Pendaftaran STAN

Pendaftaran STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) telah dibuka pada 9 April 2021 lalu bersamaan dengan sejumlah sekolah kedinasan lainnya.

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Keuangan Negara STAN (SPMB PKN STAN) bisa dibilang menjadi salah satu sekolah kedinasan favorit yang banyak dinantikan oleh calon mahasiswa.

Terbukti dengan besarnya antusias calon mahasiswa yang mendaftar di STAN dari tahun ke tahun.

Untuk pendaftaran STAN 2021 akan dilaksanakan mulai dari 9 April hingga 30 April 2021. Pendaftaran dapat dilakukan melalui sistem seleksi sekolah kedinasan yang dapat diakses di sscasn.bkn.go.id.

STAN adalah perguruan tinggi yang didirikan pada tahun 1952 dan berada di bawah naungan Kementerian Keuangan.

Para lulusan STAN memiliki peluang besar untuk dapat bekerja di Kemenkeu, Badan Ekonomi Kreatif, Badan Pemeriksa Keuangan dan lainnya.

Baca Juga: Otomatis Jadi CPNS, ini Rekomendasi Sekolah Kedinasan di Indonesia!

Program studi di STAN

Program studi di STAN
Source image: Instagram @pknstan

Melansir dari situs resmi STAN, untuk pendaftaran di tahun 2021 STAN akan membuka tiga program studi yaitu Program Diploma IV Akuntansi Sektor Publik, Program Diploma IV Manajemen Keuangan Negara, dan Program Diploma IV Manajemen Aset Publik.

Selain itu, lulusan Prodi D4 juga otomatis akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan berkesempatan untuk bekerja di lembaga pemerintahan.

Tak hanya jadi CPNS, lulusan sekolah kedinasan salah satunya yaitu PKN STAN juga tidak akan dipungut biaya kuliah. Soalnya seluruh biaya pendidikan akan dibebankan pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Prosedur pendaftaran STAN 2021

Prosedur pendaftaran STAN 2021
Source image: Instagram @pknstan

Untuk bisa mendaftar sebagai peserta didik di STAN, ada beberapa prosedur atau langkah-langkah yang harus kamu lakukan. Yaitu:

  • Pelamar dapat mengunjungi laman SSCASN di alamat https://sscasn.bkn.go.id;
  • Membuat akun SSCN Sekolah kedinasan 2021;
  • Mencetak Kartu Informasi Akun;
  • Login ke SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;
  • Upload swafoto, memilih Sekolah Kedinasan, melengkapi Nilai, upload berkas, melengkapi biodata;
  • Cek resume pendaftaran dan mencetak kartu pendaftarannya;
  • Melanjutkan proses pendaftaran dengan melakukan pembayaran (biaya pendaftaran STAN 2021) dan pemilihan prioritas spesialisasi di portal https://www.spmb.pknstan.ac.id/;
  • Verifikator Instansi melakukan verifikasi data atau berkas pelamar yang telah masuk;
  • Cek status kelulusan verifikasi administrasi dengan login ke SSCN;
  • Pelamar yang dinyatakan lulus verifikasi akan mendapatkan kode billing sebagai kode untuk pembayaran tes seleksi. Untuk mengetahui tata cara pembayaran, kamu dapat mengunjungi situs instansi atau sekolah kedinasan yang dipilih;
  • Mencetak Kartu Ujian di SSCN setelah pembayaran diterima dan dikonfirmasi oleh sistem;
  • Mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan instansi.

Jika kamu sudah mengikuti proses seleksi, kamu bisa mengetahui informasi terkait status kelulusan pelamar yang akan diumumkan oleh Panitia Seleksi Sekolah Kedinasan.

Penerimaan STAN menggunakan nilai UTBK

Penerimaan STAN menggunakan nilai UTBK
Source image: Instagram @pknstan

Dalam keterangan yang disampaikan Kemenkeu di laman resminya, untuk SPMB PKN STAN 2021 akan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang akan diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Oleh karena itu, apabila kamu berminat ingin menjadi peserta didik di STAN, maka kamu akan diminta untuk mengikuti tes UTBK 2021yang sudah dimulai pada 12 April hingga 4 Mei 2021.

Kamu juga tidak perlu memasukkan nilai UTBK saat melakukan pendaftaran, kamu hanya perlu mengisi nomor UTBK dan pihak panitia yang akan menarik data langsung dari LTMPT.

Selain itu, jika kamu sudah mengikuti tes UTBK di tahun lalu, maka kamu diharuskan untuk mengikuti UTBK kembali di tahun 2021.

Terkait nilai UTBK, untuk bisa lolos seleksi peserta harus memiliki nilai minimal Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK sebesar 600 untuk peserta program reguler atau 400 untuk peserta program afirmasi.

“Nilai UTBK yang akan dipakai adalah dari materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) untuk semua kelompok ujian yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), ataupun Campuran (Saintek dan Soshum),” tulis Kemenkeu di laman resminya.

Dengan begitu, salah satu syarat administratif pada pendaftaran PKN STAN tahun 2021 telah diputuskan akan menggunakan nilai UTBK.

Baca Juga: Materi Ujian UTBK SBMPTN 2021 dan Surat Penting yang Wajib Dibawa Peserta!

Syarat pendaftaran STAN 2021

Syarat pendaftaran STAN 2021
Source image: Instagram @pknstan

Selain itu, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta. Yakni:

  1. Persyaratan lulusan
  • Program Reguler: lulusan (tahun 2020 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2021) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat;
  • Program Afirmasi: calon lulusan tahun 2021 semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  1. Persyaratan nilai
  • Lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00;
  • Calon lulusan tahun 2021, memiliki rata-rata nilai rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 (lima) semester tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai;
  • Ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  1. Usia maksimal 21 tahun;
  2. Telah terdaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tahun 2021;
  3. Memiliki nilai minimal Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK sebesar 600 untuk peserta program reguler atau 400 untuk peserta program afirmasi;
  4. Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari ketergantungan napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya);
  5. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat;
  6. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan);
  7. Belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan;
  8. Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya;
  9. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:
  • Telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur;
  • Memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur; dan
  • Mendapat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 (dua) usulan terbaik.

Jaminan masa depan yang menjanjikan menjadi salah satu alasan para calon mahasiswa mendaftar di STAN. Agar tak kalah saing, kamu harus mempersiapkan semuanya dengan matang salah satunya yaitu dengan mengikuti bimbingan belajar.

Tak perlu pusing mikirin dana karena sudah ada Pintek yang akan mengatasi seluruh masalah biaya pendidikan kamu.

Nantinya, Pintek akan membayarkan biaya kursus kamu langsung ke lembaga yang kamu pilih, selanjutnya kamu bisa membayar kembali ke Pintek dengan cara dicicil.

Dengan begitu, biaya kursus akan lebih ringan karena dapat dicicil hingga 24 bulan melalui produk Pintek Regular.

Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut, kamu bisa mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi tim Pintek melalui telepon dan WhatsApp di nomor 021-50884607.