri incaran kamu.

Nah, berikut tujuh Perguruan Tinggi Negeri yang membuka jalur mandiri untuk penerimaan mahasiswa baru dengan menggunakan nilai UTBK. Yaitu:

  1. Universitas Gadjah Mada
  2. Universitas Indonesia
  3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  4. Universitas Jenderal Soedirman
  5. Institut Teknologi Bandung
  6. Universitas Negeri Yogyakarta
  7. Universitas Sebelas Maret

Tips lolos ujian jalur mandiri

Tips lolos ujian jalur mandiri

Jalur mandiri memang menjadi salah satu peluang agar kamu dapat kuliah di universitas negeri impianmu. Untuk itu, Pintek ingin memberikan tips agar dapat lolos ujian jalur mandiri. Berikut di antaranya:

1. Menggali informasi kampus dan jurusan

Sebelum memilih kampus dan jurusan kuliah yang kamu inginkan, tidak ada salahnya jika kamu mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait kampus dan jurusan impianmu.

Kamu juga bisa bertanya dengan senior yang kuliah di kampus tersebut, tanyakan tentang peluang dan grade jurusan, prospek jurusan tersebut serta bagaimana kondisi kampus.

Saran dari senior yang sudah lebih dulu kuliah di jurusan tersebut tentu akan menjadi masukan yang berguna sebelum kamu mengambil keputusan apakah tetap lanjut di jurusan tersebut atau tidak.

2. Pelajari materi ujian SBMPTN

Beberapa kampus negeri memang tidak melaksanakan tes ujian masuk untuk jalur seleksi mandiri tapi berdasarkan nilai UTBK-SBMPTN. Namun, masih ada juga kampus yang tetap mengadakan ujian masuk tes tertulis.

Nah, umumnya materi ujian yang diberikan hampir mirip dengan soal SBMPTN. Oleh karena itu, kamu dapat mempelajari materi ujian SBMPTN yang baru saja kamu jalani.

Bahkan, biasanya yang berbeda hanya grade dan jumlah saingan yang mengambil jurusan yang dipilih. Soal ujian mandiri masuk PTN bisa jadi sama dengan soal SBMPTN.

Baca Juga: Terlengkap! Ini Tahapan Pendaftaran SIMAK UI 2021 dan Biaya Kuliahnya!

3. Mencari jurusan yang peluangnya paling besar

Setiap calon mahasiswa tentu ingin kuliah di kampus dan jurusan yang mereka inginkan. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika kamu menurunkan grade dan peluang jurusan yang dipilih dengan melihat dari jumlah peminat dan kursinya.

Pasalnya, beberapa kampus dan jurusan favorit memang memiliki peluang yang kecil lantaran persaingannya yang sangat ketat.

Dengan melakukan cara tersebut maka akan meningkatkan peluang kamu dapat diterima saat ujian tes jalur mandiri.

Soalnya, jurusan yang kamu pilih juga akan sangat menentukan. Oleh karena itu, kamu dapat memilih jurusan dengan peminat yang sedikit dan kursi mahasiswa yang tersedia cukup banyak. 

Gapai mimpimu bersama Pintek

Gapai mimpimu bersama Pintek

Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri lewat jalur mandiri memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding melalui SNMPTN atau SBMPTN. Akan tetapi, hal tersebut jangan menjadi penghalang kamu dalam menggapai mimpi.

Pastikan kamu mengetahui estimasi berapa biaya kuliah secara lengkap, mulai dari SPP, uang pangkal kuliah, praktikum (jika jurusan yang menggunakan praktikum) dan biaya lainnya.

Dengan begitu, kamu bisa mempersiapkan biaya yang akan kamu keluarkan jika diterima di PTN yang kamu pilih.

Jika ternyata biaya yang harus dikeluarkan cukup besar, tak perlu khawatir karena kamu bisa mengandalkan Pintek untuk mengatasi seluruh masalah biaya pendidikan kamu.

Pintek adalah lembaga resmi di bawah pengawasan OJK yang sudah dipercaya oleh kampus-kampus besar di Indonesia sebagai lembaga pinjaman dana untuk pembangunan kampus.

Selain itu, Pintek juga menawarkan layanan keuangan untuk para siswa yang ingin melanjutkan studi tapi terhalang masalah dana.

Melalui produk Pintek Regular, kamu bisa mendapatkan bantuan dana pendidikan ringan hingga lulus kuliah. Pinjaman dana ini tentunya tidak akan memberatkan kamu karena cicilannya terbilang ringan.

Jika kamu ingin mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi customer service via email customercare@pintek.id maupun melalui telepon atau WhatsApp di nomor 021-50884607.

Bagikan artikel ini apabila bermanfaat