suku bunga

Istilah suku bunga tentu sudah tak asing lagi bagi banyak orang, terutama terutama saat mereka melakukan transaksi keuangan. Sederhananya saja, kamu mendapatkan bunga saat menabung di bank dan akan dikenakan bunga saat melakukan pinjaman di lembaga keuangan.

Memang apa sih suku bunga itu?

Suku bunga adalah persentase yang didapatkan dari imbal jasa atas pinjaman uang. Perhitungan suku bunga juga dihitung dalam tahunan yang kemudian dibagi menjadi per bulan. Selain itu, besaran suku bunga juga sudah ditentukan oleh Bank Indonesia dan sifatnya pun tidak pasti.

Umumnya, suku bunga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti inflasi, perkembangan ekonomi suatu negara dan lain sebagainya. Jadi wajar saja kalau nilai suku bunga kerap mengalami naik turun.

Jenis suku bunga

jenis suku bunga

Ada beberapa jenis suku bunga yang berlaku di Indonesia, yaitu bunga simpanan dan bunga pinjaman.

  • Bunga simpanan yaitu persentase biaya yang diterima oleh nasabah saat menyimpan uang di bank, seperti bunga simpanan tabungan dan juga deposito.
  • Bunga pinjaman adalah biaya yang harus dibayarkan nasabah saat melakukan pinjaman ke lembaga keuangan, seperti suku bunga kartu kredit, KTA dan lainnya.

Namun, suku bunga pinjaman terbagi menjadi beberapa kategori yaitu bunga flat dan bunga efektif. Kedua cara perhitungan suku bunga tersebut tentu saja akan sangat mempengaruhi keuangan kamu.

[Baca Juga: 2 Cara Menghitung Bunga dan Cicilan Pinjaman Pintek Institutions]

Oleh karena itu, kamu perlu memahami lebih mendalam mengenai bunga flat dan bunga efektif lengkap dengan simulasi perhitungannya yang akan dibahas bawah ini:

Apa itu bunga flat dan bunga efektif?

perbedaan bunga efektif dan flat

Meski sudah familiar dengan suku bunga, nyatanya masih banyak nasabah yang belum memahami betul mengenai bunga flat dan bunga efektif. Padahal perhitungan bunga flat 5 persen dengan bunga efektif 5 persen tentu sangatlah berbeda.

Karena itu, saat kamu melakukan pengajuan pinjaman, pastikan kamu sudah mengetahui perihal perhitungan bunganya agar tidak merasa dirugikan. Lalu, apa itu bunga flat dan bunga efektif? Yuk, simak di sini.

Bunga flat

Bunga flat atau bunga tetap adalah perhitungan suku bunga yang besarannya didasarkan atau mengacu pada pokok utang awal. Bunga flat juga umumnya dipakai untuk pinjaman jangka pendek seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Kredit Kepemilikan Kendaraan Bermotor (KKKB).

Secara sederhana, bunga flat dihitung dari jumlah awal pokok pinjaman yang kemudian dibagikan secara proporsional atau dibagi berdasarkan jumlah tenor kreditnya.

Tak sedikit debitur yang memilih bunga flat karena perhitungannya yang mudah dan sangat sederhana. Bahkan nasabah dapat mengetahui berapa besaran cicilan yang harus mereka bayarkan dari awal hingga akhir.

Dengan begitu, debitur dapat mempersiapkan sejumlah uang dengan nominal yang sama setiap bulannya untuk membayar cicilan pinjaman.

Akan tetapi, semakin lama tenor pinjaman yang kamu ambil, maka akan semakin besar pula total uang yang kamu bayarkan hingga cicilan berakhir. 

Bunga efektif

Bunga efektif adalah perhitungan suku bunga yang mengacu pada sisa utang milik debitur. Dengan begitu, jumlah uang yang kamu setorkan setiap bulannya tentu akan berbeda. Namun yang berbeda hanya jumlah setoran bunganya saja ya sedangkan besaran angsurannya tetaplah sama.

Jadi, nilai bunga yang harus debitur bayarkan setiap bulan akan semakin kecil atau menurun dari waktu ke waktu karena perhitungannya disesuaikan dengan sisa utang yang kamu miliki.

Prinsip dari bunga efektif yaitu cicilan pokok per bulannya tetap sama tapi bunga per bulan dihitung dari sisa cicilan yang belum dibayarkan dan akan turun seiring dengan sisa tenor kredit.

Berbeda dengan bunga flat, bunga efektif umumnya digunakan untuk jenis pinjaman jangka panjang dengan nominal pinjaman yang cukup besar. Misalnya saja, Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Simulasi perhitungan suku bunga flat dan efektif

simulasi perhitungan bunga efektif dan bunga flat

Untuk dapat memahami lebih mengenai bunga flat dan bunga efektif, berikut simulasi perhitungan antara kedua suku bunga tersebut.

Bunga flat

Berikut rumus bunga flat yang bisa kamu jadikan acuan untuk mengetahui angsuran cicilan uang harus kamu bayarkan setiap bulan saat ingin mengajukan pinjaman.

Rumus bunga flat:

  • Angsuran pokok setiap bulan: Pokok pinjaman / jangka waktu pembayaran (tenor kredit).
  • Angsuran bunga setiap bulan: Persentase bunga x plafon kredit.
  • Total angsuran per bulan: Angsuran pokok + angsuran bunga.

Contoh kasus:

Andi mengajukan pinjaman sebesar Rp120 juta dengan bunga 2 persen per bulan. Andi memilih tenor cicilan selama 24 bulan. Berapa jumlah uang yang harus Andi bayarkan setiap bulan dengan perhitungan bunga flat?

Jadi,

Jumlah pinjaman = Rp120.000.000

Bunga = 2 persen per bulan

Jangka waktu = 24 bulan

Perhitungan:

  • Angsuran pokok per bulan = Rp120.000.000 / 24 bulan = Rp5.000.000.
  • Angsuran bunga per bulan = 2% x Rp120.000.000 = Rp2.400.000.
  • Total angsuran per bulan = Rp5.000.000 + Rp2.400.000 = Rp7.400.000.

Dari perhitungan di atas, maka Andi harus membayar angsuran per bulan sebesar Rp7.400.000 selama 24 bulan hingga utang lunas.

Bunga efektif 

Tak sedikit debitur yang cukup kesulitan menentukan nominal angsuran yang harus dibayarkan per bulan jika memilih bunga efektif. Pasalnya, bunga yang kamu setorkan setiap bulan akan semakin menurun seiring dengan sisa pinjaman. Untuk lebih mudah dipahami, berikut simulasi perhitungannya:

Rumus bunga efektif:

  • Angsuran pokok per bulan: Pokok pinjaman /  jangka waktu pembayaran (tenor kredit).
  • Angsuran bunga per bulan: Saldo akhir x suku bunga per tahun / 12
  • Total angsuran per bulan: Angsuran pokok + angsuran bunga.

Contoh kasus:

Sandra mengajukan pinjaman sebesar Rp240.000.000 selama kurun waktu 48 bulan dan dikenakan bunga efektif 12 persen per tahun. Berapa jumlah uang yang harus Sandra bayarkan setiap bulan?

Jadi:

Jumlah pinjaman = Rp240.000.000

Bunga = 12 persen per tahun

Jangka waktu = 48 bulan

Angsuran pokok per bulan = Rp240.000.000 / 48 bulan = Rp5.000.000.

Angsuran bulan ke-1:

Angsuran bunga bulan ke-1 = Rp240.000.000 x 12% / 12 = Rp2.400.000.

Total angsuran yang harus dibayarkan Sandra = Angsuran pokok + bunga per bulan (Rp5.000.000 + Rp2.400.000 = Rp7.400.000).

Maka, sisa utang yang dimiliki Sandra sebesar Rp240.000.000 – Rp7.400.000 = Rp232.600.000.

Angsuran bulan ke-2:

Angsuran bunga bulan ke-2 = Rp232.500.000 x 12% / 12 = Rp2.326.000.

Total angsuran yang harus dibayarkan Sandra di bulan ke-2 = Angsuran pokok + bunga per bulan (Rp5.000.000 + Rp2.326.000 = Rp7.326.000).

Maka, sisa utang yang dimiliki Sandra sebesar Rp232.600.000 – Rp7.326.000 = Rp225.274.000.

Selektif memilih perhitungan bunga

selektif memilih perhitungan bunga

Bunga flat dan bunga efektif memang menjadi pilihan cara perhitungan cicilan saat kamu ingin mengajukan pinjaman di lembaga keuangan. Akan tetapi, sebaiknya pilihlah metode dengan selektif agar tidak memberatkan kamu di kemudian hari.

Selain itu, disarankan agar kamu menggunakan dana pinjaman tersebut untuk sesuatu yang bermanfaat sehingga dapat menopang masa depan dan kehidupan kamu, seperti salah satunya yaitu untuk biaya pendidikan.

[Baca Juga: Manfaatkan Program Cicilan dari Pintek untuk Biaya Pendidikan Anak!]

Tapi kini kamu tak perlu pusing lagi mencari lembaga atau instansi untuk membiayai pendidikan kamu maupun sang buah hati. Melalui Pintek, semua masalah biaya pendidikan akan terselesaikan dengan mudah dan cepat.

Pintek merupakan salah satu perusahaan financial technology yang menawarkan pinjaman untuk biaya pendidikan. Pintek juga sudah bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di Indonesia sehingga kamu dapat mewujudkan impian untuk menyekolahkan anak kamu di institusi pilihannya.

Dana pinjaman yang ditawarkan oleh Pintek juga cukup besar dengan bunga yang sangat rendah. Parent Pinters juga bisa memilih program pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan, yaitu:

Pintek Regular adalah program pendanaan yang ditawarkan Pintek untuk membantu para Parent Pinters menyelesaikan masalah pendidikan anak, seperti untuk membayar uang pangkal, uang semester, daftar kuliah dan lain sebagainya.

Dana pinjaman yang bisa kamu dapatkan yaitu minimal Rp2 juta dan maksimal mencapai Rp300 juta. Jangka waktu yang ditawarkan juga beragam yakni mulai dari tiga bulan hingga 24 bulan dan waktu pencairannya selama 1-3 hari kerja.

Pintek Regular juga menawarkan bunga flat yaitu mulai dari 0 persen dan maksimal 2 persen untuk lembaga pendidikan yang belum bekerja sama dengan Pintek.

Pintek Pro adalah program pendanaan untuk biaya pendidikan yang cicilannya dilakukan saat sudah mulai bekerja tapi dengan syarat tujuan pinjaman untuk biaya pelatihan kerja atau kursus yang memiliki jaminan kerja.

Dana pinjaman mulai dari Rp 3 juta hingga maksimal Rp 300 juta dengan jangka waktu mulai dari tiga bulan mencapai 24 bulan dan pencairan 1-3 hari kerja. Bunga yang ditawarkan yaitu bunga efektif dengan maksimal 2,5 persen per bulan selama belajar dan juga bunga flat sebesar 2 persen saat sudah bekerja.

Untuk kamu yang ingin mengajukan pendanaan di Pintek, kamu bisa mengunjungi situs Pintek atau menghubungi customer service via telepon dan WhatsApp di nomor 021-50884607 atau melalui email di customercare@pintek.id

Mari wujudkan impian sang anak untuk dapat menuntut ilmu di sekolah atau kampus favorit dengan mengajukan cicilan pendidikan di Pintek.