koperasi sekolah

Koperasi sekolah merupakan koperasi yang dikelola oleh peserta didik di sekolah sesuai dengan jenjang sekolahnya. Pendirian koperasi ini dimaksudkan untuk melatih ekonomi gotong royong di kalangan siswa, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta membiasakan siswa bisa menyisihkan keuangan melalui budaya menabung.

Pengelolaan koperasi yang benar akan berimbas pada manfaat nilai ekonomi yang didapat. Jadi bukan hanya sekedar melatih siswa berorganisasi, tetapi juga membantu tambahan pemasukan dana yang menguntungkan baik bagi anggota koperasi maupun sekolah yang mengelola koperasi tersebut. Bagaimana tips mengelola koperasi sekolah yang benar agar menjadi sarana pemasukan dana yang efektif?

1. Koperasi Sekolah Sebagai Alternatif Pinjaman bagi Siswa

Pengurus koperasi sekolah sebaiknya dipilih dari siswa-siswa yang memiliki kinerja baik, bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Menunjuk orang yang tepat adalah langkah awal keberhasilan pengelolaan koperasi sekolah. Perlu dilakukan pemilihan yang didasarkan pada penilaian yang objektif terhadap kinerja siswa.

Letakkan seseorang sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya sehingga koperasi bisa lebih bergerak dalam hal program, pengelolaan dana dan sebagainya. Ada ratusan hingga ribuan siswa yang mungkin ada di sebuah sekolah, pilihlah yang paling berkompeten untuk mengelolanya.

Cara ini akan membantu keuangan koperasi bisa lebih sehat sehingga siswa sebagai anggota dapat merasakan manfaat dana pinjaman jika sewaktu-waktu membutuhkan untuk keperluan sekolah.

2. Simpan Pinjam yang Lancar Meningkatkan Jumlah Kas Tahunan

Sistem koperasi adalah sistem perputaran simpan pinjam yang pengelolaannya harus jelas dan diketahui semua anggota. Awal kegagalan sebuah koperasi ketika sirkulasi keuangannya mulai tak jelas, tidak transparan dan tidak tercatat dengan baik. Lalu bagaimana akan ada kas pemasukan yang bisa diandalkan oleh anggota?

Setelah menunjuk siswa yang paling berkompeten di masalah keuangan, maka buatlah sistem yang mengatur transparansi pencatatan keuangan koperasi dengan baik sehingga publik bisa melakukan kontrol yang jelas bagaimana kondisi keuangan koperasi terbaru.

Masalah yang paling umum terjadi pada pengelolaan koperasi adalah tersendatnya sirkulasi uang keluar masuk. Tunggakan pinjaman serta iuran yang tak lancar menyebabkan kas akhirnya kosong dan bermasalah. Jika tidak ada sistem yang baik dari awal, maka biasanya kegiatan koperasi akan mandek di jalan karena persoalan modal yang terhenti.

Modal koperasi sekolah yang biasanya diambil dari iuran anggota ini juga dipastikan harus dikelola dengan amanah oleh pengurus, tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan anggota sehingga anggota percaya dan iuran terus berjalan lancar.

Pengelolaan yang lancar dan terbebas dari masalah di atas akan terasa manfaatnya pada jumlah kas tahunan yang dimiliki, kemudahan peminjaman yang dilakukan anggota dan sebagainya.

3. Imbas Positif Nonfinansial bagi Sekolah

Pihak guru yang ada di sekolah biasanya akan terlibat sebagai penasihat pengelolaan koperasi sekolah. Pada tahap awal tentu saja banyak anggota maupun pengurus yang belum paham dengan hak dan kewajibannya, pengurus yang mungkin belum tahu bagaimana bekerja yang baik dalam mengelola koperasi. Maka disinilah peran guru sebagai pembina sangat penting.

Penasihat koperasi sekolah diharapkan mampu memberi bimbingan secara praktis kepada pengurus agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pengurus koperasi. Bagaimana mengelola keuangan simpan pinjam agar tidak terjadi kerugian, menerapkan sistem yang membuat pengurus bisa menjalankan kinerjanya dengan baik.

Keberhasilan pembina di sini akan sangat menentukan kinerja pengurus koperasi. Pemahaman dan pengalaman guru akan sangat memberikan efek dan pengaruh pada pengelolaan koperasi sekolah secara umum.

Apakah SDM guru di sekolah Anda ada yang berpengalaman dalam hal ini? Saatnya mengembangkan koperasi sekolah yang sukses dengan dukungan SDM berpengalaman. Pihak sekolah akan mendapatkan imbas positif bukan hanya dari segi ekonomi tetapi akreditasi juga akan terdorong dengan adanya unit koperasi yang sukses.

Baca Juga : Macam-macam Pengeluaran dan Kebutuhan Sekolah

4. Perlu Diimbangi dengan Peningkatan SDM Pengurus Koperasi

Pihak sekolah perlu memperhatikan upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi pengelola dan pengurus koperasi sekolah. Caranya bisa dilakukan dengan teknik pelatihan, pemagangan atau semacam studi banding untuk memberikan wawasan dan pemahaman baru bagi pengelola koperasi.

Berkunjung ke sekolah lain yang lebih bagus koperasinya, atau ke koperasi di lingkup lain seperti desa atau yang lainnya sangat memungkinkan bagi para pengurus dan pengelola mendapatkan pengalaman baru serta ide-ide yang baik dalam memajukan pengelolaan koperasi. Pengelolaan ini perlu serius dan dipandu pihak sekolah agar siswa termotivasi dan bersemangat mengembangkan.

5. Mendorong Pengembangan Kegiatan Usaha yang Produktif

Pengembangan unit-unit usaha yang dijalankan oleh koperasi sekolah perlu dipilih yang benar-benar efektif dan produktif. Di sekolah sangat mungkin dikembangkan beberapa kegiatan unit usaha seperti cafe, fotocopy, toko alat tulis, gedung serba guna, percetakan, toko buku dan sebagainya yang kira-kira paling efektif dan paling besar peluang pasarnya di sekolah tersebut.

Pengembangan unit-unit usaha ini perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pemasukan secara signifikan. Syaratnya pengelolaan modal di awal harus efektif, produktif dan efisien sehingga bisa lebih mudah dikembangkan untuk pendirian unit-unit usaha yang lain.

Sistem dan aturan koperasi juga harus semakin diperbaiki seiring dengan semakin berkembangnya unit usaha koperasi sekolah yang dibangun sehingga tidak mandek atau bangkrut setelah berkembang lebih baik.

Apakah sekolah Anda sudah memiliki koperasi yang bisa diandalkan? Tak ada salahnya membangun koperasi sekolah sebagai salah satu unit pengembangan usaha yang menjanjikan. Bagi Anda yang butuh permodalan untuk pengelolaan koperasi yang lebih baik, kami Pintek sebagai lembaga penyedia dana bantuan pendidikan siap membantu sekolah yang membutuhkannya.

Pintek berdedikasi sepenuhnya mendukung pengembangan lembaga pendidikan di Indonesia untuk bisa lebih baik dalam hal sarana dan prasarana, pengelolaan, program yang membutuhkan dana finansial sebagai penunjang. Keuntungan bermitra dengan kami adalah jumlah cicilan yang lebih ringan dengan jumlah pinjaman yang cukup besar.

Kembangkan koperasi sekolah lebih berkualitas dengan pengelolaan yang profesional, pemilihan SDM yang berkompeten serta sarana-sarana pendukung lainnya dari sekolah yang membutuhkan pendanaan. Pintek siap bermitra dengan Anda untuk mewujudkannya.