Baru-baru dunia maya Twitter ramai membicarakan mengenai jurusan PGSD. Dalam tweet tersebut, seseorang mengaku sangat bersyukur bahwa ia dapat lulus di jurusan PGSD.

Meski sempat mendapat cibiran terkait jurusan kuliah yang diambil, namun tak sedikit juga yang memberikan semangat bahwa profesi sebagai guru sangatlah mulia karena menjadi seorang pahlawan dalam mencerdaskan generasi bangsa.

PGSD itu sendiri merupakan singkatan dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurusan ini berfokus pada pendidikan keguruan yang mempersiapkan mahasiswanya menjadi Guru untuk Sekolah Dasar (SD).

Mengenal jurusan PGSD

Mengenal jurusan PGSD

Dulu untuk menjadi seorang guru, kamu hanya perlu bersekolah di Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Namun seiring perkembangan zaman, banyak universitas ternama yang membuka jurusan PGSD.

Jadi kini untuk bisa menjadi guru SD minimal harus menempuh pendidikan Sarjana (S1). Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pasalnya, seorang guru SD bertugas untuk membentuk pondasi pendidikan anak usia 6-12 tahun. Itulah mengapa guru SD memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Guru 2021: Cara, Syarat dan Jadwal Lengkap Seleksinya!

Demi mendukung pendidikan Indonesia, banyak kampus yang memiliki fakultas pendidikan sekolah dasar yang terus berkembang dan mengalami peningkatan mutu dalam pembelajaran.

Dikutip dari Fakultas Ilmu Pendidikan PGRI Semarang, untuk dapat menyelesaikan studi di jurusan PGSD mahasiswa harus menyelesaikan 152 SKS dengan 146 SKS mata kuliah wajib dan 10 SKS untuk mata kuliah pilihan.

Selama belajar, mahasiswa jurusan PGSD akan mempelajari beberapa mata kuliah seperti Pendidikan Agama, Ke-PGRI-an, Pendidikan Pancasila, Landasan Kependidikan, Etika Profesi Kependidikan, Kemampuan Berbahasa dan Bersastra Indonesia, hingga Teori Bilangan.

Ada juga, konsep dasar PKn, Konsep Dasar IPS, Konsep Dasar IPA, Statistika Dasar, Filsafat Pendidikan, Pendidikan IPA SD, Pembelajaran Geometri dan Pengukuran SD, Statistika Lanjut, Kewirausahaan, Pendidikan Bahasa Daerah, hingga Studi Eksplorasi.

Universitas dengan jurusan PGSD terbaik

Universitas dengan jurusan PGSD terbaik

Buat kamu yang ingin menjadi guru SD dan menempuh pendidikan jurusan PGSD, berikut adalah rekomendasi universitas yang bisa jadi pilihan. Yaitu:

1. Universitas Negeri Semarang (UNES)

Universitas Negeri Semarang bisa menjadi pilihan kampus buat kamu yang ingin melanjutkan studi di jurusan PGSD.

Pasalnya UNES masuk ke dalam salah satu universitas jurusan PGSD terbaik karena salah satu mahasiswa jurusan PGSD pernah meraih juara 1 dalam debat PELTAC di Malaysia.

PELTAC (Professional, Engineering, Leadership, Teamwork and Awareness Camp (PELTAC) merupakan  ajang Internasional tahunan yang digelar oleh Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Pada kompetisi itu peserta akan dinilai berdasarkan kemampuannya dalam mengembangkan soft skill yang dimiliki mulai dari pelatihan (bidang entrepreneurship, dan leadership), diskusi, seminar, team building, extreme sport, dan kompetisi.

2. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

UNJ (Universitas Negeri Jakarta) merupakan salah satu PTN favorit di Jakarta yang juga memiliki jurusan PGSD untuk program Sarjana (S1).

Soal kualitas pendidikan, tak perlu diragukan lagi karena jurusan PGSD UNJ pernah memenangkan medali emas dalam kompetisi Media Pembelajaran ITEX 2014 lalu.

Jika kamu memilih untuk kuliah di UNJ jurusan PGSD, kamu akan mempelajari sejumlah mata kuliah mulai dari IPA, IPS PPKn, hingga Matematika, Bahasa Indonesia, Penjas-orkes dan manajemen pendidikan.

Baca Juga: Daftar 11 PTN Terbaik dan Terfavorit Serta Strategi Ampuh Agar Lolos Ujian!

3. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Setelah Manajemen, PGSD di Universitas Negeri Surabaya menjadi jurusan favorit kedua yang diminati oleh banyak calon mahasiswa.

Kualitas pendidikan jurusan PGSD di Unesa juga tidak diragukan lagi. Tak heran jika setiap tahunnya ada ribuan calon mahasiswa yang memilih jurusan PGSD di Universitas Negeri Surabaya.

Selama kuliah kamu akan mempelajari berbagai mata kuliah wajib yang berhubungan dengan materi pelajaran SD yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan IPS, hingga PPKn, Olahraga dan Kesenian.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga akan diajarkan mengenai metode membuat perangkat pembelajaran yang efektif untuk murid-muridnya kelak.

Prospek kerja jurusan PGSD

Prospek kerja jurusan PGSD

Mengutip dari laman resmi Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan bahwa lulusan PGSD memiliki banyak keahlian di dunia kerja. Yaitu:

  • Tenaga Pendidik di SD yang mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengembangkan pendidikan berdasar keilmuan, berkarakter, inovatif, dan memiliki wawasan luas yang dapat meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
  • Peneliti Pemula yang mampu memecahkan permasalahan pembelajaran, serta mampu menghasilkan inovasi pembelajaran yang teruji untuk peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar.
  • Praktisi Pendidikan di SD yang berperan sebagai pembimbing, pengelola pendidikan, pembina ekstra kurikuler, pengembang media dan sumber belajar serta pendidik di jalur non formal setara sekolah dasar.

Lulusan PGSD akan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Dengan gelar tersebut, kamu berpotensi untuk bekerja di berbagai sektor seperti:

1. Guru

Sesuai dengan jurusannya, sarjana PGSD memiliki peluang besar untuk menjadi seorang pengajar di Sekolah Dasar (SD) seperti di sekolah negeri, sekolah swasta maupun menjadi guru honorer.

Tak perlu sedih jika kamu menjadi guru honorer karena walaupun penghasilannya tidak seberapa, namun kamu bisa mengasah kemampuan di bidang mengajar.

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan penghasilan sebagai guru bimbingan belajar atau kursus. Kamu bisa mendaftar di lembaga bimbel atau kursus yang kini sudah banyak tersedia.

2. CPNS

Prospek kerja yang sangat menjanjikan untuk lulusan PGSD yaitu bisa menjadi guru CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Setelah berhasil lulus tes CPNS, kamu biasanya akan ditugaskan menjadi pengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di berbagai daerah di Indonesia.

Selain terjamin kesejahteraannya, gaji guru PNS juga terbilang besar yaitu hingga Rp 5,9 untuk guru yang berada di golongan IV.

Bukan cuma itu, guru PNS juga mendapat sejumlah tunjangan yang nominalnya bahkan lebih besar dibandingkan gaji pokok.

Besaran tunjangan guru PNS DKI Jakarta diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 409 Tahun 2017 tentang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang terakhir diubah oleh Gubernur Anies Baswedan (TKD DKI Jakarta).

Baca Juga: Gaji Guru PNS 2021 dan Tunjangan Berdasarkan Golongannya!

Tak bisa ditampik masalah kesejahteraan guru hingga kini terus menjadi polemik di Indonesia. Pasalnya, banyak yang mengatakan kalau penghasilan seorang guru tak sebanding dengan tugas yang mereka emban sebagai pahlawan di dunia pendidikan.

Salah satu caranya yaitu dengan memfasilitasi para guru mendapatkan sertifikasi profesi yang nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Akan tetapi, untuk mewujudkannya tentu tak mudah karena biaya yang harus dipersiapkan tidaklah murah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihak sekolah dapat mengajukan pendanaan di Pintek.

Sebagai perusahaan fintech yang sudah berizin dan diawasi OJK, Pintek berkomitmen untuk mendukung transformasi pendidikan di Indonesia melalui layanan keuangan. Salah satu produk yang ditawarkan Pintek untuk sekolah yaitu Working Capital.

Melalui produk tersebut, institusi pendidikan dapat mempergunakannya untuk meningkatkan fasilitas sekolah seperti merenovasi gedung, mengembangkan perpustakaan hingga meningkatkan kesejahteraan guru.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu bisa mengunjungi situs resmi Pintek atau melakukan diskusii dengan tim Pintek melalui DiskusiPintek. Kamu juga dapat menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.

Kunjungi juga Instagram @pintek.id dan @pintek.biz untuk mendapatkan informasi menarik lainnya dari Pintek.