Untuk mendukung pendidikan di Indonesia, Pemerintah meluncurkan program SIPLah agar sekolah dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pembelajaran. Jadi, satuan pendidikan yang mendapatkan dana BOS dapat melaksanakan PBJ melalui SIPLah belanja.

Dengan adanya SIPLah, proses PBJ akan lebih efektif, efisien, transparan dan juga akuntabel karena dilakukan secara online.

Dengan begitu, Bantuan Operasional Sekolah yang diberikan oleh Pemerintah hanya dapat dipergunakan di marketplace yang sudah bekerjasama dengan SIPLah seperti Blibli, Blanja, Pesona Edu, Toko Ladang, INTI dan Eureka.

Sayangnya tak sedikit satuan pendidikan yang masih belum mengetahui cara belanja SIPLah karena prosesnya harus dilakukan secara online.

Oleh karena itu, Pintek ingin memberikan panduan cara belanja di SIPLah agar proses pengadaan barang jasa dapat berlangsung maksimal. Berikut ulasan lengkapnya.

Cara kerja SIPLah belanja

cara kerja SIPLah belanja

Berikut cara kerja SIPLah belanja seperti yang dilansir dari situs resmi SIPLah Kemendikbud:

1. Daftar di marketplace yang sudah bermitra

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh sekolah yaitu dengan melakukan pendaftaran di marketplace yang sudah bekerjasama dengan SIPLah.

Namun, untuk pendaftarannya harus menggunakan akun yang sudah terdaftar di Dapodik atau Data Pokok Pendidikan. Umumnya, akun Dapodik tersebut merupakan user kepala sekolah maupun tenaga pendidik yang sudah ditunjuk sebagai pelaksana PBJ.

Baca Juga: Daftar SIPLah di Kemendikbud dan Marketplace Cepat dan Mudah, Begini Tahapannya!

2. Lakukan login

cara login di SIPLah

Apabila sudah melakukan pendaftaran, pihak sekolah bisa langsung melakukan login atau masuk ke situs marketplace yang sudah dipilih. Berikut langkah-langkahnya:

  • Mengunjungi situs marketplace yang sudah didaftarkan sebelumnya.
  • Klik tombol “Masuk atau Login” yang terdapat pada website tersebut.
  • Pilih kolom “Pembeli”.
  • Masukkan username dan password yang terdaftar di Dapodik.
  • Login berhasil.

Untuk melakukan login, satuan pendidikan harus menggunakan akun Dapodik GTK/PTK yang telah dibuat di sistem Dapodik sekolah dan mendapat tugas tambahan sebagai Bendahara BOS.

Pihak sekolah dapat langsung menghubungi operator Dapodik sekolah masing-masing untuk mendapatkan akun Dapodik. Biasanya, operator Dapodik tersebut akan memberikan akun dan juga password yang digunakan satuan pendidikan untuk belanja di SIPLah.

3. Transaksi

Jika sudah melakukan login, pihak satuan pendidikan dapat langsung melaksanakan proses pengadaan barang atau jasa di marketplace SIPLah, seperti:

  • Masuk ke laman mitra SIPLah.
  • Pilih kategori “Pembeli”.
  • Masuk menggunakan akun yang terdaftar di Dapodik.
  • Lakukan pencarian barang atau produk.
  • Klik produk yang sesuai untuk mengetahui detail produk.
  • Masukkan jumlah yang ingin dibeli dan klik tombol “Masukkan Keranjang” atau “Beli Sekarang”.
  • Pilih sumber pendanaan yang akan kamu gunakan untuk melakukan transaksi.
  • Klik menu “Nego”, jika ingin melakukan negosiasi harga dengan penjual tapi khusus untuk kategori “Barang Umum”.
  • Klik “Buat Pesanan”.
  • Selanjutnya lakukan cek pesanan untuk memastikan jumlah produk sudah benar.
  • Memilih opsi pengiriman.
  • Selesaikan pesanan dengan memilih sumber dana seperti BOS Reguler dan klik “Selesaikan Transaksi”.
  • Jika sudah selesai melakukan pembayaran maka akan muncul notifikasi transaksi berhasil.
  • Pembeli dapat memberikan Penilaian dan Ulasan setelah barang sudah diterima.

Tak hanya lebih mudah, Pemerintah juga memberikan fasilitas “Nego” yang bisa dilakukan oleh pembeli kepada penjual. Dengan begitu, pembeli atau sekolah dapat melakukan negosiasi harga ke penyedia untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Bukan hanya itu saja, barang yang disediakan oleh penjual juga terjamin kualitasnya. Pasalnya, Pemerintah melarang keras penyedia menjual barang KW. Jadi, seluruh barang yang dijual harus barang asli.

Cara jualan di SIPLah untuk pelaku UKM

cara jualan di SIPLah untuk UKM

Selain memberikan banyak keuntungan untuk satuan pendidikan, SIPLah juga bisa dibilang menjadi angin segar untuk para pelaku UKM di bidang pendidikan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal dan mengembangkan skala bisnisnya.

Pasalnya, seperti yang dilansir dari situs Kemendikbud, sudah lebih dari 400 ribu satuan pendidikan yang bergabung di SIPLah. Dengan begitu, penjual akan mendapat pasar yang lebih luas dan jelas yaitu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Nah, agar dagangan kamu di SIPLah laris manis setiap hari, berikut panduan lengkap berjualan di SIPLah untuk para pelaku usaha.

Untuk dapat berjualan di aplikasi SIPLah, para penjual harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu di marketplace yang sudah bekerjasama. Kamu akan diminta untuk mengisi beberapa informasi, mulai dari identitas diri, toko dan mengunggah sejumlah dokumen seperti NPWP, SIUP/TDP dan KTP.

Baca Juga: Cara Daftar SIPLah Kemendikbud]

Berikut tutorial cara berjualan di salah satu marketplace SIPLah yaitu Blibli:

  • Melakukan pendaftaran di situs SIPLah Blibli dengan memasukkan data yang menjadi persyaratan untuk menjadi penjual.
  • Jika sudah memiliki akun, kamu dapat melakukan Login dengan menggunakan akun dan kata sandi yang sudah dibuat.
  • Pilih tipe akun “Penjual”.
  • Kamu akan masuk ke dalam “Dashboard” yang di dalamnya terdapat sejumlah menu seperti Produk, Pesanan, Negosiasi dan lainnya.
  • Pada dashboard akan menampilkan informasi toko, seperti ID penjual, nama toko, lokasi atau alamat toko hingga status penjual aktif atau nonaktif.
  • Penjual juga mendapatkan pemberitahuan pesanan dan produk, seperti pesanan baru, total produk dan total pesanan.
  • Penjual juga dapat menambahkan produk dalam jumlah satuan maupun massal atau banyak. Berikut caranya:
    • Untuk menambahkan produk satuan, kamu dapat klik “Tambah Produk”, pilih kategori “Produk” dan memilih sub kategori seperti “Barang Spesifik” untuk barang yang ada di katalog Puskurbuk maupun “Barang Umum” untuk peralatan elektronik dan lainnya. Masukkan juga deskripsi produk untuk mempermudah pembeli melakukan pencarian barang.
    • Untuk menambahkan produk massal, kamu harus memasukkan produk dengan kategori yang sama. Caranya dengan klik “Tambah Banyak Produk”, pilih kategori “Produk”, unggah foto produk, unduh file template tambah produk dan ikuti petunjuk pengisian yang terdapat pada tab “Petunjuk”.
  • Pembeli atau satuan pendidikan dapat melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga lebih murah. Penjual dapat mengetahui negosiasi dengan melihat notifikasi negosiasi. Penjual memiliki hak untuk Setuju atau Tolak permintaan penjual.
  • Selanjutnya yaitu mengetahui proses pesanan yang masuk dengan klik “Lihat Detail” untuk melihat detail pesanan yang masuk.
  • Sebelum melakukan transaksi, penjual harus mengunduh sejumlah dokumen sebagai bentuk pertanggungjawaban transaksi, seperti:
    • Berita Acara Negosiasi: Hanya jika ada negosiasi produk.
    • Surat Perintah Kerja (SPK): Setelah pesanan berhasil dikonfirmasi oleh penjual.
    • Berita Acara Serah Terima (BAST): Setelah pembeli melakukan konfirmasi penerimaan pesanan.
    • Tagihan (Invoice): Setelah pesanan selesai, status pesanan: menunggu pembayaran.
    • Kwitansi: Setelah pembayaran terverifikasi.
  • Selanjutnya adalah “Penilaian & Ulasan”. Jadi pembeli dapat memberikan penilaian dan ulasan untuk setiap produk pesanan.

Namun, dalam menjalankan bisnis para UKM kerap harus dihadapkan dengan serangkaian kendala yang membuat perkembangan tokonya tidak berjalan maksimal, salah satunya adalah masalah dana.

Tapi tak perlu khawatir, karena kamu dapat mengajukan Pendanaan PO/Invoice SIPLah di Pintek untuk dapat memenuhi semua permintaan pembeli.

Kamu dapat menjaminkan tagihan atau invoice dari pesanan barang yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk mendapatkan dana pinjaman dari Pintek. Menariknya lagi, kamu bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp 2 miliar.

Bunga yang ditawarkan juga sangat kompetitif yaitu mulai dari 1,5 persen hingga 2,5 persen per bulan. Untuk penilaian bunga yang diberikan berdasarkan credit scoring dari dokumen yang kamu lampirkan saat pengajuan.

Apabila kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai program pendanaan PO atau invoice financing di Pintek, kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek maupun menghubungi Pintek di nomor 021-50884607. Dapatkan informasi menarik lainnya seputar UKM pendidikan di Instagram @pintek.biz.