Pendidikan

Panduan Lengkap Sertifikasi Dosen, Syarat, Alur dan Tipsnya

Sertifikasi dosen merupakan proses pemberian sertifikat pengajar sebagai dosen di level perguruan tinggi guna meningkatkan mutu kualitas pendidikan di perguruan tinggi terkait. Sertifikasi ini bertujuan bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan dosen secara pribadi, tetapi bagi lembaga pendidikan sangat penting guna meningkatkan mutu SDM terkait akreditasi kampus.

Apakah semua yang berstatus dosen bisa mengajukan proses sertifikasi? Tentu saja tidak, ada beberapa kualifikasi persyaratan yang harus dipenuhi lebih dulu. Syarat ini tentunya berguna untuk menjamin mutu pendidik yang akan mendapatkan sertifikat pendidik. Bagaimana syarat, tips dan alur pengajuan sertifikasi dosen ini?

Syarat Sertifikasi Dosen, tidak Semua Dosen Bisa Mengajukan

syarat sertifikasi dosen

Sebelum mengurus berkas persyaratan dokumen yang dibutuhkan, ada baiknya Anda simak lebih dulu persyaratan  pengajuan sertifikasi dosen sebagai berikut:

  • Kualifikasi akademik yang dimiliki minimal S2 atau setara dengan studi pascasarjana yang terakreditasi.
  • Memiliki NIDN atau NIDK
  • Masa kerja minimal dua tahun berturut-turut di perguruan tinggi tempat mengajar
  • Jabatan akademik yang dimiliki minimal asisten ahli
  • Memiliki pangkat atau golongan-ruang, bisa juga surat keputusan inpassing dari pejabat berwenang.
  • Dosen yang mengajukan tidak sedang dalam tugas belajar
  • Usia tidak lebih dari 64 tahun
  • Tidak sedang dalam pengusulan sebagai guru besar
  • Tidak dalam masa hukuman administratif

Alur Pengajuan Sertifikasi Dosen Perguruan Tinggi

gaji guru

Setelah Anda yakin memenuhi kualifikasi persyaratan di atas, ada beberapa tahapan alur sertifikasi dosen yang harus dilalui untuk pengajuan sertifikasi ini, apa saja?

1.Kualifikasi Persyaratan

Tahap pertama pengajuan sertifikasi ini dilakukan dengan melakukan kualifikasi pengecekan semua persyaratan yang diminta seperti yang sudah disebutkan di atas. Bagi dosen yang sudah memenuhi kualifikasi persyaratan ini baru akan direkomendasikan mengikuti alur selanjutnya.

2. Kompetensi Dosen

Alur selanjutnya dosen akan mengikuti kompetensi yang meliputi kemampuan baik secara akademik, sikap hingga keterampilan. Kemampuan kompetensi ini sangat dibutuhkan sebagai bentuk tanggung jawab seorang dosen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengajar.

3. Kontribusi Dosen

Kewajiban Tridharma perguruan tinggi adalah bentuk kontribusi dosen kepada masyarakat. Bentuk pendidikan, penelitian hingga pengabdian langsung kepada masyarakat adalah bagian dari alur kontribusi dosen dalam proses sertifikasi yang dilakukan.

Baca Juga : Antisipasi Sistem Gaji Guru di Era Digitalisasi Pendidikan

Tips Pengajuan Sertifikasi Dosen yang Penting Diperhatikan

syarat menjadi dosen

Terkait pengajuan sertifikasi dosen yang sedang Anda ajukan ada beberapa hal penting lainnya yang juga tak boleh dilupakan, berikut di antaranya:

  • Selain mengikuti TOEFL, sebaiknya berjaga-jaga ikut TOEP dan TPA
  • Pastikan semua data yang dibutuhkan sudah terunggah dengan benar di website (http://forlap.dikti.go.id). Kesalahan teknis ini akan berpengaruh pada alur kualifikasi
  • Mengantongi SK impassing
  • Aktif melakukan publikasi jurnal lokal, nasional dan  internasional yang terakreditasi, proceeding seminar lokal, nasional dan internasional.
  • Berlatih mengerjakan soal test Potensial Akademik.
  • Mempersiapkan CV terbaik
  • Siapkan deskripsi diri minimal 150 kata

Terdapat beberapa prioritas peserta sertifikasi dosen. Dalam hal jabatan akademik lebih diprioritaskan untuk Lektor Kepala, selanjutnya Lektor dan terakhir Asisten Ahli. Sementara untuk gelar terakhir lebih diutamakan doktor lebih dulu dibandingkan magister.

Dari segi pangkat golongan akan lebih didahulukan golongan IV dibanding golongan III. Masa kerja sebagai status dosen tetap juga diperhitungkan, semakin lama akan semakin lebih diprioritaskan. Apabila semua persyaratan di atas sama maka yang lebih diprioritaskan adalah usia dosen. Dosen yang lebih tua akan lebih diutamakan lebih dulu mengikuti sertifikasi.

Setelah Dinyatakan Lulus Sertifikasi, Apa Hal yang Dilakukan?

pinjaman pendidikan

Peserta dosen yang telah dinyatakan lulus sertifikasi akan mendapatkan sertifikat pendidik serta nantinya akan mendapat tunjangan profesi dosen sesuai dengan syarat dan aturan yang berlaku. Sertifikat ini diterbitkan oleh pihak PTPS dan akan diserahkan kepada pihak PTU lalu selanjutnya akan diberikan kepada dosen yang bersangkutan.

Sertifikat ini akan berlaku selama yang bersangkutan menunaikan tugas sebagai dosen sebagaimana telah diatur dalam undang-undang.

Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan setelah mendapatkan sertifikat pendidik ini, pimpinan Perguruan Tinggi tempat dosen terkait mengajar dapat mengusulkan ke Ditjen Dikti tentang pencabutan sertifikat yang sudah diperoleh dengan didasarkan atas kelayakan dosen terkait dalam proses pelaksanaan tugasnya.

Keberadaan dosen yang tersertifikasi merupakan hal yang menguntungkan bagi lembaga pendidikan. Kualitas perguruan tinggi akan lebih terjamin dengan adanya tenaga pendidik yang sudah memiliki sertifikasi profesi yang mendukung. Hal ini cukup penting dan dibutuhkan untuk proses akreditasi kampus agar selalu terjaga dan bisa ditingkatkan.

Pihak kampus perlu mendorong tenaga pendidik yang ada untuk mengikuti sertifikasi tersebut, bukan hanya sebagai motivasi kesejahteraan ekonomi bagi dosen, imbas kualitas bagi mutu pendidikan di kampus terkait juga akan terlihat.

Dukungan Pintek Bagi Peningkatan Mutu Pendidikan Perguruan Tinggi

pinjaman dana kuliah

Meningkatkan kualitas SDM kampus merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi. Namun, tak hanya SDM yang perlu ditingkatkan tetapi juga fasilitas sarana dan prasarana kampus.

Bagi kampus yang memiliki kendala masalah dana untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan baik dari segi SDM, sarana dan prasarana sangat tepat jika bermitra bersama kami. Pintek sebagai lembaga pemberi pinjaman dana pendidikan yang berkomitmen mendukung kualitas pendidikan Indonesia sehingga lebih berdaya saing.

Pendidikan adalah salah satu bekal pembangunan Indonesia menuju Indonesia emas. Bagaimana mungkin Indonesia dapat tumbuh menghasilkan generasi unggul yang berdaya saing jika kualitas kampus tempat menempa sumber daya manusianya dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kampus perlu mendorong sertifikasi dosen, meningkatkan kualitas pembangunan fasilitas kampus dan mengelola kampus dengan kurikulum terbaik yang dibutuhkan dunia kerja. Pintek siap mendukung kebutuhan finansial yang dibutuhkan.

Artikel Terkait

Back to top button