Mengenali potensi diri sendiri

Kerja part time menjadi pilihan para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Pasalnya, tak bisa dipungkiri kalau biaya hidup di luar negeri terbilang cukup besar.

Seperti diketahui kalau biaya kuliah di luar negeri sangat jauh berbeda dengan di Indonesia. Bahkan untuk uang satu semesternya saja bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Contohnya saja, biaya kuliah di salah satu kampus terbaik di Seoul, Korea Selatan sekitar KRW 4 juta atau setara dengan Rp 50,8 juta untuk biaya SPP per satu semester. 

Jika dibagi per bulan, maka setiap bulannya kamu harus menyiapkan uang sekitar Rp 8,5 juta. Biaya tersebut belum termasuk dengan untuk uang jajan, sewa tempat tinggal, ongkos ke kampus, membeli buku dan lain sebagainya. 

Itulah mengapa, banyak mahasiswa Indonesia yang mengisi waktu kosongnya dengan melakukan kerja part time untuk tambahan uang jajan lantaran tidak ingin menambah beban orangtua.

Selain itu, upah part time di luar negeri terbilang sangat besar seperti di Korea Selatan yang memberikan bayaran per jam sebesar KRW 7,530 atau sekitar Rp 96 ribu. Bahkan, kabarnya di tahun 2022, upah untuk pekerja part time mencapai KRW 10,000 atau Rp 127 ribu per jamnya.

Jika dalam satu hari kamu kerja part time selama 5 jam selama 30 hari, maka dalam satu bulan kamu bisa mengantongi penghasilan sekitar Rp 96 ribu x 30 hari yaitu Rp 2,88 juta. Lumayan banget kan untuk tambahan uang jajan.

Baca Juga: Solusi Tepat Kuliah Sambil Kerja di Korea, Apa Itu LKP dan Berapa Biayanya?

Pilihan kerja part time di luar negeri

kerja part time di luar negeri

Buat kamu yang sedang mencari kerja part time selama studi di luar negeri. Berikut lima rekomendasinya yang bisa jadi pilihan.

1. Bekerja di restoran

kerja part time - barista

Bekerja di restoran menjadi salah satu pilihan part time di luar negeri. Pasalnya banyak sekali restoran di luar negeri yang menawarkan lowongan part time, mulai dari restoran mewah hingga restoran cepat saji. Kamu bisa menjadi pelayan atau waiter, kasir hingga di bagian dapur.

Hanya saja, untuk dapat bekerja di restoran pastikan kalau mental yang kamu miliki kuat. Selain itu, kamu juga harus melakukan penyesuaian mulai dari kedisiplinan dan juga selalu menjaga kebersihan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menjajal kerja part time sebagai barista. Kamu dapat mulai belajar meracik kopi yang lezat dan menyajikannya dengan menarik. Dengan begitu, pemilik kafe akan tertarik untuk mempekerjakan kamu sebagai karyawan part time.

Untuk menghemat biaya, kamu bisa memilih restoran atau kafe yang lokasinya tidak jauh dari kampus atau tempat tinggal kamu. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi.

2. Desain grafis

kerja part time - desain grafis

Desain grafis bisa dibilang menjadi pekerjaan part time yang paling laris manis karena banyak perusahaan yang membutuhkan jasa seorang desain grafis untuk bisnisnya. Biasanya pemilik bisnis mencari desainer untuk membuat logo, template, banner dan lain-lain. 

Akan tetapi, jenis pekerjaan paruh waktu yang satu ini memang hanya dapat dilakoni oleh mahasiswa jurusan desain atau yang memiliki kemampuan illustrator atau desain.

Kamu dapat mencari pekerjaan tersebut di platform freelance atau memasarkan hasil desain kamu di media sosial. Tak lupa juga untuk mengemasnya ke dalam sebuah portfolio yang menarik.

Baca Juga: Hingga Rp 100 Juta Per Bulan, ini 7 Jurusan Kuliah dengan Gaji Besar!

3. Penulis

kerja part time - penulis

Kerja part time selanjutnya yang bisa pilih yaitu menjadi penulis, baik untuk website perusahaan maupun blog pribadi. Untuk bisa bekerja di sektor ini, kamu harus memiliki kemampuan merangkai kata dan update informasi terbaru agar tidak ketinggalan berita.

Kamu bisa menawarkan harga per artikel atau paket yang dapat kamu sesuaikan dengan jadwal kosongmu. Bahkan enaknya lagi nih, kamu dapat mengerjakan di manapun asal ada jaringan internet.

Selain bayarannya lumayan, waktunya juga sangat fleksibel. Tak heran, kalau banyak mahasiswa Indonesia yang menjadi penulis paruh waktu selama kuliah.

4. Fotografer

kerja part time - fotografer

Kini sudah banyak sekali orang dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, selebriti hingga pelaku UKM yang membuka lowongan untuk posisi fotografer. Pasalnya di zaman yang serba digital, orang yang menggunakan sosial media untuk berbagai tujuan, salah satunya promosi.

Oleh karena itu, kerja paruh waktu sebagai fotografer banyak dicari termasuk di luar negeri. Kamu bisa menjadi fotografer untuk foto produk toko online, foto makanan di cafe, foto wisuda dan lainnya.

Pekerjaan yang satu ini bisa kamu lakukan di sela-sela kesibukan kuliah atau saat hari libur. Kamu dapat mengunggah hasil foto kamu ke media sosial atau membuat website agar lebih mudah ditemukan oleh orang lain.

5. Menjadi penjaga toko

kerja part time - penjaga toko

Menjadi penjaga toko juga bisa kamu pilih untuk mendapatkan penghasilan tambahan saat studi di luar negeri. Kamu dapat mencari toko yang dekat dengan kampus atau tempat tinggal untuk menghemat biaya.

Gak cuma itu, kamu juga bisa memilih toko yang juga bisa memberikan kamu keuntungan. Misalnya, menjaga toko buku atau warnet. Selain mendapatkan uang, kamu juga bisa membaca buku dan akses internet gratis.

Biar bisa awet bekerja sebagai penjaga toko, kunci yaitu harus jujur dan juga bertanggung jawab. Jangan sampai kamu melakukan kecurangan yang akan merugikan diri kamu sendiri.

Nah, itu dia pilihan kerja part time di luar negeri yang bisa kamu pilih untuk mengisi waktu kosong sekaligus menambah uang jajan. Upah yang kamu dapatkan akan dihitung per jam. Jadi, semakin banyak jam kerja maka semakin besar uang yang didapatkan.

Biaya kuliah memang selalu menjadi polemik yang dialami oleh banyak orang. Biaya pendidikan yang semakin meningkat ditambah dengan metode pembelajaran yang mulai beralih ke digital memang membuat banyak orangtua terasa tercekik.

Baca Juga: Ini Rincian Biaya Kuliah dan Cara Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anak!

Kondisi tersebut diperburuk dengan pembayaran yang harus dikeluarkan dalam waktu yang bersamaan. Hal itulah yang membuat banyak anak yang harus merelakan impiannya kuliah di kampus pilihannya karena terbentur masalah biaya.

Pintek Students

Oleh karena itu, Pintek hadir untuk memberikan solusi keuangan kepada para siswa agar dapat kuliah tanpa hambatan yaitu dengan mengajukan pendanaan di Pintek Students. Pintek Students terbagi menjadi dua yakni Pintek Regular dan juga Pintek Pro.

Pintek Regular adalah pendanaan yang didapat digunakan untuk membayar uang pangkal, uang semester, kursus, bimbel, pelatihan dan sebagainya. Sedangkan Pintek Pro adalah pendanaan untuk biaya pelatihan atau belajar lainnya dengan jaminan kerja, seperti LPK.

Tidak perlu takut mahal. Pintek menyediakan pinjaman dengan biaya murah, pilihan tenor panjang, dan juga mudah dalam pengajuan. Langsung masuk ke website Pintek, dan ajukan pinjamanmu sekarang juga.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program Pintek Students, kamu dapat mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi customer service via telepon di nomor 021-50884607 atau melalui email di customercare@pintek.id.