Persiapan Anak Kembali ke Sekolah Setelah Masa Pandemi

Setelah beberapa bulan berlalu dan pandemi Covid-19 tidak juga mereka di Tanah Air, negara akhirnya memberlakukan kebijakan New Normal. Para pegawai kembali ke kantor, mall dan aktivitas publik sedikit demi sedikit mulai dibuka. 

Ini termasuk kembali ke sekolah bagi para siswa karena aktivitas belajar mengajar yang akan segera diaktifkan.

Lalu bagaimana mempersiapkan buah hati pada kondisi yang mengkhawatirkan ini? Simak informasinya!

Kebijakan Pemerintah Terkait Aktivitas Pendidikan di Masa Pandemi

new normal

Mulai tahun ajaran baru 2020/2021 Kemendikbud berencana mengembalikan kegiatan belajar di sekolah-sekolah secara bertahap. Skema yang ditetapkan pemerintah adalah dimulai dari tingkat SMP dan SMA atau sederajat, dua bulan kemudian SD dan sederajat. Terakhir, 4 bulan kemudian baru untuk PAUD dan sederajat.

Tetapi skema aktivitas sekolah di masa pandemic ini tidak berlaku untuk seluruh wilayah di tanah air. Sekolah hanya dibuka khusus untuk kawasan zona hijau dengan menerapkan protokol kesehatan wajib. 

Jika suatu saat kawasan zona hijau tersebut statusnya berubah menjadi kuning, oranye atau merah, maka sekolah harus kembali diliburkan. Untuk para siswa yang masih berada di lokasi yang rawan, aktivitas belajar mengajar tetap dilakukan secara daring.

Persiapan Kembali Ke Sekolah Untuk Anak di Tengah Wabah Corona

protokol kesehatan

Mengenai kebijakan Kemendikbud tersebut memang masih ditanggapi pro dan kontra oleh semua pihak. 

Lalu untuk Parent Pinters yang berada di kawasan hijau apa yang perlu dilakukan untuk menyiapkan buah hati kembali ke sekolah? Simak panduan aman bersekolah untuk anak yang perlu Anda ketahui.

1. Membuat persiapan matang

Sebagaimana wajarnya persiapan masuk sekolah setelah liburan pada tahun-tahun sebelumnya orang tua sebaiknya juga melakukan hal yang sama. Bantu anak untuk menyiapkan seragam sekolahnya dengan rapi, juga tas, buku, dan peralatan tulis-menulis.

Menurut para psikolog setelah berbulan-bulan tinggal dan belajar di rumah, anak akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali. Bertemu teman-temannya, menghafal rute perjalanan ke sekolah, serta kembali belajar bersama bapak/ibu guru.  

Anda bisa membantu anak agar tidak canggung saat melalui proses tersebut dengan memotivasi mereka.

2. Edukasi anak mengenai new normal dan pengaruhnya dalam aktivitas keseharian mereka

Jangan menutupi kondisi wabah ini walaupun menurut Anda anak masih belum mengerti. Sebaiknya gunakan bahasa sederhana untuk memberi penjelasan bahwa virus ini belum hilang tetapi kita sudah harus kembali pada rutinitas harian. Ini akan membuat anak tetap berhati-hati saat berada di mana pun.

Tutup penjelasan tersebut dengan membesarkan hati anak bahwa mereka pasti dapat menjalani hari-harinya dengan lancar dan dapat beradaptasi.

3. Mengingatkan bahaya Covid-19

Anak dengan karakter suka bergaul yang sudah sering bertanya kembali ke sekolah kapan, pasti bahagia akan segera bertemu teman-temannya. Nah, jangan sampai euforia ini membuatnya lupa bahwa pandemi ini belum berlalu.

Karena itu Parent Pinters perlu lebih sering mengingatkan akan bahaya virus corona tanpa membuatnya cemas atau ketakutan. Memberi pemahaman yang baik akan membuat mereka lebih waspada dengan lingkungannya.

Orang tua bisa membuat semacam daftar kegiatan apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan saat berada di sekolah. Penjelasan demikian ini akan lebih mudah diterima anak, terutama yang masih kecil.

4. Mengajari protokol kesehatan

Jika selama masa pandemi Parent Pinters sudah membiasakan anak dengan protokol kesehatan ini tentu merupakan poin plus. Dengan begitu anak sudah mengerti upaya apa yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan. Inilah protokol yang wajib diterapkan di sekolah:

  • Mengenakan masker kain menutup hidung, mulut, sampai dagu
  • Membawa hand sanitizer di saku baju untuk membersihkan tangan dengan praktis
  • Mencuci tangan dengan sabun secara teratur di tempat yang tersedia di wilayah sekolah
  • Menerapkan physical distancing dengan siapa pun minimal sejauh 1 meter
  • Tidak bersalaman, bergandengan, atau berpelukan dengan siapa pun
  • Menjauhi siapa saja di sekitarnya yang memperlihatkan gejala sakit
  • Membawa bekal sendiri dari rumah dan tidak saling berbagi makanan atau minuman dengan siapa pun

5. Membawa bekal sendiri dari rumah

Persiapan sebelum berangkat sekolah memang lebih ribet bagi orang tua, misalnya harus menyediakan bekal makanan dan snack dari rumah. 

Faktanya sampai saat ini memang belum ditemukan data penularan Covid-19 dengan perantara makanan, tetapi tidak ada salahnya tetap waspada, bukan? Apalagi kita tidak bisa menjamin kebersihan peralatan makan di tempat umum.

Dengan membawa bekal dari rumah Parent Pinters bisa memastikan asupan nutrisi anak terpenuhi sehingga tubuhnya lebih bugar. Satu lagi, Anda bisa menghemat pengeluaran pada bajet jajan di luar.

6. Hindari cemas berlebihan

Tak dapat dipungkiri masih banyak orang tua yang cemas melepas buah hatinya untuk kembali bersekolah di tengah wabah corona. Jika hal ini terjadi pada Parent Pinters cobalah mengambil waktu sejenak untuk menenangkan diri.

Sebaiknya jangan memperlihatkan kecemasan tersebut di hadapan anak karena bisa membuatnya turut tertekan. Akibatnya mereka bisa dirundung ketakutan terkena penyakit dan membuatnya tidak percaya diri.

Stress dan over thinking bisa menurunkan kekebalan tubuh yang membuat seseorang lebih mudah terinfeksi virus dan bakteri.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjadi Ibu Cerdas dalam Pengasuhan Anak?

Tetap Persiapkan yang Terbaik untuk Pendidikan Anak

peran orang tua dalam pendidikan

Untuk Parent Pinters yang berdomisili di zona berbahaya, sementara Anda harus bersabar hingga aktivitas belajar mengajar kembali normal. Meski demikian tidak ada salahnya tetap merencanakan pendidikan anak sebaik mungkin demi masa depannya.

Salah satunya adalah dengan mempersiapkan dana yang memadai agar buah hati Anda dapat mengakses pendidikan hingga jenjang setinggi-tingginya.

Pintek siap menjadi mitra terbaik Parent Pinters dengan produk alternatif pendanaan pendidikan dengan angsuran dan biaya yang ringan. Kami mempunyai misi untuk membantu menyediakan akses pendidikan semaksimal mungkin untuk anak Indonesia.

Pintek adalah perusahaan keuangan yang menjalankan aktivitasnya di bawah pengawasan lembaga berwenang sehingga terjamin keamanannya. Kami berkomitmen menyediakan layanan yang terpercaya, praktis, dan mudah mulai dari pengajuan hingga penagihan pinjaman.

Demikianlah beberapa panduan penting untuk kembali ke sekolah di masa New Normal. Jika Anda mengalami masalah dengan biaya pendidikan anak, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *