solusi keuangan

Startup adalah jenis bisnis baru yang cukup semarak di era ini. Sayangnya dalam pengembangan startup, masalah keuangan untuk operasional masih menjadi salah satu kendala. Supaya pengembangan bisa terus berjalan, startup sangat butuh solusi keuangan cepat.

Dana dari investor adalah salah satu harapan bagi pemilik startup untuk bisa menjalankan operasional dengan semestinya dan melakukan pengembangan dengan optimal. Sayangnya, untuk bisa menarik minat investor, sebuah startup perlu pembuktian terlebih dahulu.

Beberapa startup mengandalkan pinjaman dari fintech untuk mendapatkan suntikan dana instan supaya tetap bisa menjalankan operasionalnya.

Startup Pendidikan di Indonesia

Pada tahun 2020, jenis startup Indonesia yang diminati investor masih seputar sektor fintech, kesehatan, dan pendidikan atau EduTech.

Pada tahun 2020 ini, startup EduTech Indonesia juga semakin semarak dengan banyaknya pemain baru. Pangsa pasar di sektor ini juga terus membesar. Menteri Riset dan Teknologi bahkan pernah menyampaikan bahwa EduTech adalah salah satu sektor yang cukup potensial untuk melahirkan unicorn baru dari Indonesia.

Secara umum, ada 6 jenis EduTech yang saat ini banyak muncul di Indonesia, yaitu:

1. E-learning

Bisa dibilang, jenis ini adalah yang paling populer. Model bisnis pada jenis ini adalah dengan menghadirkan materi pendidikan secara online. Materi atau konten yang dihadirkan biasanya meliputi:

  • Video on-demand
  • Live tutoring
  • Modul atau konten interaktif

Cakupan pembelajarannya juga cukup luas, mulai dari bahasa asing, akuntansi, penulisan, design, big data, pemrograman, dll.

Sasaran utama dari layanan ini adalah kalangan pengguna umum dan mahasiswa. Bisa seorang pekerja yang ingin upgrade skill, mahasiswa atau fresh graduate yang ingin belajar keterampilan yang lebih spesifik, hingga seorang jobless yang ingin belajar keterampilan tertentu supaya lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

Setelah itu, baru kalangan pelajar yang disasar. Untuk kalangan pelajar, model layanannya serupa bimbingan belajar.

Beberapa startup tidak sepenuhnya menjalankan layanan secara online. Konsep blended learning diterapkan untuk menyesuaikan kebutuhan. Pasalnya, masih ada beberapa layanan yang memang butuh pelaksanaan secara offline.

2. Learning Management System (LMS)

Learning Management System adalah sebuah software yang dirancang untuk bisa merencanakan hingga menjalankan aktifitas atau layanan pembelajaran secara online. Dengan LMS, segala proses pendidikan bisa didigitalisasi.

Pada LMS, cakupan fiturnya meliputi: Manajemen kelas, wadah konten pembelajaran, diskusi & komunikasi, assesment, dll.

LMS sendiri jadi sebuah produk yang biasanya dipasarkan untuk sebuah institusi pendidikan. Baik itu institusi pendidikan formal maupun non formal. Target pasar utamanya adalah sekolah (SD, SMP, SMA), lembaga bimbel, lembaga kursus dan pelatihan.

Institusi pendidikan tinggi biasanya cukup jarang menggunakan jasa penyedia LMS. Institusi pendidikan tinggi umumnya sudah memiliki tim IT yang mumpuni sehingga bisa merancang LMS sendiri.

Sektor bisnis juga turut menjadi target pasar. Ternyata banyak perusahaan yang tertarik menggunakan produk LMS untuk bisa menjalankan corporate learning secara mandiri.

3. Software as a Services (SaaS)

SaaS pendidikan adalah sebuah software atau aplikasi on-demand yang dirancang untuk mendigitalisasi proses bisnis di institusi pendidikan. Fitur yang disediakan mencakup kebutuhan administrasi, pengelolaan perpustakaan, pengelolaan presensi peserta didik, penjadwalan pembelajaran, dll.

Sama seperti LMS, SaaS pendidikan menarget pasar utama dari sekolah (SD, SMP, SMA), lembaga bimbel, lembaga kursus & pelatihan.

4. Direktori

Edutech jenis ini mengakomodasi berbagai informasi di dunia pendidikan. Platform semacam ini menjadi wadah yang bisa dijadikan acuan utama bagi seseorang yang ingin mencari informasi tentang jurusan kuliah, prospek kerja suatu jurusan, rekomendasi perguruan tinggi, penyedia beasiswa perguruan tinggi, dll.

5. Fintech Pendidikan

Fintech pendidikan biasanya memberi layanan pinjaman khusus untuk kebutuhan pendidikan. Biasanya, fintech pendidikan menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan untuk memberi alternatif pembayaran (dengan cicilan) pada peserta didik.

Pintek adalah salah satu Fintech khusus pendidikan yang terpercaya di Indonesia.

6. E-library

Pelaksanaan pendidikan sangat membutuhkan sejumlah referensi baik itu buku, jurnal, dll. E-library adalah suatu platform yang menampung seluruh referensi digital ini.

Untuk mengembangkan berbagai jenis startup pendidikan seperti di atas membutuhkan pendanaan yang kuat. Supaya proses pengembangan bisa terus dilakukan, cashflow harus tetap lancar. Biaya operasional harus terpenuhi dengan baik.

Pintek Menghadirkan Solusi Keuangan bagi Startup Pendidikan

solusi masalah keuangan

Pada dasarnya Pintek adalah sebuah startup pendidikan. Pintek merupakan fintech atau jasa keuangan yang khusus melayani kepentingan pendidikan.

Selain bisa memberi pinjaman dana bagi institusi pelaksana pendidikan, Pintek juga bisa memberi pinjaman dana bagi supplier pendidikan hingga startup pendidikan atau Edutech.

Sudah ada sejumlah startup pendidikan populer di Indonesia yang memanfaatkan jasa keuangan dari Pintek ini.

Startup pendidikan yang membutuhkan pinjaman dana dari Pintek akan difasilitasi dengan skema pinjaman Pintek Institution. Dana yang bisa dicairkan mulai dari dari 500 juta hingga milyaran rupiah. Jumlah pasti pencairannya akan menyesuaikan hasil credit scoring.

Pintek Institution sendiri terbagi dalam 2 skema pinjaman, yaitu:

1. Pinjaman Modal Kerja

Skema pinjaman ini cocok digunakan bagi startup pendidikan yang membutuhkan dana untuk kebutuhan operasional, penyediaan sarana prasarana, penyediaan fasilitas penunjang, dll.

Pengajuan pinjamannya memang berkisar antara 500 juta hingga milyaran rupiah. Namun, pencairan dana pinjaman yang biasanya disetujui adalah 10-20% dari piutang. Hal ini nanti akan disesuaikan lagi berdasarkan hasil credit scoring Pintek pada perusahaan startup.

Skema ini menggunakan jenis bunga flat 0,9 – 2%. Biaya yang dibebankan pada skema ini tidak terlalu memberatkan, yaitu:

  • Biaya admin, 500 ribu.
  • Biaya platform, 4%.
  • Notaris, 750 ribu/dokumen.
  • Fidusia, 1,5 juta/dokumen khusus pinjaman diatas 1 M.

Tenor pinjamannya, yang tercepat 3 bulan dan maksimal 24 bulan. Pintek juga memberlakukan kebijakan grace period maksimal 3 bulan.

Penjelasan lebih lengkap mengenai skema ini bisa dilihat di halaman ini.

2. Pendanaan PO/Invoice

Skema pinjaman ini bisa digunakan oleh startup yang mendapatkan proyek dari lembaga pelaksana pendidikan. Skema pinjaman ini menjaminkan dokumen PO dan Invoice.

Pengajuan pinjaman untuk skema ini sama dengan Pinjaman Modal Kerja, hanya saja ketentuan pencairan dananya agak sedikit berbeda.

Jika jaminan yang digunakan adalah dokumen invoice, pencairannya 80% dari nilai invoice. Jika jaminan yang digunakan adalah dokumen PO, pencairannya adalah 100% dari nilai PO.

Skema pinjaman ini memberi tenor yang lebih pendek yaitu maksimal 6 bulan. Nantinya akan disesuaikan dengan hasil credit scoring yang mengacu pada jatuh tempo invoice atau PO yang digunakan sebagai jaminan.

Jenis bunga yang diterapkan adalah bunga efektif senilai 1,5-2,5%. Beban biaya yang ditanggungkan sama dengan skema Pinjaman Modal Kerja.

Penjelasan lebih lengkap mengenai skema ini bisa dilihat di halaman ini.

Baca Juga : Manajemen Proyek Pengembangan Pendidikan Vokasi, Menyambut Industri 4.0

Langkah-langkah Pengajuan Pinjaman

penyebab masalah keuangan

Startup pendidikan yang ingin segera mengajukan pinjaman ke Pintek bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Masuk ke website Pintek, mengisi form pengajuan pinjaman Pintek Institution. Bisa juga langsung menghubungi call center Pintek yang tertera di website official.
  2. Penanggung jawab startup akan melakukan diskusi pendanaan dengan tim Pintek.
  3. Penanggung jawab startup mengirim seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
  4. Pihak Pintek melakukan credit scoring.
  5. Pintek akan memberi penawaran. Jika nilai penawaran disepakati, pencairan bisa segera diproses.
  6. Pencairan dana pinjaman.

Pintek hadir membawa solusi keuangan bagi startup yang butuh dana cepat. Dengan suntikan dana dari Pintek, cash flow perusahaan diharapkan bisa lebih stabil. Dengan demikian operasional dan pengembangan startup bisa terus dilakukan.