Pintek Didanai Accion Venture Lab untuk Tingkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan di Indonesia

14 Mei 2020, Jakarta – Accion Venture Lab, inisiatif dari Accion khusus untuk pendanaan seed-stage (tahap awal) startup finansial teknologi inklusif, telah mendanai Pintek, perusahaan finansial teknologi peer-to-peer lending di Indonesia yang berfokus pada akses pembiayaan untuk siswa dan institusi pendidikan guna meningkatkan akses pendidikan dan kualitas pendidikan di Indonesia. Pintek akan menggunakan dana tersebut untuk berinovasi melalui pengembangan teknologi dan platformnya sebagai solusi kebutuhan siswa dan lembaga pendidikan yang kekurangan pada masa pandemi COVID-19.

Di Indonesia akses pembiayaan pendidikan sangat terbatas, baik untuk siswa maupun institusi pendidikan. Lembaga pendidikan swasta, yang jumlahnya melebihi separuh dari total sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Indonesia, seringkali tidak mampu memberikan jaminan memadai untuk mendapatkan pinjaman jangka panjang untuk meningkatkan fasilitas dan mempekerjakan staf berkompeten. Menurut data dari pemerintah Indonesia dari 2017-2018[1], lebih dari 150.000 ruang kelas dari total sekolah di Indonesia dalam keadaan rusak, dan hampir 25 persen sekolah di Indonesia tidak memiliki perpustakaan. Menjawab tantangan tersebut, Pintek memberikan pinjaman kepada institusi pendidikan berdasarkan anggaran pendapatannya untuk menunjang kebutuhan operasional dan  peningkatan kualitas pendidikan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, inflasi yang timbul dari sektor pendidikan mencapai 3,25% pada tahun 2019, lebih tinggi dari inflasi umum, yaitu 2,72%.[2] Badan Pusat Statistik juga mencatat bahwa rata-rata pengeluaran masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya atau Purchasing Power Parity (PPP) sebesar Rp 11.299.000 juta per tahun pada 2019.[3] Menanggapi hal ini, Pintek berinovasi untuk menghadirkan produk cicilan yang dapat meringankan siswa dalam menempuh pendidikan, tujuannya adalah untuk menyetarakan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Hingga saat ini, Pintek  telah melayani siswa yang tersebar di 26 dari 34 provinsi di Indonesia melalui kemitraan dengan berbagai sekolah dan platform pengelola pembayaran.

Pintek mengadakan berbagai inisiatif inovatif guna mendukung akses ke pendidikan selama COVID-19. Saat ini, Pintek sedang melakukan survei untuk memahami dampak pandemi pada orang tua/siswa dan institusi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan produk dan layanan mereka. Menanggapi hasil awal survei tersebut, Pintek bermitra dengan berbagai platform Edutech (Education Technology) untuk memudahkan transisi institusi pendidikan ke pembelajaran online melalui pendanaan kepada institusi pendidikan dan penyediaan sistem pembelajaran jarak jauh. Selain itu, Pintek juga berinisiatif melakukan penggalangan dana yang bertujuan untuk membantu guru honorer yang saat ini terkena dampak dari COVID-19.

“Dukungan finansial memiliki peran penting untuk memungkinkan siswa mengakses pendidikan di Indonesia – dan bagi institusi pendidikan untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Inovasi Pintek mendukung kedua ujung spektrum pendidikan untuk mengisi kesenjangan dalam pembiayaan bagi siswa dan institusi pendidikan di negara ini,” kata Michael Schlein, President dan CEO Accion. “Kemampuan Pintek dalam menjawab kebutuhan siswa dan institusi pendidikan yang terus berubah dengan adanya pandemi saat ini dapat menjadi sumber daya  penting dalam mendukung pemulihan keuangan mereka.”

“Kami ingin terus mendukung misi pemerintah Indonesia untuk pendidikan walaupun pada masa penuh tantangan yang kita hadapi seperti sekarang. Melalui kerjasama dengan berbagai pihak, dari orang tua siswa hingga mitra institusi pendidikan, kami terus berusaha memberikan produk finansial terbaik bagi mereka dan mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas. Pada situasi seperti ini, kami ingin meyakinkan masyarakat untuk tidak khawatir pada pengeluaran biaya pendidikan, karena kami akan hadir untuk selalu siap membantu,” kata Ioann Fainsilber, Co-Founder dan Direktur Pintek.

“Adanya kebutuhan yang jelas untuk pembiayaan pendidikan di Indonesia dan model bisnis Pintek yang unik, tim manajemen yang kuat, serta potensi pertumbuhan Pintek yang menjanjikan menjadikan mereka mitra ideal untuk mengatasi kebutuhan itu. Kami sangat terkesan dengan aksi cepat mereka dalam menemukan cara baru untuk membantu pelanggan selama masa sulit ini. Kami senang menjadikan Pintek sebagai salah satu portfolio Venture Lab.” ujar Vikas Raj, Managing Director Accion Venture Lab.

Dari hasil awal survei Pintek dalam menanggapi COVID-19 terlihat bahwa hilangnya pendapatan dan transisi ke pembelajaran online sebagai masalah utama orang tua. Sebagian besar orang tua yang mengikuti survei prihatin dengan kemampuan mereka untuk menutupi biaya pendidikan anak-anak mereka, dan sisanya percaya bahwa mereka akan kehilangan sumber penghasilan saat ini dalam dua belas bulan ke depan. Survei menegaskan bahwa Pintek adalah solusi yang layak untuk orang tua, dengan lebih dari 80 persen menyatakan minatnya pada pinjaman Pintek untuk menutupi biaya pendidikan. Survei ini juga menyoroti kebutuhan nyata untuk mendukung sekolah-sekolah Indonesia dalam transisi mereka ke pembelajaran online.

###

[1] http://repositori.kemdikbud.go.id/11021/

[2] https://www.bps.go.id/statictable/2009/06/29/901/inflasi-indonesia-menurut-kelompok-pengeluaran-2006-2019.html

[3] https://www.bps.go.id/pressrelease/2020/02/17/1670/indeks-pembangunan-manusia–ipm–indonesia-pada-tahun-2019-mencapai-71-92.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *