solusi pendanaan

Bisnis pendidikan memang tak ada matinya, bahkan di masa pandemi seperti sekarang ini bisnis di sektor pendidikan tetap dapat bertahan meski kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online.

Pasalnya para peserta didik tetap membutuhkan peralatan belajar untuk melangsungkan pembelajaran seperti laptop hingga meja belajar.

Bahkan sejumlah UKM pendidikan mengaku kalau seluruh jenis produk pendidikan laris manis di pasaran, mulai dari alat tulis hingga peralatan belajar elektronik seperti laptop, komputer dan lainnya.

Hal itulah yang dialami oleh Direktur CV Simha Duta, Yoshua Duta Budi Pragiwaksa yaitu UKM pendidikan yang sukses mengembangkan bisnisnya dan mendapatkan omzet lebih dari Rp 1 miliar di tahun pertamanya berbisnis.

“Di tahun pertama bisnis, saya meraup omzet lebih dari Rp 1 miliar dan saat ini sudah memiliki empat perusahaan yang masih fokus menjual kebutuhan pendidikan,” ujar Yoshua yang dihubungi tim Pintek melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Kisah Sukses UKM Pendidikan, Berhasil Raup Untung Rp 1 Miliar dalam Setahun!

Kendala UKM pendidikan dalam menjalankan bisnis

Kendala UKM pendidikan dalam menjalankan bisnis

Meski demikian, UKM harus dihadapkan dengan berbagai kendala dalam menjalankan bisnisnya. Namun tantangan terbesar yang dialami UKM yaitu tidak memiliki dana yang memadai.

UKM pendidikan lainnya yaitu Ma’ruf Ikhsan selaku pemilik CV Insan Kencana mengatakan kalau keberhasilan sebuah usaha tergantung dari dana yang dimiliki.

Jika tidak ada modal, maka realisasinya adalah NOL dan tentu saja membuat bisnis tidak dapat berjalan lancar karena kesulitan memenuhi seluruh pesanan dari sekolah.

“Soalnya saya harus menyiapkan dana terlebih dahulu untuk bisa memenuhi seluruh pesanan dari sekolah karena percuma kalau banyak pesanan tapi tidak punya modal yang cukup, ya hasilnya juga nihil,” ungkap Ikhsan.

Pintek tawarkan solusi pendanaan kepada UKM

Pintek tawarkan solusi pendanaan kepada UKM

Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek) merupakan perusahaan financial technology yang memberikan layanan pendanaan pendidikan, baik untuk murid, sekolah, ataupun teman-teman UKM yang bergerak di sektor pendidikan, seperti supplier-supplier sekolah.

Pintek sendiri sudah berdiri dari tahun 2018 dan sampai saat ini sudah berhasil menyalurkan dana untuk pendidikan sebesar Rp 190 miliar dengan total lebih dari 3000 peminjam.

Pengajuan di Pintek tentu saja aman karena Pintek telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 16 Oktober 2018 dan sudah bergabung di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Pintek juga telah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam. Dengan begitu, segala transaksi di Pintek akan terjamin keamanannya.

Baca Juga: Kenalan dengan Pintek, Fintech yang Berikan Solusi Pendanaan di Indonesia!

Apa saja produk pendanaan di Pintek?

Pintek memiliki program cicilan untuk biaya pendidikan siswa, seperti uang pangkal, bayaran kursus, dan nyicil laptop sekolah.

Tak hanya itu, Pintek juga punya program cicilan untuk pengadaan sekolah, seperti cicilan laptop, proyektor, dan pengadaan lainnya yang bisa mendukung untuk optimalkan proses pembelajaran.

Untuk mendukung penuh pendidikan di Indonesia, Pintek juga memberikan solusi pendanaan yaitu PO/Invoice, anjak piutang atau invoice financing, dan juga Pinjaman Modal Kerja yang ditujukan untuk seluruh UKM pendidikan.

Dengan pendanaan dari Pintek, kamu tidak perlu khawatir kekurangan modal, karena Pintek bisa mendanai hingga 84% dari kebutuhan modal kamu. Nominalnya mulai dari Rp 50 juta hingga miliaran rupiah.

Bahkan pencairannya juga hanya dalam hitungan hari. Jadi usaha kamu pasti punya modal yang cukup.

Bagaimana cara pengajuannya di Pintek?

Ada sejumlah tahapan yang harus kamu lakukan, berikut di antaranya:

  • Konsultasi dengan tim Pintek terkait informasi pendanaan yang dibutuhkan.
  • Jika sudah menemukan produk pendanaan yang tepat, kamu bisa langsung mengajukan permohonan pendanaan di Pintek dengan melampirkan seluruh dokumen dan persyaratan seperti: 
    • Legalitas dan izin usaha,
    • Laporan keuangan 2 tahun terakhir termasuk tahun berjalan,
    • Rekening koran 6 bulan terakhir,
    • Informasi terkait project yang perlu didanai dan info kebutuhan modalnya sebagai dasar dari nilai pencairan.
  • Tim Pintek akan melakukan penilaian kredit untuk menentukan nominal pendanaan yang dapat dicairkan.
  • Jika setuju, maka akan ada akad kredit.
  • Dana bisa segera diproses dan cair dalam satu hari kerja.

Pendanaan dari Pintek bisa digunakan untuk berbagai proyek di sektor pendidikan, seperti SIPLah, LKPP, LPSE hingga e-Katalog.

Kamu dapat langsung mengunjungi situs resmi Pintek atau melakukan diskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek maupun menghubungi Pintek di nomor 021-50884607 untuk mendapatkan pendanaan.

Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa menonton video Pintek Biztalk di bawah ini.

Pintek Biztalk