UKM Indonesia

UKM Indonesia memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu perekonomian negara. Untuk itu Pemerintah memberikan dukungan penuh kepada para pelaku UKM untuk dapat mengembangkan usahanya.

Selain memberikan pembinaan kepada seluruh UKM Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) juga kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk tahun 2021.

Untuk pemberian BLT tersebut akan diberikan kepada 12,8 juta pelaku usaha dengan besaran Rp 1,2 juta per penerima. Program BLT diadakan untuk memulihkan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Syarat dan cara pendaftaran BLT

Syarat dan cara pendaftaran BLT

Berdasarkan Peraturan Menkop UKM Nomor 2 Tahun 2021, berikut syarat dan cara pendaftaran BLT UMKM 2021:

Syarat mendapatkan BLT

Untuk mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah, para pelaku UMKM harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut:

  • Warga negara Indonesia.
  • Memiliki KTP elektronik.
  • Memiliki usaha yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya.
  • Bukan ASN, anggota Polri/TNI, juga bukan karyawan BUMN/BUMD.
  • Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga: Apa itu UKM dan Bagaimana Cara Mendapatkan Keuntungan Berlimpah?

Cara mendaftar

Kamu dapat mengusulkan diri ke dinas atau badan yang membidangi koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah provinsi. Usulan tersebut akan diteruskan kepada kementerian.

Namun sebelum melakukan pendaftaran, ada sejumlah data yang perlu dipersiapkan oleh para pelaku usaha. Yaitu:

  • NIK sesuai KTP Elektronik
  • Nomor KK
  • Nama lengkap
  • Alamat¬† Bidang usaha
  • Nomor telepon

Jika sudah melakukan pendaftaran, pihak dinas usulan akan melakukan verifikasi dan pencocokan data untuk memastikan kalau seluruh informasi yang diinput benar.

Untuk mengetahui status penerima BLT, masyarakat dapat mengunjungi laman https://eform.bri.co.id/bpum yang sudah dibuka sejak 3 April 2021.

Melalui link tersebut, kamu dapat memasukkan nomor e-KTP (NIK) dengan mengisi kode verifikasi dan melanjutkan proses inquiry untuk mengetahui apakah kamu mendapat bantuan atau tidak.

Apabila tidak termasuk sebagai penerima BPUM di e-form BRI, kamu dapat melakukan pendaftaran dengan cara yang sudah dijelaskan di atas.

Pencairan BLT BPUM 2021

Pencairan BLT BPUM 2021

Pelaku usaha yang sudah tercatat sebagai penerima BPUM, maka bisa langsung menghubungi Kantor Cabang BRI terdekat untuk mendapat jadwal pencairan.

Dana bantuan tersebut juga akan langsung dikirim ke rekening penerima. Namun, untuk prosesnya tetap harus ke bank untuk melakukan proses validasi. Soalnya, pihak penerima harus melakukan tanda tangan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak).

Nah, untuk SPJM telah disediakan oleh pihak BRI. Jadi pelaku usaha hanya perlu mengisi saja. Sedangkan untuk penerima BLT yang belum memiliki rekening, pihak BRI akan membuatkan rekening untuknya.

Baca Juga: 4 Jenis Pinjaman Modal Usaha Terpercaya untuk Pelaku UKM!

Selain itu, pihak penerima juga diharuskan untuk membawa sejumlah persyaratan saat pencairan yakni Fotokopi KTP, KK, Nomor Izin Berusaha (NIB). Jika dokumen persyaratan belum dilengkapi, maka saldo BPUM akan ditangguhkan.

Untuk kuartal I 2021, BLT sudah disalurkan ke sekitar 6,7 juta pelaku usaha dengan rincian 5,8 juta penerima lama di tahun 2020 dan 900 ribu adalah penerima baru. Jumlah bantuan tersebut mencapai Rp 6,2 triliun. 

Meski begitu tidak semua pelaku usaha bisa mendapat bantuan dari Pemerintah. Jadi, bantuan tersebut hanya diberikan kepada pelaku bisnis yang belum bankable atau belum mendapat kredit perbankan.

Namun, di tahun 2021 pemberian BLT akan bertambah sekitar 3 juta orang dari 9,8 juta menjadi 12,8 juta. Akan tetapi besaran dananya dipotong 50 persen dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 1,2 juta. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan dana Pemerintah.

Cara melebarkan skala bisnis

Cara melebarkan skala bisnis

Mendapatkan keuntungan besar dan bisa melebarkan skala bisnis tentu menjadi keinginan semua para pelaku usaha.

Akan tetapi, namanya bisnis tentu tidak selalu berjalan mulus, ada saja kendala yang kerap dihadapi oleh para pebisnis salah satunya tidak memiliki dana yang cukup untuk mengembangkan skala bisnis.

Memang sih bisnis tak selalu berhubungan sama dana besar, tapi kamu tetap membutuhkan dana ekstra agar usaha yang kamu jalankan bisa optimal dan menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal.

Nah untuk mendapat dana pinjaman pastikan kamu memilih lembaga keuangan yang sudah terjamin keamanannya yaitu memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), salah satunya adalah Pintek.

Pintek adalah perusahaan yang bergerak di bidang finansial teknologi yang menawarkan layanan keuangan dengan visi yaitu untuk mendukung pendidikan di Indonesia.

Tak hanya terdaftar di OJK, Pintek juga sudah menerapkan standar kebijakan privasi berdasarkan sertifikasi ISO 27001:2013 yang akan menjamin data dan informasi peminjam. Bahkan Pintek juga sudah terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Untuk itu Pintek menawarkan dua produk pinjaman yaitu Pinjaman Modal Kerja yang dapat digunakan untuk membangun sarana dan prasarana sekolah hingga meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Baca Juga: Bantu Pelaku UKM, Pintek Tawarkan Diskon Pinjaman Modal Usaha!

Selain itu ada juga produk Pendanaan PO yang bisa digunakan oleh para UKM untuk memenuhi pesanan dari pembeli seperti pengadaan laptop, proyektor dan lainnya.

Dengan mengajukan pendanaan di Pintek, kamu bisa mendapatkan pinjaman hingga miliaran rupiah dengan persyaratan yang mudah, bunga rendah dan proses pencairan cepat.

Bahkan, Pintek juga memiliki fasilitas masa penangguhan yaitu apabila saat jatuh tempo terjadi kendala pembayaran, maka Pintek akan memberikan penangguhan maksimal tiga bulan.

Namun, peminjam akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 500 ribu dan biaya platform 4 persen.

Apabila kamu ingin mengetahui informasi lebih lengkap terkait pinjaman di Pintek, kamu dapat mengunjungi situs resmi Pintek atau menghubungi layanan konsumen melalui HubungiKami, email di customercare@pintek.id atau telepon di nomor di 021-50884607.