Tips Bisnis

Tips Memilih Platform Jualan Online yang Paling Sesuai

Ada banyak pilihan platform jualan online saat ini. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, Anda harus memilih platform yang paling sesuai.
Saat pandemi, semakin banyak orang yang memilih untuk berbelanja online. Dari survei yang dilakukan The Trade Desk ditemukan fakta, konsumen Indonesia berbelanja online setidaknya satu kali dalam satu bulan. Keuntungan berbelanja online adalah lebih praktis dan mudah dilakukan dari mana saja. Itulah sebabnya, tren jualan online semakin marak.
Bukan hanya konsumen perorangan, lembaga seperti sekolah juga kini lebih memilih melakukan pengadaan barang secara online. Selain transparan, cara ini dianggap lebih praktis. Apalagi sekolah bisa memanfaatkan sejumlah platform yang termasuk dalam mitra SIPlah (Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah) selain marketplace.
Nah, untuk memilih platform jualan online yang paling sesuai, simak tips berikut ini.

1.      Perhatikan Target Customer

Sebelum memulai bisnis jualan online, hal pertama yang perlu diketahui adalah target yang akan dituju. Siapa yang akan menjadi sasaran penjualan Anda? Jika berencana untuk menjual produk kepada konsumen perorangan, Anda bisa memilih marketplace yang populer digunakan saat ini.
Akan tetapi, jika ingin menguasai pasar pengadaan barang di sekolah-sekolah, platform mitra SIPLah bisa menjadi pilihan. Beberapa pilihan platform yang tersedia di antaranya adalah adasemua, bukapengadaan, innolaku, blibli, intanonline, eurekabookhouse, dan sebagainya. Anda dapat mendaftarkan diri sebagai penjual di salah satu platform tersebut.

2.      Pilih Platform yang Mudah Diakses

Cara jualan online yang paling mudah adalah memanfaatkan platform yang telah tersedia. Dengan demikian, Anda tidak perlu menghabiskan dana yang besar untuk membangun toko online sendiri. Namun, karena banyaknya jenis platform yang tersedia saat ini, Anda mungkin akan merasa bingung memilih mana yang paling sesuai.
Baca Juga: Apa itu SIPLah, Tujuan Serta Keuntungan untuk Sekolah dan UKM Pendidikan!
Salah satu hal yang dapat menjadi pertimbangan adalah kemudahan akses. Kemudahan yang dimaksud berlaku bagi konsumen maupun penjual. Konsumen pada umumnya lebih menyukai platform jualan online yang menawarkan kepraktisan saat berbelanja. Bagi penjual, kemudahan mendaftar dan mengelola barang di platform yang dipilih juga patut dipertimbangkan.

3.      Harus Memiliki Fitur yang Dibutuhkan

Supaya dapat memberikan pengalaman berbelanja yang optimal kepada konsumen, platform untuk berjualan harus dilengkapi sejumlah fitur penting. Salah satu fitur yang sangat membantu adalah fitur Search atau Cari. Fitur ini membantu konsumen mencari barang yang dibutuhkan dari sekian banyak produk yang ditawarkan.
Selain itu, fitur Filter juga tidak kalah penting. Konsumen akan lebih mudah melakukan penyortiran produk yang ingin dibeli melalui fitur ini. Untuk membantu pengelompokan, ada fitur Kategori. Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih platform untuk berjualan adalah sistem pembayaran yang digunakan.

4.      Kenali Kategori Bisnis

Bagi yang ingin menggeluti bisnis distribusi alat-alat pendidikan, misalnya jadi distributor peralatan sekolah, Anda bisa memilih salah satu platform yang terhubung dengan SIPLah. SIPLah memang didesain untuk membantu satuan pendidikan atau sekolah untuk melakukan pengadaan barang atau jasa. UKM pun dapat mendaftar sebagai penjual dengan mudah di sini.
Anda juga bisa memilih platform jualan online lainnya berdasarkan misi yang diusung. Ada platform yang menonjolkan produk orisinal, ada pula yang mempromosikan produk artistik. Selain itu, ada platform yang mendorong penjual untuk menjual produk lokal dalam negeri. Supaya bisnis online lebih laku, Anda harus selaras dengan hal ini.

5.      Pertimbangkan Biaya yang Dibutuhkan

Jualan online tanpa modal pada masa sekarang sangat mungkin untuk dilakukan. Namun, Anda perlu mempersiapkan biaya yang harus dibayar ketika menggunakan suatu platform jualan online. Biasanya, biaya tersebut dihitung dari persentase jumlah penjualan yang didapatkan.
Ketentuan biaya tersebut berbeda-beda pada setiap platform. Karena itu, ada baiknya Anda membandingkannya terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Mengetahui besaran biaya yang harus dibayar juga akan membantu Anda dalam menghitung jumlah pengeluaran. Dengan demikian, profit yang didapatkan lebih jelas dan terencana.
Nah, itulah beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memilih platform jualan terbaik. Dengan memilih platform terbaik, apa pun ide jualan online Anda akan bisa terakomodasi dengan baik. Hasil keuntungan yang diperoleh pun bisa lebih optimal.
Tidak perlu khawatir soal modal karena Anda kini dapat mengajukan pembiayaan di Pintek apabila mendapatkan order. Pendanaan PO Invoice dari Pintek memungkinkan UKM atau distributor alat-alat pendidikan mendapatkan bantuan pembayaran order seperti buku, laptop, dan infrastruktur sekolah.
Cara untuk mendapatkan pendanaan di Pintek cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan diskusi pendanaan, mengirim dokumen yang ditentukan, dan menunggu penilaian kualitas pinjaman. Pencairan dana pinjaman di Pintek untuk keperluan ini mulai dari Rp50 juta hingga miliaran rupiah dengan tenor pembayaran hingga 6 bulan.
Bantuan pendanaan tersebut diharapkan bisa membantu UKM atau distributor alat-alat pendidikan untuk memenuhi order dari sekolah. Jadi, bisnis online yang dijalankan pun bisa berkembang pada skala yang lebih besar. Apakah Anda siap untuk mencobanya?
TIdak perlu khawatir, sebab Pintek sudah mendapat izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terdaftar sebagai anggota di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).
Info lebih lanjut, langsung diskusi dengan tim Pintek melalui TanyaPintek. Kunjungi juga Instagram @pintek.id dan @pintek.biz untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Back to top button