cara membangun bisnis

Berbisnis memang menjadi salah satu alternatif yang dapat kamu lakukan untuk meraup banyak pundi-pundi kekayaan. Akan tetapi, kamu perlu mengetahui cara membangun bisnis yang tepat agar usaha yang kamu jalankan dapat berjalan maksimal.

Nah, salah satu kunci kesuksesan bisnis yaitu dengan memilih sektor bisnis yang diminati atau dibutuhkan oleh banyak orang. Dengan begitu, usaha kamu akan selalu ada permintaan dari masyarakat.

Pasalnya, bisnis erat kaitannya dengan uang. Jika kamu salah langkah bisa-bisa uang kamu akan ludes dalam sekejap karena bisnis yang kamu jalankan kurang diminati. Begitu juga sebaliknya, kamu bisa menghasilkan banyak uang apabila mengambil langkah yang tepat.

Oleh karena itu, pentingnya kamu mengetahui cara membangun bisnis agar keuntungan yang kamu dapatkan dapat berlipat ganda.

Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Membuat konsep yang Jelas

Tahap pertama yang harus kamu lakukan saat ingin berbisnis yaitu dengan membuat konsep yang jelas. Meskipun bisnis yang kamu jalankan masih kecil-kecilan tapi tetap harus membuat konsep bisnis atau business plan.

Dengan begitu, usaha yang kamu jalankan akan lebih terarah dan hasil yang didapatkan juga tentu saja akan lebih memuaskan.

Dalam membuat konsep bisnis, pentingnya kamu melakukan analisa SWOT bisnis hingga perencanaan keuangan. Hal tersebut juga bertujuan agar bisnismu dapat terus berkembang dan menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah.

2. Fokus dan konsisten

Setelah membuat business plan, kamu juga harus fokus dan konsisten dalam menjalankan bisnis. Jangan terus berubah haluan dalam beberapa waktu. Jika seperti itu, pelanggan kamu akan bingung arah bisnismu.

Soalnya, bisnis itu memang butuh fokus pada satu produk yang akan membuat kamu dikenal dengan produk tersebut. Contohnya saja, Mark Zuckerberg yang dikenal sebagai bos Facebook.

Setidaknya kamu butuh bertahan selama minimal 5 tahun merasakan suka-duka pada fase permulaan bisnis. Perlu kesabaran jika mungkin mengalami rugi, dikhianati, penjualan anjlok, karyawan tidak setia dan sebagainya.

Jika penjualan dirasa sudah stabil, kamu dapat mengembangkan bisnismu dengan menjual berbagai produk tapi masih dalam satu konsep yang sama.

Misalnya, sejak awal kamu menjual berbagai jenis buku, selanjutnya kamu dapat juga menjual alat tulis hingga seragam sekolah.

3. Bisnis Online

Seiring dengan zaman yang semakin canggih, kini banyak orang yang mulai beralih melakukan transaksi jual beli melalui online, termasuk dalam urusan belanja.

Tak heran kalau bisnis online terus berkembang seiring dengan pengguna internet yang terus meningkat. Baik bisnis produk maupun jasa bisa dijalankan secara online dan akan menjadi ruang pasar yang potensial bagi bisnis kamu.

Salah satu hal yang menarik dari bisnis online yaitu kamu dapat menjalankan usaha tanpa harus keluar modal besar. Kamu bisa memanfaatkan marketplace untuk membuka toko dan menggunakan sosial media untuk melakukan promosi.

Akan tetapi, jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, tentu kamu memerlukan uang yang cukup agar dapat mengembangkan skala bisnismu. Soalnya, tak bisa dipungkiri kalau kamu tetap harus mengeluarkan uang untuk biaya operasional hingga stok barang.

Tak perlu khawatir, karena kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha di perusahaan finansial teknologi yang terpercaya yaitu Pintek.

Apa itu Pintek?

Pintek adalah perusahaan yang bergerak di bidang finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan kepada pelaku usaha di bidang pendidikan agar dapat menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan lebih maksimal.

Kamu juga tak perlu khawatir mengajukan pinjaman karena Pintek sudah mendapat dan diawasi oleh OJK sejak tahun 2018 dan terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Bukan hanya itu saja, Pintek juga sudah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam. Dengan begitu, segala bentuk transaksi di Pintek akan terjamin keamanannya.

Pintek memiliki dua jenis pinjaman untuk modal usaha yaitu working capital loan dan invoice financing. Berikut penjelasan lebih detailnya.

1. Working capital loan

Working capital loan atau pinjaman modal kerja yaitu pinjaman yang dapat digunakan untuk mengembangkan pendidikan seperti membangun sekolah hingga membeli peralatan untuk kebutuhan belajar mengajar.

Working capital loan menawarkan pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan. Pintek menawarkan bunga flat per bulan yaitu mulai dari 0,9 persen hingga 2 persen yang ditentukan berdasarkan credit score yang kamu miliki.

2. Invoice financing

Penjual yang kesulitan memenuhi pesanan dari pembeli dapat mengajukan pinjaman invoice financing di Pintek. Soalnya, jenis pinjaman yang satu ini dapat diajukan dengan menjaminkan tagihan yang sudah berjalan.

Kamu bisa mendapat pinjaman maksimal 80 persen dari nilai invoice atau mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor pinjaman mencapai enam bulan.

Untuk bunganya sendiri, invoice financing di Pintek menawarkan bunga efektif mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen tergantung dari credit scoring. Namun, keunggulan dari bunga efektif yaitu cicilan akan semakin kecil tergantung dari pokok utang yang tersisa.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pinjaman working capital loan dan invoice financing di Pintek, kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau hubungi Pintek melalui email di customercare@pintek.id atau nomor telepon di 021-50884607.

Bagikan artikel ini apabila bermanfaat