2. Proses pengajuan mudah

Skor kredit adalah proses penilaian profil peminjam yang dilakukan oleh lembaga pembiayaan untuk menilai kelayakan peminjam. Profil calon peminjam akan diulas atau dianalisis, seperti data diri, usia, status pekerjaan, jabatan, masa kerja, gaji, dan lain sebagainya.

Informasi tersebut kemudian akan diverifikasi dengan sejumlah persyaratan dokumen yang wajib dilampirkan oleh calon peminjam.

Setelah itu, pihak pemberi pinjaman akan menganalisis riwayat transaksi peminjam, seperti ketaatan membayar cicilan, seberapa sering menunggak, apakah masih memiliki beban kredit, seberapa banyak kredit yang pernah dimiliki dan lainnya.

Hasil analisa itulah yang kemudian akan ditentukan apakah kamu layak mendapat pinjaman atau tidak, berapa besaran pinjaman yang disetujui, berapa besaran bunga, dan seberapa lama jangka waktu pinjamannya.

Baca Juga: Cara Memiliki Credit Score yang Baik Agar Pinjaman Disetujui!

Mengenal skor kredit

Mengenal skor kredit

Mengingat begitu berpengaruhnya skor kredit dalam approval pengajuan pinjaman. Pentingnya kamu mengenali terlebih dahulu apa itu skor kredit atau credit scoring.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas kalau credit scoring atau penilaian kredit merupakan suatu sistem yang diterapkan oleh suatu lembaga pembiayaan untuk menilai kelayakan kreditur yang mengajukan pinjaman.

Mengutip dari laman resmi OJK, terdapat lima kolektibilitas kredit sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, yaitu:

  • Kolektibilitas 1: Lancar, apabila debitur selalu membayar pokok dan bunga tepat waktu. Perkembangan rekening baik, tidak ada tunggakan, serta sesuai dengan persyaratan kredit.
  • Kolektibilitas 2: Dalam Perhatian Khusus, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 1-90 hari.
  • Kolektibilitas 3: Kurang Lancar, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 91-120 hari.
  • Kolektibilitas 4: Diragukan, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga antara 121-180 hari.
  • Kolektibilitas 5: Macet, apabila debitur menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga lebih dari 180 hari.

Oleh karena itu, credit scoring akan menjadi penentu apakah kamu bisa mendapatkan pinjaman atau tidak serta berapa besaran bunga yang dibebankan oleh lembaga jasa keuangan.

Jika credit score kamu rendah, besar kemungkinan bunga yang kamu dapatkan saat mengajukan pinjaman tinggi. Sedangkan, jika skor kredit kamu baik, maka bunga yang dibebankan juga akan semakin rendah.

Bukan itu saja, credit score juga mempengaruhi besaran limit atau jumlah pinjaman yang akan didapatkan oleh pihak peminjam.

Apabila skor kredit baik, kamu memiliki peluang mendapatkan limit pinjaman yang besar dan begitu sebaliknya jika skor kredit rendah, maka jumlah pinjaman yang diberikan juga lebih kecil.

Oleh karena itu, pentingnya setiap individu terutama pebisnis untuk menjaga credit scoring-nya tetap baik agar dapat lebih mudah sangat mengajukan pendanaan.

Tips agar pinjaman di Pintek disetujui

Tips agar pinjaman di Pintek disetujui

Pintek sebagai perusahaan fintech yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bergabung di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menawarkan solusi pendanaan untuk pemangku kepentingan di dunia pendidikan yaitu murid atau orangtua, UKM pendidikan dan lembaga pendidikan.

Nah, berikut adalah tips agar pinjaman kamu di Pintek disetujui khususnya untuk UKM dan lembaga pendidikan. Yaitu:

1. Memenuhi seluruh persyaratan

  • Badan Hukum: PT / CV / Koperasi / Yayasan / LKP / LPK
  • Bidang: Pendidikan / Training / Kursus, Supplier Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Konsultan Pendidikan, dsb.
  • Domisili: Indonesia
  • Lama usaha: min. dua tahun
  • Profil Manajemen dan Pemilik Baik
  • Memenuhi syarat dokumen legalitas, keuangan, dan verifikasi
  • Memiliki jaminan PG/CG, dan sebagainya.

2. Profil peminjam yang bersih

Sejarah kredit atau pinjaman adalah salah satu hal yang jadi pertimbangan penting untuk menentukan persetujuan pengajuan pinjaman.

Nah, terkait hal ini tidak bisa dibenahi dalam waktu singkat. Kamu bisa lebih mudah mendapatkan persetujuan jika sejarah peminjamannya positif.

Oleh karena itu, pastikan kamu memenuhi seluruh kewajiban membayar kredit karena akan sangat mempengaruhi pengajuan pendanaan yang selanjutnya.

Jika kamu masih memiliki beban kredit, sebaiknya lunasi dulu semuanya dan baru mengajukan pinjaman di Pintek apabila sudah lunas semuanya.

Produk pinjaman di pintek

Produk pinjaman di pintek

Pintek berkomitmen menyediakan akses pendanaan untuk mendukung transformasi pendidikan kepada para UKM dan juga lembaga pendidikan.

Berikut adalah produk pendanaan Pintek Institutions yang dibagi menjadi dua skema yaitu Pinjaman Modal Kerja dan Pendanaan PO/Invoice. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Pinjaman Modal Kerja (Working Capital Loan)

Pintek memahami bahwa salah satu bagian paling sulit dari upaya menjalankan lembaga pendidikan adalah pada pembiayaan. Terlebih lagi bagi institusi pendidikan swasta yang berjalan secara independen, tentu peningkatan modal kerja menjadi satu keharusan. Namun, seringkali sumber pemasukan belum cukup beragam.

Pintek Institutions membuka kesempatan untuk mengakses Pinjaman Modal Kerja bagi lembaga pendidikan yang membutuhkan uang cepat. Nominal yang dapat kamu ajukan yaitu mulai dari Rp 50 juta hingga milyaran rupiah dalam satu kali aplikasi. Tenornya sendiri terhitung sangat ideal yaitu mencapai 24 bulan.

Sementara itu, bunganya berlaku tetap untuk cicilan setiap bulan, yaitu mulai dari 0.9% hingga 2%. Besaran bunga flat ini akan ditentukan berdasarkan credit score yang kamu miliki.

2. Pendanaan PO/Invoice (PO/Invoice Financing)

Pintek juga menawarkan pembiayaan untuk PO/Invoice yang telah melalui verifikasi. Kamu dapat mengakses pinjaman ini dengan menjaminkan PO yang kamu terima dari customer ataupun invoice project/event yang sudah terbit. Kamu tetap dapat memproses PO tersebut pada akhirnya, sekalipun kamu terkendala dana awal.

Pintek akan mencairkan dana sebesar 80% dari nilai invoice atau 100% dari nilai PO, dengan besaran mulai dari Rp 50 juta hingga milyaran rupiah. Sementara itu, masa tenornya sendiri mencapai maksimal 6 bulan, atau mengikuti periode jatuh temponya PO atau Invoice.

Menariknya, Pintek memberikan kamu bunga efektif pada skema ini yang mengacu pada skor kredit kamu. Artinya, bunga akan dihitung berdasarkan pokok piutang yang tersisa. Bunga efektif membuat besaran bunga yang kamu bayarkan setiap bulannya akan semakin kecil sehingga besaran angsuran pun juga makin rendah.

Baca Juga: Perbedaan Suku Bunga Flat dan Efektif Serta Simulasi Perhitungannya!

Jika selama ini kamu takut meminjam karena khawatir harus menyediakan jaminan, kamu tidak perlu khawatir karena kamu tidak perlu menyertakan jaminan selama nominal pinjaman Pintek Institutions di bawah Rp 1 miliar. Namun jika di atas Rp 1 miliar, kamu wajib menyertakan jaminan personal/perusahaan, cek, dan fidusia.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau DiskusiPintek. Kamu juga dapat menghubungi Pintek melalui nomor telepon dan WhatsApp di 021-50884607.