Pengusaha Indonesia

Perjalanan kesuksesan pengusaha Indonesia memang selalu menginspirasi banyak orang yang ingin meraih keberhasilan di dunia bisnis.

Contohnya, orang terkaya pertama di Indonesia menurut Forbes yaitu Hartono bersaudara yang merintis usaha dari NOL dan kini diketahui memiliki total kekayaan hingga US$ 38,8 miliar atau Rp 545 triliun lewat berbagai bisnis yang mereka miliki, seperti perbankan hingga properti.

Berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah, bisnisnya terus berkembang pesat dan bahkan menjadi salah satu perusahaan besar di Indonesia.

Meski demikian, pilihlah sektor bisnis yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat seperti yang dilakukan oleh lima pengusaha sukses ini yang memang diketahui terjun ke bisnis pendidikan dengan memiliki universitas ternama di Indonesia.

Baca Juga: Punya Kerajaan Bisnis di Indonesia, 5 Pengusaha Sukses ini Dulu Hidup Susah!

Nah, berikut adalah lima pengusaha sukses di Indonesia yang memiliki kampus:

1. James Riady – Universitas Pelita Harapan

James Riady - Universitas Pelita Harapan
source image: https://www.uph.edu/

James Riady merupakan pengusaha besar di Indonesia yang memiliki segudang bisnis di Indonesia, salah satunya bisnis di bidang pendidikan yaitu Universitas Pelita Harapan (UPH) yang berlokasi di Tangerang, Banten.

UPH merupakan salah satu universitas swasta di Indonesia yang didirikan pada September 1994 oleh Ir. Johannes Oentoro dan Dr. (HC) James Riady.

Awalnya berdiri, UPH menempati gedung sementara di Gedung Lippo Bank, Kedoya, Jakarta dengan kegiatan perkuliahan kurang lebih 250 mahasiswa di tiga fakultas, dan delapan jurusan selagi pembangunan UPH Tower sedang berjalan.

Kini UPH sudah memiliki 15 Fakultas untuk jenjang S1 dan delapan Fakultas di Magister. Untuk masuk ke UPH, kamu harus menyiapkan biaya lebih dengan biaya sekitar Rp 50 juta per semester.

Gak tanggung-tanggung, UPH memiliki sejumlah fasilitas terbaik untuk mahasiswanya, mulai dari studio foto, kolam renang, lounge dan lain sebagainya.

2. Aburizal Bakrie – Universitas Bakrie

Aburizal Bakrie - Universitas Bakrie
source image: https://www.bakrie.ac.id/

Pengusaha sukses di Indonesia lainnya yang memiliki kampus adalah Aburizal Bakrie. Pebisnis sekaligus politikus berusia 74 tahun ini merupakan pemilik Universitas Bakrie (UB) yang terletak di Rasuna Said, Kuningan.

Saat ini Universitas Bakrie dikelola oleh Nirwan Dermawan Bakrie yang merupakan adik kandung dari Aburizal Bakrie.

Program studi di UB yang unggulan di antaranya adalah teknik dan ilmu komputer, ilmu komunikasi, akuntansi dan manajemen. Untuk bisa menjadi mahasiswa di UB, kamu harus menyiapkan dana belasan juta rupiah.

3. Joseph Wibowo Hadipoespito dan Theresia Widia Soerjaningsih – Universitas Bina Nusantara

Joseph Wibowo Hadipoespito dan Theresia Widia Soerjaningsih - Universitas Bina Nusantara
source image: https://www.binus.edu/

Siapa yang tidak tahu Bina Nusantara (Binus) yang menjadi salah satu universitas terkemuka di Jakarta?

Kampus ini menawarkan berbagai jurusan, di antaranya Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi dan Ilmu Politik. Binus juga memiliki program internasional berlokasi di Senayan. Selain itu kampus Binus ada di daerah Jakarta Barat dan Serpong.

Binus sendiri berdiri pada 21 Oktober 1974 oleh pasangan Joseph Wibowo Hadipoespito dan Theresia Widia Soerjaningsih. Namun setelah keduanya meninggal dunia, Binus dikelola oleh Stephen W Santoso, anak dari Theresia Widia.

Meski tidak memiliki pengalaman menangani lembaga pendidikan tinggi, berkat bantuan dan dukungan para profesional dan kerabatnya, Stephen mampu mengembangkan Binus, hingga tetap berkibar sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia.

Baca Juga: 5 Artis Korea dengan Biaya Pendidikan Termahal, Ada yang Mencapai Rp 3,7 Miliar!

4. Ciputra – Ciputra University

Ciputra - Ciputra University
source images: https://www.ciputra.com

Ciputra yang memiliki nama asli Tjie Tjin Hoan merupakan pengusaha sukses yang menguasai beberapa properti di Indonesia yaitu Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group.

Perjalanan bisnis Ciputra tentu tidaklah mudah. Apalagi ia harus mengalami perjuangan hidup yang sangat berat sejak kecil. Ia harus membantu ibunya berjualan kue karena sang ayah ditangkap oleh pasukan bersenjata tidak dikenal karena dituduh sebagai mata-mata Belanda.

Namun berkat kegigihan dan semangat juangnya, Ciputra berhasil menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung jurusan arsitektur dan mulai merintis bisnisnya sendiri hingga terlahirlah Ciputra Group.

Tak hanya itu, Ciputra juga mendirikan lembaga pendidikan yang bernama Universitas Ciputra yang berlokasi di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Universitas yang masuk ke dalam jajaran kampus dengan biaya kuliah mahal di Indonesia ini fokus mencetak entrepreneur masa depan.

Pasalnya, kampus ini menerapkan kurikulum berbasis kewirausahaan yang menyertakan sistem pembelajaran Problem and Project Based Learning (PBL), serta program mentoring dengan praktisi dan ahli bisnis ternama.

5. Jakob Oetama – Universitas Multimedia Nusantara

Jakob Oetama - Universitas Multimedia Nusantara
source image: https://www.umn.ac.id/

Jakob Oetama merupakan seorang guru, wartawan dan pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai salah satu pendiri Surat Kabar Kompas.

Perkembangan bisnis Kompas Gramedia Group terus berkembang pesat hingga memiliki beberapa lini bisnis seperti media massa, toko buku, percetakan, radio, hotel hingga lembaga pendidikan yang bernama Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Univesitas yang terletak di daerah Kelapa Dua Summarecon Serpong, Tangerang ini resmi didirikan pada 20 November 2006 yang berfokus di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT).

UMN juga dikenal dengan fasilitasnya yang gak main-main seperti studio fotografi, studio TV, studio radio hingga lapangan futsal indoor.

Nah itu dia lima pengusaha sukses di Indonesia yang memiliki kampus. Menariknya, kampus-kampus tersebut masuk ke dalam universitas ternama di Indonesia. Selain kurikulum pembelajaran yang diterapkan, fasilitas yang ditawarkan juga terbaik.

Pasalnya fasilitas lembaga pendidikan merupakan faktor penting dalam menunjang pembelajaran para peserta didik.

Oleh karena itu pentingnya lembaga pendidikan meningkatkan sarana dan prasarana di kampus seperti melakukan renovasi gedung, mengembangkan perpustakan maupun ruang olahraga hingga meningkatkan sistem informasi sekolah.

Dengan begitu, kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih maksimal. Selain itu, dengan adanya sistem informasi sekolah yang memadai maka orangtua dapat lebih mudah mendapatkan berbagai informasi seperti biaya sekolah dan lainnya.

Baca Juga: Fasilitas Sekolah Jangan Diabaikan, Ini 5 Perannya dalam Pembelajaran!

Namun untuk mewujudkannya tentu tidaklah mudah tapi bukan berarti tidak bisa karena banyak cara yang bisa dilakukan oleh pihak kampus, salah satunya dengan mengajukan pendanaan di Pintek.

Ya, Pintek adalah perusahaan fintech berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memiliki misi mendorong transformasi pendidikan melalui layanan keuangan.

Pihak Institusi pendidikan yang ingin meningkatkan fasilitas kampus dapat mengajukan pendanaan Working Capital dan bisa mendapatkan pembiayaan hingga miliaran rupiah dengan tenor mencapai 24 bulan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, pihak kampus dapat mengunjungi situs resmi Pintek maupun melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui DiskusiPintek atau menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.