Perguruan Tinggi

Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan masa depan, khususnya pendidikan yang kamu pelajari di perguruan tinggi.

Nah, ngomong-ngomong soal kampus, penasaran gak sih universitas mana yang menjadi pilihan para Presiden Indonesia dan kira-kira apa ya jurusan kuliah yang mereka ambil?

Mungkin beberapa di antara kamu menebak kalau para presiden Indonesia mengambil jurusan di bidang politik, hukum, atau pemerintahan. Apakah benar?

Daripada menebak-nebak, kamu akan tahu jawabannya setelah membaca artikel ini. Langsung saja yuk kita bahas daftar perguruan tinggi yang jadi salah satu perjalanan pendidikan para presiden Indonesia.

1. Soekarno – ITB

Perguruan Tinggi - Soekarno
Source image: Instagram @soekarno_presidenkoe

Presiden pertama Indonesia Dr.Ir H. Soekarno atau yang kerap disapa sebagai Bung Karno, lahir dan besar di Surabaya.

Selama kecil, Bung Karno hanya beberapa tahun tinggal bersama orangtuanya di Blitar. Selepas SD, ia tinggal di Surabaya dan ngekost di rumah H.O.S Cokroaminoto, tokoh nasional pendiri Syarikat Islam.

Setelah lulus SLTA, Soekarno meneruskan untuk sekolah di Technische Hoge School atau yang sekarang disebut dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Di institut ini, Bung Karno mengambil jurusan kuliah Teknik Sipil. Soekarno dikabarkan lulus pada 25 Mei 1926 dan diwisuda bersama delapan insinyur lain pada 3 Juli 1926.

Baca Juga: Informasi Biaya Kuliah ITB Tahun Akademik 2020/2021

2. Soeharto – KNIL

Perguruan Tinggi - Soeharto
Source image: Instagram @jejaksoeharto

Riwayat pendidikan Presiden Soeharto paling lama di Yogyakarta. Mulai dari SD Desa Puluhan, lalu SD Pedes, dan melanjutkan ke Sekolah Rendah (SR) selama empat tahun.

Presiden kedua Indonesia ini lantas melanjutkan pendidikannya di Sekolah Lanjutan Rendah di daerah Wonogiri. Di tingkat SMP, Soeharto mengenyam pendidikan di SMP Muhammadiyah Yogyakarta.

Namun Soeharto tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sebab adanya hambatan ekonomi keluarga.

Namun, Soeharto terus berjuang dan melanjutkan pendidikan di bidang militer. Beliau mendaftar sebagai anggota Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL) atau tentara kerajaan Belanda.

3. B.J. Habibie – ITB & RWTH Aachen

Perguruan Tinggi - BJ Habibie
Source image: Instagram @b.jhabibie

Salah satu presiden Indonesia yang dikagumi dan dihormati banyak orang, B.J. Habibie terkenal dengan kecerdasannya. Bahkan ia mendapat julukan sebagai Mr. Crack karena penemuannya yang menjadi solusi atas penerbangan di bagian sayap pada pesawat terbang.

Apakah di antara kamu ada yang tahu apa perguruan tinggi tempat kuliah B.J. Habibie? Jawabannya adalah sama seperti Bung Karno, B.J. Habibie sempat menjalani pendidikan di ITB pada 1954.

Beliau merupakan mahasiswa Teknik Mesin sebelum melanjutkan studi di jurusan Teknik Penerbangan dengan spesialisasi Konstruksi Pesawat Terbang di RWTH Aachen, Jerman Barat. 

B.J. Habibie berhasil mendapatkan gelar Diplom Ingenieur pada 1960 dan gelar Doktor Ingenieur pada 1965 dengan predikat, Summa Cum Laude. Sungguh membanggakan, ya?

Baca Juga: Bandung Hingga Jerman, ini Universitas Tempat BJ Habibie Menuntut Ilmu!

4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir

Perguruan Tinggi - Gusdur
Source image: Instagram @pitutur.gusdur

Presiden Indonesia yang satu ini sangat menguasai bidang agama. Abdurrahman Wahid atau yang kerap disapa sebagai Gus Dur, memang lahir dan besar di lingkungan pesantren. Beliau lahir di Jombang pada tanggal 4 Agustus 1940. 

Gus Dur meneruskan pendidikannya dengan menggeluti jurusan Studi Islam di Al-Azhar University, Kairo pada tahun 1964-1966. Beliau kuliah dengan program beasiswa yang didukung oleh Kementerian Agama.

Tak hanya sampai di situ, Gus Dur terus memperdalam ilmunya dan melanjutkan studi ke Baghdad University di Irak, hingga berhasil meraih gelar Sastra Arab pada tahun 1970.

5. Megawati Soekarnoputri – UNPAD dan UI

Perguruan Tinggi - Megawati Soekarnoputri
Source image: Instagram @presidenmegawati

Satu-satunya presiden wanita di Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Putri dari presiden pertama Indonesia ini pernah menjadi mahasiswi pertanian di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung.

Namun demikian, beliau tidak dapat meneruskan kuliahnya karena terpaksa harus diungsikan karena keluarga Soekarno harus segera diungsikan pada saat itu.

Setelah kondisi kembali membaik, Megawati kembali meneruskan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil jurusan Psikologi. Namun sayangnya, ia juga tidak berhasil menamatkan kuliah karena sang ayah meninggal dunia. 

6. Susilo Bambang Yudhoyono – IPB

Perguruan Tinggi - SBY
Source image: Instagram @sbylovers

Presiden keenam Indonesia ini lahir di Pacitan, Jawa Timur dan akrab disapa sebagai SBY. SBY memiliki latar belakang pendidikan di bidang militer dan cukup populer baik di dalam maupun luar negeri. Berikut inilah perjalanan riwayat pendidikan SBY:

  • Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
  • American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
  • Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
  • Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, AS
  • Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
  • Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2004

Melihat dari riwayat pendidikannya, tak heran jika SBY terkenal sebagai presiden yang memiliki tingkat intelegensi tinggi.

7. Joko Widodo – UGM

Perguruan Tinggi - Jokowi
Source image: Instagram @jokowi

Presiden Indonesia yang masih menjabat saat ini, Joko Widodo atau yang kerap disapa dengan Jokowi, menempuh pendidikannya dari kecil di Solo. Baru saat masuk ke tingkat pendidikan kuliah, Jokowi pindah ke Yogyakarta dan menimba ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Di UGM, Jokowi mendalami tentang struktur kayu, pemanfaatannya, hingga teknologinya. Selama kuliah ia juga aktif melakukan kegiatan alam dan bergabung sebagai Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama.

Ayah dari Kaesang Pangarep ini pun menyusun skripsi dengan judul ‘Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta’.

Baca Juga: Pilihan Utama Calon Mahasiswa, ini Rekomendasi PTN 2021 di Indonesia!

Nah, seperti yang sudah kamu baca, ternyata untuk menjadi presiden, kamu tidak mesti menimba ilmu di bidang hukum, pemerintahan, atau pun politik. Buktinya banyak dari presiden Indonesia yang kuliah di luar bidang tersebut. 

Untuk mendukung cita-citamu, Pintek memiliki solusi pinjaman dana untuk membantumu kuliah di tempat yang kamu inginkan, di antaranya adalah Pintek Regular dan Pintek Pro.

Pintek Regular adalah pendanaan yang dapat digunakan untuk uang pangkal, kursus, bimbel, semester dan lainnya. Sedangkan Pintek Pro yaitu pendanaan untuk biaya pelatihan dengan jaminan kerja.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu dapat mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi tim Pintek melalui telepon dan WhatsApp di nomor 021-50884607.