LPSE Adalah

Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE adalah sistem elektronik pengadaan barang jasa Pemerintah yang dikembangkan oleh LKPP.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) adalah lembaga non kementerian yang memiliki fungsi untuk menyusun kebijakan dan regulasi terkait pengadaan barang jasa Pemerintah.

Jadi, LPSE adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang berada di bawah naungan presiden yang bertugas dalam melaksanakan pengadaan barang jasa pemerintah.

Secara sederhana, LPSE merupakan layanan pengelolaan teknologi informasi yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaksanaan pengadaan barang jasa pemerintah secara elektronik.

Tujuan terbentuknya LPSE yaitu untuk meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat serta memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan barang dan jasa.

Dalam pelaksanaan PBJ di LPSE akan melibatkan UKPBJ atau pejabat pengadaan yang bertugas untuk melayani registrasi penyedia barang jasa yang berdomisili di wilayah kerja LPSE sekitar.

LPSE sendiri diatur berdasarkan Pasal 73 Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang ketentuan teknis operasionalnya diatur oleh Peraturan Lembaga LKPP Nomor 14 Tahun 2018 tentang Layanan pengadaan Secara Elektronik.

Baca Juga: LPSE Pendidikan : Definisi, Fungsi dan Cara Mendaftarnya Lengkap!

Tugas dan fungsi LPSE

Tugas dan fungsi LPSE

Pada proses pengadaan barang jasa, LPSE hanya bertindak sebagai fasilitator yang tidak ikut dalam proses pengadaan dan sepenuhnya akan dilakukan oleh panitia pengadaan atau Unit Layanan Pengadaan/ULP.

Nah, berikut adalah sejumlah tugas dan fungsi LPSE, seperti yang dilansir dari situs resmi lkpp.go.id, yaitu:

Tugas LPSE

  • Meningkatkan akses informasi kepada masyarakat.
  • Meningkatkan peran serta media massa dan masyarakat dalam pembangunan.
  • Mengembangkan media teknologi informasi dalam rangka menunjang pertumbuhan ekonomi dan pelestarian Budaya.
  • Meningkatkan pemberdayaan teknologi informasi, pos dan telekomunikasi dalam rangka pelayanan publik.
  • Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi guna menciptakan efisiensi dan efektivitas kerja.
  • Peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Fungsi LPSE

  • Mengelola sistem e-Procurement.
  • Menyediakan pelatihan kepada PPK atau Panitia dan Penyedia barang/jasa.
  • Menyediakan sarana akses internet bagi PPK atau Panitia dan Penyedia barang/jasa.
  • Melakukan pendaftaran dan verifikasi terhadap PPK atau Panitia dan Penyedia barang atau jasa. Melakukan pendaftaran dan verifikasi terhadap PPK atau Panitia dan Penyedia barang atau jasa.

Cara daftar di LPSE untuk vendor

Cara daftar di LPSE untuk vendor

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau LPSE hanya berperan sebagai fasilitator dan tidak ikut dalam proses pengadaan barang jasa. Oleh karena itu, penyedia atau vendor yang mendaftar di LPSE, akan dialihkan ke LKPP.

Melansir dari laman e-katalog.lkpp.go.id, berikut adalah tahapan lengkap proses pendaftaran untuk para pelaku usaha:

  • Penyedia dapat mengakses e-catalogue produk barang/jasa Pemerintah melalui alamat e-katalog.lkpp.go.id.
  • Klik “Login” yang terdapat pada bagian kanan atas aplikasi.
  • Masukkan username dan password yang sudah terdaftar di LPSE.
  • Pilih kategori penyedia seperti Penyedia dan Distributor, Penyedia Saja, Distributor Saja. Perlu diketahui kalau pilihan tersebut bersifat permanen.
  • Klik tombol “Submit” dan aplikasi akan logout secara otomatis. Pihak penyedia dapat melakukan login kembali.
  • Setelah berhasil login akan tampil halaman “Syarat dan Ketentuan” penggunaan aplikasi.
  • Pada menu “Katalog” terdapat pilihan komoditas katalog. Klik salah satu komoditas yang sesuai dengan usaha kamu.
  • Pada menu “Komoditas” terdapat pilihan Penyedia, Produk dan Paket. Pilih Penyedia dan akan tampil menu “Edit Penyedia” dan “Daftar Distributor”.
  • Pada halaman “Edit Penyedia”, kamu dapat merubah data dan menambah data representatif.
  • Pada halaman “Daftar Distributor”, penyedia dapat melihat data distributor yang sudah terdaftar. Klik tombol “Tambah Distributor” untuk menambah data distributor.
  • Masukkan data distributor dan pilih “User” (distributor harus sudah memiliki username yang terdaftar di LPSE.
  • Setelah memilih “User” akan tampil pop up window “Daftar User”.
  • Pada menu “Produk”, terdapat menu “Daftar Produk” dan “Tambah Produk”.
  • Setelah produk berhasil disimpan, maka produk tersebut akan tampil di “Daftar Produk”.
  • Untuk mengelola harga, pilih “Harga” pada kolom “Form Input” dan akan masuk ke halaman “Form Import Harga Produk” atau “Input Harga Produk”.
  • Saat memasukkan harga produk, penyedia harus mengunduh template harga yang sudah disediakan, kemudian diisi dan diunggah kembali ke dalam sistem, pastikan semua kolom terisi dengan benar.
  • Selanjutnya adalah meminta persetujuan Admin agar produk bisa tayang di katalog.
  • Apabila produk sudah disetujui untuk tayang oleh Admin, maka status menjadi Disetujui yang dapat dilihat pada kolom “Persetujuan Tayang”.

Menjadi penyedia di LPSE merupakan peluang besar bagi para pelaku usaha untuk dapat mengembangkan skala bisnisnya dan meraup banyak pundi-pundi rupiah.

Baca Juga: Cerita Inspiratif UKM Pendidikan Sukses Raup Omzet Hingga Rp 8 Miliar!

Pasalnya proyek di Pemerintahan memang dikenal dengan nominal yang fantastis. Contohnya, seperti yang dikutip dari situs lpse.kemdikbud.go.id, Pemerintah mengadakan proyek senilai Rp 4,48 miliar untuk Pembangunan Gedung Perkuliahan Multi Fungsi FKIP Undana.

Oleh karena itu, pastikan bahwa kamu memiliki dan yang memadai untuk bisa menjalankan proyek tersebut dengan maksimal. Pasalnya dalam prosesnya, pihak penyedia harus menyediakan seluruh barangnya terlebih dahulu, setelah pembeli melakukan pengecekan, baru akan terjadi transaksi pembayaran.

Sayangnya, tak sedikit penjual yang justru tidak memiliki dana sehingga proyek terpaksa harus dilepas. Hal tersebut tentu saja akan sangat mempengaruhi perkembangan bisnis kamu.

Melihat kondisi tersebut, Pintek sebagai perusahaan finansial teknologi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK menawarkan solusi pendanaan untuk para UKM agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan lancar.

Melalui produk Pendanaan PO/Invoice, para pelaku usaha di bidang pendidikan berkesempatan mendapat pembiayaan hingga miliaran rupiah dengan hanya menjaminkan invoice atau tagihan yang sedang berjalan dari customer.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu dapat mengunjungi situs resmi Pintek atau melakukan berdiskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek maupun menghubungi Pintek di nomor telepon 021-50884607.