PPPK Guru

Pendaftaran PPPK Guru 2021 telah dibuka sejak 30 Juni dan akan ditutup pada 21 Juli 2021 mendatang. Berdasarkan jadwal yang dirilis oleh BKN, pendaftaran akan dilakukan secara online melalui laman sscasn.bkn.go.id.

SSCASN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Negara adalah situs resmi pendaftaran ASN secara nasional yang menjadi pintu pertama pendaftaran seleksi ASN di seluruh instansi baik Pusat maupun Daerah.

Karena berada di bawah naungan Pemerintah, portal SSCASN akan dikelola langsung oleh Badan Kepegawaian Negara RI yang bertindak sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Nasional.

Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah melakukan pengembangan dan peningkatan situs website untuk meminimalisir masalah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya banyak para pelamar yang mengalami kesulitan mengakses portal SSCASN BKN karena banyaknya pelamar yang membuka situs tersebut secara bersamaan.

Baca Juga: Seleksi Guru PPPK Dilaksanakan dalam 3 Tahap, Begini Alur dan Formasinya!

Apa itu PPPK Guru?

Apa itu PPPK Guru?

PPPK Guru adalah guru yang berada di bawah naungan Pemerintah tapi bukan PNS yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu. Namun guru yang diangkat akan diberikan gaji yang besarannya berdasarkan golongan dan masa kerjanya.

Besaran gaji yang diberikan yaitu sebelum dikenakan pemotongan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak penghasilan.

Selain itu, PPPK juga bisa mendapatkan kenaikan gaji berkala sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri di bidang pendayagunaan aparatur negara dan juga akan mendapatkan tunjangan.

Tunjangan tersebut berupa tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural, tunjangan jabatan fungsional atau tunjangan lainnya.

Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK adalah rekrutmen untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditujukan untuk WNI yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas Pemerintahan.

Jadi Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) membagi kebutuhan ASN menjadi tiga golongan yaitu CPNS, PPPK dan Sekolah Kedinasan.

PPPK sendiri sudah diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 dan turunannya pada PP 11 Tahun 2017, PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Dalam peraturan tersebut diketahui kalau kedudukan PPPK sebagai ASN yaitu sebagai berikut:

  • Menduduki jabatan pemerintahan
  • Jabatan ASN yang dapat diisi: JF & JPT Madya dan Utama tertentu
  • Diangkat dengan perjanjian kerja sesuai kebutuhan instansi
  • Memiliki NIP secara Nasional
  • Melaksanakan tugas pemerintahan
  • Usia paling rendah 20 thn dan paling tinggi setahun sebelum batas usia pensiun (58 Tahun)
  • Masa kerja paling singkat 1 tahun
  • Gaji berdasarkan perundang-undangan
  • Perlindungan: JHT, JamKes, JKK, JKM, BanHK

Cara mendaftar PPPK Guru

Cara mendaftar PPPK Guru

Untuk proses pendaftaran PPPK guru 2021 belum dirilis secara resmi. Akan tetapi calon pendaftar dapat mengetahui gambaran cara mendaftar PPPK guru yang dikutip dari seleksi tahun 2019 lalu. Berikut tahapannya:

  • Membuat akun di laman sscasn.bkn.go.id
  • Memilih menu PPPK atau ssp3k.bkn.go.id
  • Melakukan registrasi dan mengisi data yang diperlukan, yaitu:
    • Nomor Peserta Ujian K-II
    • Tanggal lahir
    • Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga
    • Alamat email aktif, kata sandi atau password, dan pertanyaan keamanan
    • Pas foto formal dengan ukuran minimal 120 KB maksimal 200 KB (format .JPG atau .JPEG)
  • Mencetak Kartu Informasi Akun setelah semua data terisi
  • Melakukan login di laman SSP3K dengan NIK dan kata sandi yang sudah terdaftar
  • Melengkapi data yang diperlukan, yaitu:
    • Foto diri sambil memegang KTP dan Kartu Informasi Akun
    • Memilih jabatan dan melengkapi riwayat pendidikan
    • Melengkapi biodata
    • Mengunggah dokumen yang diperlakukan (sesuai yang disyaratkan instansi)
    • Memeriksa data yang sudah diisi pada form resume
    • Mencetak Kartu Pendaftaran
  • Menunggu tim verifikator untuk memeriksa berkas dokumen yang sudah diunggah atau dikirim
  • Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan memperoleh kartu ujian sebagai syarat mengikuti tahapan selanjutnya
  • Panitia seleksi PPPK di setiap instansi akan mengumumkan kelulusan pelamar.

Syarat dan kebijakan PPPK Guru 2021

Syarat dan kebijakan PPPK Guru 2021

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajeman PPPK, berikut syarat dan kriteria untuk dapat mengikuti seleksi PPPK 2021. Yaitu:

  • Guru honorer di sekolah negeri dan swasta (termasuk guru eks-Tenaga Honorer Kategori 2 yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK di tahun sebelumnya).
  • Terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
  • Lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.

Selain itu, berikut ini adalah kebijakan seleksi PPPK 2021:

  • Semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi dan semua yang lulus seleksi akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru. Maka dari itu, agar pemerintah bisa mencapai target satu juta guru, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi sebanyak mungkin sesuai dengan pemerintah.
  • Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, pendaftar dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau di tahun berikutnya.
  • Kemdikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.
  • Pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.
  • Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemdikbud.

Baca Juga: Gaji Guru PNS 2021 dan Tunjangan Berdasarkan Golongannya!

Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memiliki peran besar dalam mendidik anak bangsa. Oleh karena itu, pentingnya Pemerintah maupun lembaga pendidikan meningkatkan kesejahteraan para guru terutama guru honorer.

Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan fasilitas agar guru dapat memperoleh sertifikasi profesi demi terwujudnya pembelajaran yang lebih optimal.

Akan tetapi, untuk mendapatkan sertifikasi profesi guru tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Tapi tak perlu khawatir karena pihak sekolah dapat mengajukan pendanaan di Pintek melalui produk Pinjaman Modal Kerja.

Pintek sebagai perusahaan yang bergerak di bidang finansial teknologi dan sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) fokus akan transformasi pendidikan di Indonesia. 

Oleh karena itu, Pintek menawarkan program pendanaan yang dapat digunakan oleh pihak sekolah untuk membangun dan merenovasi gedung sekolah, mengembangkan perpustakaan hingga meningkatkan kesejahteraan guru.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau diskusi dengan tim Pintek lewat DiskusiPintek. Kamu juga dapat menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.